Breaking News
light_mode
OPD

Petakan Potensi Kerawanan Pilkades Serentak

  • calendar_month Kam, 10 Jun 2021
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang meminta eksekutif mewasdapai potensi kerusuhan yang bisa terjadi dalam pemilihan kepala desa (kades) serentak pada 7 Juli 2021 mendatang.

Kedekatan fisik dan emosional kandidat membuat potensi gesekan antar pendukung pilkades lebih besar dibanding pemilihan legislatif, pemilihan kepala daerah (Pilkada).

“Ini harus diwaspadai dan dipantau sejak dini oleh pemerintah daerah dan aparat hukum, “ujar Wakil Ketua Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Maria Magdalena ketika menghadiri sosialisasi dan monitoring persiapan pelaksanaan Pilkades Serentak tahun 2021 di Aula Kecamatan Sei Tebelian, Kamis (10/6/2021).

Antisipasi dengan pola pendekatan kepada setiap kandidat, hendaknya dilakukan secara terus menerus. Bahwa pilkades adalah pesta demokrasi.

Dimana menang dan kalah, sehingga lanjut Maria Magdalena harus ditegaskan sebagai sesuatu hal yang lumrah.

“Antisipasi tersebut harus terus dilakukan sebelum dan sesudah pemilihan. Selain itu juga harus ada kesepakatan siap menang dan siap kalah dari masing-masing kandidat,” terangnya.

Dari pantauan di lapangan, konflik kecil terkait dengan pemerintahan desa mulai bermunculan di sejumlah desa peserta pilkades serentak. Mulai pelayanan desa yang tidak memuaskan, kerusakan lingkungan, hingga kabar penyelewengan keuangan desa menjadi isu yang naik ke permukaan.

“Jika hal-hal kecil tidak diwaspadai dan diantisipasi, kekhawatiran adanya konflik horizontal bisa benar-benar terjadi,” ucap Maroa Magdelana.

Kendati demikian, Maria Magdalena berharap pelaksanaan pilkades serentak bisa berjalan aman dan lancar.

“Saya harap pilkades serentak ini berjalan aman, damai, dan lancar. Dan saya juga sarakan agar berbagai pihak terkait dapat melakukan komunikasi dengan semua orang yang menjadi tokoh masyarakat desa setempat. Intinya kita semua diajak mensukseskan pilkades serentak sesuai ketentuan yang berlaku dan aman,” pungkasnya. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Yasser: Desa Wajib Gelar Musdesus Koperasi Merah Putih
    OPD

    Yasser: Desa Wajib Gelar Musdesus Koperasi Merah Putih

    • calendar_month Rab, 28 Mei 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten Sintang melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) terus menggenjot pelaksanaan Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) dalam rangka pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Langkah ini merupakan tindak lanjut dari instruksi pemerintah pusat yang menargetkan seluruh desa dan kelurahan di Indonesia sudah membentuk koperasi tersebut paling lambat 30 Mei 2025. Kepala DPMPD […]

  • Sebaran Tenaga Pendidik di Sintang Belum Merata

    Sebaran Tenaga Pendidik di Sintang Belum Merata

    • calendar_month Jum, 6 Mar 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Ketua Komisi C DPRD Sintang, Sandan menilai sebaran tenaga pendidik masih minim. Diperlukan suatu langkah konkrit untuk mensiasatinya. Terutama di wilayah pedalaman. Karena itu, Komisi C DPRD Sintang menggelar rapat teknis dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sintang, kemarin. “Saya harap, ke depan ada semakin banyak guru yang mau mengabdi di pedalaman,” kata […]

  • Kerja Keras dan Komitmen Bersama Mampu Tekan Penyebaran Covid-19

    Kerja Keras dan Komitmen Bersama Mampu Tekan Penyebaran Covid-19

    • calendar_month Kam, 5 Agu 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Meski di Pulau Jawa grafik penularan Covid-19 mulai di klaim turun, pagebluk belum berlalu. Misalnya, di Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat, jumlah kasus baru, angka kematian, serta tingkat keterisian rumah sakit terus menanjak. Pemerintah diminta berhati-hati mengambil tiap kebijakan dan melonggarkan aturan serta lebih sigap mengantisipasi lonjakan kasus yang terinfeksi Covid-19 di kabupaten […]

  • Jangankan Sintang, Bali Saja Masih KLB Rabies…!

    Jangankan Sintang, Bali Saja Masih KLB Rabies…!

    • calendar_month Rab, 5 Sep 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sejak 2016 hingga September 2018, Kabupaten Sintang masih menyandang status Kejadian Luar Biasa (KLB) rabies. Status KLB rabies di Kabupaten Sintang belum bisa dicabut. Sebab, masih ditemukannya kasus gigitan yang menyebabkan meninggal dunia. “Untuk tahun 2018 ini saja, masih ada dua orang yang meninggal dunia akibat rabies,” kata  Kepala Dinas Kesehatan Sintang, Harysinto […]

  • Antisipasi Penyebaran Covid-19, Wali Kota Himbau Salat Ied di Rumah

    Antisipasi Penyebaran Covid-19, Wali Kota Himbau Salat Ied di Rumah

    • calendar_month Rab, 13 Mei 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Di tengah pandemi Covid-19 yang masih melanda Kota Pontianak, Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak menghimbau untuk tidak menyelenggarakan Salat Ied pada Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriyah tahun ini. Hal itu sebagaimana diungkapkan Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono. “Idul Fitri tahun ini, Salat Ied kita tiadakan, masyarakat juga kita himbau untuk Salat Ied […]

  • Jaga dan Lestarikan Adat Istiadat Bubuhan Banjar

    Jaga dan Lestarikan Adat Istiadat Bubuhan Banjar

    • calendar_month Ming, 19 Jun 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Gubernur Kalbar, H Sutarmidji bersama Istri Ny Lismaryani menghadiri Milad ke-52 tahun dan Halal Bihalal Kerukunan Bubuhan Banjar Kalbar 1443 H/ 2022 M, di Rumah Adat Melayu Pontianak, Minggu (19/6/2022). Pada kesempatan tersebut, Gubernur Kalbar mengapresiasi kegiatan tersebut, sebab dapat menjalin silaturahmi dan melestarikan adat istiadat yang ada di Indonesia, khususnya Provinsi Kalbar. […]

expand_less