Breaking News
light_mode

Hentikan Program Rutinitas Tanpa Dampak, EVRAN 2026 Fokus Lima Sektor Strategis

  • calendar_month Sab, 28 Feb 2026
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi, menegaskan tidak boleh ada lagi program pemerintah yang hanya bersifat rutinitas tanpa hasil terukur. Penegasan itu disampaikan saat membuka kegiatan Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran (EVRAN) Pemerintah Daerah Tahun 2026 yang digelar Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) di Aula Balairung Setia, Kantor Bupati Mempawah, Sabtu (28/2/2026).

Menurut Wabup Juli, EVRAN menjadi instrumen penting untuk memastikan setiap rupiah anggaran daerah benar-benar berdampak nyata bagi masyarakat dan selaras dengan prioritas pembangunan nasional.

“Kita harus memastikan tidak ada lagi program yang hanya bersifat rutinitas tanpa hasil yang jelas. Evaluasi ini menjadi instrumen untuk mengukur apakah perencanaan yang disusun benar-benar menjawab kebutuhan riil masyarakat Mempawah,” kata Wabup Juli.

Wabup Juli berharap seluruh perangkat daerah mampu mengalokasikan anggaran Tahun 2026 secara efektif dan terarah, sekaligus mendorong peningkatan kinerja melalui pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) yang terukur.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala BPKP Perwakilan Provinsi Kalimantan Barat, Rudy M. Harahap beserta jajaran, Sekretaris Daerah Kabupaten Mempawah, Ismail, serta para kepala OPD di lingkungan Pemkab Mempawah.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Ismail menegaskan evaluasi BPKP akan memfokuskan penilaian pada lima sektor pembangunan strategis daerah, yakni pendidikan, pengentasan kemiskinan, kesehatan, penurunan prevalensi stunting, serta ketahanan pangan, termasuk program Quick Wins PHTC.

Melalui EVRAN, Pemerintah Kabupaten Mempawah berkomitmen mengidentifikasi program yang kurang produktif maupun berpotensi menimbulkan pemborosan anggaran, sekaligus memperkuat sinkronisasi perencanaan dan penganggaran.

Evaluasi ini dijadwalkan berlangsung dalam dua tahap, dimulai dari pengumpulan data pada Triwulan I hingga penyusunan laporan pada Triwulan II Tahun 2026.

Dengan langkah ini, Pemkab Mempawah menargetkan perencanaan 2026 lebih tajam, terukur, dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Poktan Makmur Mampu Produksi 120 Padi

    Poktan Makmur Mampu Produksi 120 Padi

    • calendar_month Sel, 25 Mei 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wakil Bupati Mempawah, Muhammad Pagi berkesempatan menghadiri kegiatan panen raya Kelompok Tani (Poktan) Makmur Desa Parit Banjar, Kecamatan Mempawah Timur, Selasa (25/5/2021). Dari total 40 ha lahan yang dikelola Poktan Makmur, petani menghasilkan produksi 120 ton padi. Dihadapan petani dan tamu udangan yang hadir dalam acara panen raya tersebut, Muhammad Pagi mengucapkan terima […]

  • Prihatin Narkoba Sasar Kalangan Pelajar

    Prihatin Narkoba Sasar Kalangan Pelajar

    • calendar_month Rab, 8 Nov 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Senen Maryono mengaku prihatin dengan maraknya peredaran narkoba di Kabupaten Sintang, sehingga menjadi ancaman bagi generasi muda yang semakin rentan terhadap pengaruh negatif narkoba. “Pelaku kejahatan narkoba telah menargetkan usia pelajar sebagai sasaran empuk, memanfaatkan masa perkembangan dan pencarian identitas diri para pelajar. Artinya, generasi […]

  • Kadinkes Benarkan Dokter Umum yang Bertugas di Puskesmas Pandan Dipecat
    OPD

    Kadinkes Benarkan Dokter Umum yang Bertugas di Puskesmas Pandan Dipecat

    • calendar_month Sab, 26 Okt 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kepala Dinas Kesehatan, Edi Harmaini membenarkan bahwa ada satu oknum dokter yang dipecat lantaran malas menjalankan tugasnya. “Ya oknum dokter itu sudah dipecat,” kata Edi Harmaini ketika ditemui di Pendopo Bupati Sintang, Kamis (24/10/2024). Menurut Edi Harmaini, oknum dokter yang dipecat tersebut bertugas di Puskesmas Pandan. “Dia dokter umum, tugasnya di puskesmas pandan,” […]

  • Ajak Warga Jaga Kebersihan Sungai dan Parit dari Sampah

    Ajak Warga Jaga Kebersihan Sungai dan Parit dari Sampah

    • calendar_month Sen, 22 Agu 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Aliran Sungai Kapuas membantu menghidupkan banyak rumah tangga maupun individu, khususnya di Kota Pontianak. Terbentang di tengah pemukiman warga, kebutuhan air bersih dari Sungai Kapuas kian bertambah seiring dengan jumlah penduduk. Menanggapi hal ini, Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menilai bertambahnya populasi berarti menyumbang lebih banyak produksi sampah. Dia khawatir apabila tidak […]

  • Mulai Surut, Tapi 21.318 Jiwa Masih Mengungsi

    Mulai Surut, Tapi 21.318 Jiwa Masih Mengungsi

    • calendar_month Kam, 18 Nov 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Banjir yang merendam Kabupaten Sintang mulai berangsur surut. Beberapa ruas jalan seperti Jalan Lintas Melawi, Kota Sintang kini sudah bisa dilalui kendaraan roda dua. Pertokoan yang berada di kawasan itu juga mulai berkemas, membersihkan lumpur dan lumut akibat banjir yang merendam sejak 21 Oktober 2021 lalu. Sebelumnya, jalan poros antarkabupaten itu lumpuh akibat […]

  • Kontur yang Menantang, Sintang Bisa jadi Destinasi Unggulan di Kalbar

    Kontur yang Menantang, Sintang Bisa jadi Destinasi Unggulan di Kalbar

    • calendar_month Sen, 8 Jul 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Provinsi Kalbar, Natalia Karyawati mengungkapkan bahwa Kabupaten Sintang memiliki kontur wilayah yang menantang, sehingga Sintang dikategorikan tempatnya wisata alam dan wisata minat khusus. “Sintang memiliki peluang besar untuk mendorong kemajuan pariwisata,” ungkap Natalia Karyawati saat membacakan sambutan Gubernur Kalbar pada pembukaan Kelam Tourism Festival 2019, di Desa […]

expand_less