Breaking News
light_mode

PKK Sintang Apresiasi Lomba Tari Jepin dan Hadrah

  • calendar_month Sen, 20 Nov 2017
  • comment 0 komentar

Lensakalbar – Pelestarian Seni dan Budaya Melayu Kabupaten Sintang 2017 yang menampilkan Lomba Jepin dan Hadrah, mendapat apresiasi luar biasa dari Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Sintang.

“Kegiatan ini sangat baik, terlebih pesertanya pelajar dan mahasiswa. Tadi juga ada ketegori umum yang diikuti ibu-ibu. Jadi ini menunjukan eksistensi seni budaya Melayu yang melekat di berbagai usia,” kata Ny Rosinta Askiman, Ketua TP-PKK Sintang, kemarin.

Menurut Rosinta, adanya kategori pelajar dalam lomba ini merupakan bentuk pewarisan budaya kepada generasi muda. “Kegiatan seni dan budaya ini juga sebagai wadah bagi mereka untuk menunjukkan bakatnya di bidang seni dan budaya,” ucapnya.

Baca: Terapkan Tiga Tingkatan Dalam Membina Keluarga

Rosinta berharap, kegiatan seperti ini untuk terus dilaksanakan, dengan melibatkan lebih banyak anak muda lagi. Karena seni budaya Melayu ini harus terus dikembangkan dan diwariskan kepada generasi muda.

“Jangan sampai ke depannya banyak generasi muda tidak mengetahui bahkan melupakan seni budayanya. Ini harus menjadi tanggung jawab kita bersama,” tutup Rosinta.

Sementara itu, Ketua Panitia Kegiatan Lomba Tari Jepin dan Hadrah, Margawati mengatakan, Lomba Hadrah diikuti 7 kelompok peserta dengan kategori umum, Jepin 7 kelompok peserta kategori remaja, yakni pelajar dan mahasiswa serta untuk kategori dewasa diikuti 2 peserta. Juara pertama lomba, Hadrah diraih al-Huda Ulak Jaya disusul Kapuas Kanan Hulu, Bening Senentang al-Fajri dan Ponpes Darul Maarif. Juara Pertama Jepin kategori remaja diraih al-Huda Ulak Jaya disusul SMK Muhammadiyah, MAN Sintang, dan Miftahul Jannah. Sementara Juara Pertama Jepin kategori dewasa diraih Diva Nirmala disusul Darma Wanita Kabupayten Sintang.

“Tujuannya lomba ini, agar generasi muda dan kita semua, termotivasi serta tergugah untuk aktif mempelajari kesenian tradisional, khususnya hadrah dan jepin,” jelas Margawati.

Selain itu, tambah dia, kegiatan ini sebagai wadah untuk menunjukan bakat dan kreativitas yang tentunya dimiliki generasi muda sekarang, supaya terus dikembangkan dan dilestarikan. (Dex)

 

Baca Juga :

Terapkan Tiga Tingkatan Dalam Membina Keluarga

Sintang Dukung Semua Kegiatan Keagamaan

Fraksi PKB Minta Tanam Pucuk Merah

Askiman : Manajerial Koperasi Lemah

Jangan Lagi Padamkan Listrik !

  • Penulis: lk-02 lk-02

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bangun Integritas Anak Sejak Dini

    Bangun Integritas Anak Sejak Dini

    • calendar_month Rab, 27 Nov 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Gubernur Kalbar, H Sutarmidji mengingatkan pentingnya integritas dan karakater harus dibentuk sejak dini.  “Anak-anak TK harus di bentuk karakter muslim dan muslimahnya, kemudian integritasnya karena itu modal dasar untuk membina mereka sampai nanti. Saya berharap itu menjadi perhatian kita semua,” kata H Sutarmidji, saat Memberikan Sambutan pada acara Gebyar Satu Abad TK Aisyiyah […]

  • Apresiasi Terobosan Disdukcapil

    Apresiasi Terobosan Disdukcapil

    • calendar_month Kam, 12 Okt 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Syarief Yasser Arafat mengingatkan kembali peran dan fungsi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil). Menurut Syarief Yasser Arafat, Disdukcapil tidak hanya instansi yang memberikan pelayanan dasar, tetapi menjadi dasar setiap pelayanan publik, melalui keakuratan data administrasi kependudukan dan pencatatan sipilnya. Karenanya, Syarief Yasser Arafat […]

  • Akper di Sintang Dialih Kelola Kemenkes RI

    Akper di Sintang Dialih Kelola Kemenkes RI

    • calendar_month Sel, 13 Mar 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 (UU 23/2015) tentang Otonomi Daerah (Otda) melarang Pemerintah Daerah (Pemda) mengelola Perguruan Tinggi. Olehkarenanya Akademi Keperawatan (Akper) Provinsi Kalbar di Kabupaten Sintang diserahkan ke Kemenkes RI. Untuk memastikan apakah Akper di Sintang layak atau tidak dialih kelola, Kepala Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan (BPPSDM-Kes) Kemenkes RI, […]

  • Salahgunakan Medsos Bisa Terjerat Hukum 

    Salahgunakan Medsos Bisa Terjerat Hukum 

    • calendar_month Sab, 25 Nov 2017
    • 2Komentar

    LensaKalbar –  Hampir sebagian besar generasi millennial memanfaatkan media sosial (Medsos). Namun tak sedikit yang menggunakannya untuk hal-hal negatif. Sudah banyak korban yang dirugikan dari dampak penyalahgunaan Medsos. Bupati Sintang, dr. H Jarot Winarno,  M.Med.Ph berharap, generasi millennial cerdas dalam memanfaatkan information technology (IT). Apalagi sekarang sudah ada Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) yang mengatur pemanfaatan […]

  • Ops Ketupat Kapuas 2023 Berakhir, Kapolres Tommy Ferdian: Sintang Aman dan Kondusif

    Ops Ketupat Kapuas 2023 Berakhir, Kapolres Tommy Ferdian: Sintang Aman dan Kondusif

    • calendar_month Sen, 1 Mei 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – “Operasi Ketupat Kapuas 2023” yang berlangsung selama 14 hari berakhir pada, Senin 1 Mei 2023. Kepolisian Resor (Polres) Sintang memastikan operasi tersebut berjalan lancar dan sesuai dengan konsep serta perencanaan dalam rangka pengamanan Perayaan Idul Fitri 1444 H. “Operasi Ketupat Kapuas 2023 hingga hari terakhir ini berlangsung lancar sesuai dengan konsep dan perencanaan. […]

  • Bukti Negara Hadir Hanya Slogan Pencitraan! Jembatan Gantung Tebidah-Entogong Tak Diperhatikan Pemkab Sintang

    Bukti Negara Hadir Hanya Slogan Pencitraan! Jembatan Gantung Tebidah-Entogong Tak Diperhatikan Pemkab Sintang

    • calendar_month Jum, 8 Feb 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Slogan “Negara hadir ditengah persoalan masyarakatnya“, ternyata hanya pencitraan belaka. Begitu juga dengan perbaikan yang dijanjikan Pemerintah Kabupaten Sintang untuk jembatan gantung yang menghubungkan Desa Nanga Tebidah – Entogong juga hanya sebatas janji belaka. Pasalnya masyarakat setempat seakan menunggu sungai tak berujung. Ironisnya, dua anak siswi SDN setempat harus terjun bebas ke sungai […]

expand_less