Breaking News
light_mode

Pesimis Infrastruktur Sintang 2024 Cerah

  • calendar_month Sel, 28 Jun 2022
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Florensius Ronny mengaku pesimis wajah infrastruktur di kabupaten ini, khususnya jalan dan jembatan tampak cerah hingga masa periode 2024.

“Dengan berat hati, saya kata dengan optimis tidak akan banyak mengalami perubahan hingga periode 2024,” ujar Florensius Ronny ketika menjadi nara sumber dialog Forum Kalbar dengan tema “Infrastruktur Sintang Masih Tertinggal” di TVRI Kalbar, Selasa (21/6/2022) lalu.

Florensius Ronny mengatakan, Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sintang saat ini masih di angka Rp1,7 triliun. Sebelum pandemi Covid-19 Rp2,1 triliun. Dengan skema postur APBD seperti ini, lanjut dia, tidak akan mampu membangun kondisi infrastruktur jalan dan jembatan di kabupaten ini hingga 2024 nanti.

Sebab infrastruktur jalan yang menjadi tanggungjawab pemerintah daerah kurang lebihnya ada 6.000 KM.

“Kalau postur APBD kita bertahan seperti ini dan tidak ada perubahan semenjak kita mengalami pandemi covid-19, maka tidak mungkin ada perubahan ya, karena APBD Sintang yang tadinya Rp2,1triliun, kini tetap bertahan di Rp1,7 triliun. Itupun kita bagi-bagi untuk pembangunan ke sektor lainnya dengan melihat skala prioritas,” kata Florensius Ronny.

Politisi Partai Nasional Demokrat (NasDem) ini menegaskan, pemerintah daerah seharusnya tidak lagi berkutat di persoalan infrastruktur jalan dan jembatan, sebab sektor lainnya juga mesti mendapat perhatian yang sama, seperti sektor pertanian dan perkebunan, ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan lainnya.

“Kalau kita hanya berkutat di infrastruktur jalan dan jembatan saja, sementara sektor lain dilupakan, maka sama juga kita tetap tertinggal,” ungkapnya.

Olehkarenanya, Florensius Ronny menyarankan pemerintah daerah dapat membuat perencanaan matang dalam membangun kabupaten ini ke arah yang jauh lebih baik lagi, tapi merata di semua sektor pembangunannya. Meskipun di tengah minimnya dana APBD saat ini.

Penguatan di semua sektor pembangunan penting untuk dilakukan, karena hal itu terbukti ketika pandemi Covid-19 tengah gencar-gencarnya mengancam kesehatan dan keselamatan masyarakat, sektor pertanian dan perkebunan terbukti memberikan harapan masyarakat terdampak Covid-19.

“Kedua sektor ini mampu membuktikan kepada kita semua untuk tetap bertahan dan mendongkrak perekonomian masyarakat terdampak, meskipun laju pertumbuhannya tidak begitu signifikan, namun kita nilai pertanian dan perkebunan mampu menahan ekonomi masyarakat kita,” tutur Florensius Ronny.

Karenanya Florensius Ronny, mengharapkan pemerintah pusat (Pempus) agar dapat memperhatikan infrastruktur di kabupaten ini. Sebab membangun daerah dengan dana yang minim dan memiliki wilayah yang luas, maka tidak mungkin dapat dilakukan.

Olehkarena itu, tegas Florensius Ronny, dibutuhkan komitmen bersama dari semua pemangku kebijakan, baik itu dari pusat, provinsi, dan daerah itu sendiri.

“Terpenting itu sinergitas, kolaborasi, dan sinkronisasi antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah. Kalau ini semua berjalan dengan baik, maka kita yakin pembangunan suatu daerah dapat dirasakan bersama,” pungkas Florensius Ronny, wakil rakyat dari Dapil Kecamatan Kelam Permai – Kecamatan Dedai – Kecamatan Sungai Tebelian ini. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bakar Boleh, Tapi Hanya Dua Hektar Ya!

    Bakar Boleh, Tapi Hanya Dua Hektar Ya!

    • calendar_month Sab, 24 Agu 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Tatkala menghadiri prosesi peresmian rumah betang Beta Petinggi Kudo Ketemenggungan Wilayah VIII Sepauk, Desa Tawang Sari, Kecamatan Sepauk, Sabtu (24/8/2019). Bupati Sintang, Jarot Winarno kembali mengingatkan masyarakatnya agar tidak membuka lahan dengan cara membakar saat musim kemarau. Sebab dampak yang ditimbulkan sangat banyak, terutama bagi kesehatan. Berdasarkan peraturan bupati (Perbup) Sintang, kata Jarot, […]

  • HPI Agro Berikan Bantuan dan Bukber Anak Panti Asuhan Jemelak

    HPI Agro Berikan Bantuan dan Bukber Anak Panti Asuhan Jemelak

    • calendar_month Sab, 25 Mei 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – HPI Agro yang membawahi lima perusahaan sawit di Sintang, menggelar acara buka puasa bersama (bukber) di Panti Asuhan Insan Jemelak, Jumat petang (24/5/2019). Buka puasa dengan tema Grow In Harmony juga dihadiri pejabat Kemenag Sintang. Dikesempatan itu, diserahkan pula donasi berupa uang tunai dan buku bacaan sekolah pada Panti Asuhan Insan Jemelak. “Semoga bukunya bermanfaat. […]

  • Apkasi Expo Momen Inovasi dan Replikasi

    Apkasi Expo Momen Inovasi dan Replikasi

    • calendar_month Rab, 3 Jul 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan menghadiri pelaksanaan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) Otonomi Expo 2019 di Jakarta Convention Centre (JCC), Rabu (3/7/2019). Kegiatan Apkasi Expo 2019 dilaksanakan pada 3-5 Juli 2019, dibuka Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Wiranto mewakili Presiden RI Joko Widodo. Usai pembukaan Expo, Bupati Muda Mahendrawan meninjau langsung […]

  • Pj Sekda Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Pasar Mempawah

    Pj Sekda Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Pasar Mempawah

    • calendar_month Sel, 13 Agu 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Mempawah, Juli Suryadi menyerahkan bantuan untuk korban kebakaran Pasar Mempawah di Aula Kantor Kecamatan Mempawah Hilir, Selasa (13/8/2024). Pj Sekda Juli Suryadi mengatakan bantuan Pemerintah Kabupaten Mempawah ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah dan sebagai penyemangat kepada masyarakat yang terkena musibah kebakaran. “Semoga bapak ibu tabah menghadapi bencana serta […]

  • Sah! Dua Raperda jadi Perda Pemprov Kalbar

    Sah! Dua Raperda jadi Perda Pemprov Kalbar

    • calendar_month Rab, 10 Jul 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalbar menyetujui dan menetapkan dua buah Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Provinsi Kalbar yang telah diagendakan tahun 2019 menjadi Peraturan Daerah (Perda). Persetujuan dan penetapan dilaksanakan pada Rapat Paripurna  DPRD Provinsi Kalbar di Ruang Sidang Paripurna DPRD Kalbar, Rabu (10/7/2019). Dua buah Reperda yang ditetapkan untuk menjadi Perda […]

  • Zero Merkuri Harus di Dalam WPR!

    Zero Merkuri Harus di Dalam WPR!

    • calendar_month Jum, 28 Des 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Selama belum mengantongi izin wilayah pertambangan rakyat (WPR), masyarakat di Kabupaten Sintang dilarang untuk melakukan aktifitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) di aliran Sungai Kapuas dan Melawi maupun di daratan. “Belum ada izin atau payung hukum yang jelas. Aktifitas PETI tetap dilarang di Sintang. Kepolisian tetap akan mengambil langkah-langkah pencegahan sesuai perundang-undangan yang […]

expand_less