Breaking News
light_mode

Perhatikan Kesejaheraan Guru Non ASN

  • calendar_month Jum, 11 Okt 2024
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Sebastian Jaba mendorong pemerintah daerah untuk memperhatikan kesejahteraan tenaga kependidikan non ASN, khususnya tenaga honor.

“Kami sangat berharap pemerintah dapat  melakukan penyesuaian honorarium kepada para tenaga pendidik yang non ASN, sehingga mereka merasa diperhatikan,” kata Sebastian Jaba ketika ditemui Lensakalbar.co.id di Gedung Parlemen Sintang, belum lama ini.

Menurut Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), kesejahteraan tenaga pendidikan ini harus diperhatikan pemerintah, karena mereka berperan penting dalam penyelenggaran pendidikan.

“Kesejahteraan guru honorer perlu diperhatikan demi keberlangsungan proses belajar mengajar yang lebih baik,” ujar Sebastian Jaba.

Selain itu, kemajuan SDM tergantung perhatian kepada guru. Guru ini harus diberi kesejahteraan guna menunjang kinerja mereka memberikan ilmu kepada generasi muda.

“Bagaimana pendidikan di daerah kita bisa baik, bila tenaga pendidik, khususnya guru honorer tidak diperhatikan oleh pemerintah daerah. Apalagi gaji  kadang-kadang ada yang dibayarkan per tiga bulan sesuai dengan waktu pencairan dan bantuan operasional sekolah,” ungkap Sebastian Jaba.

Walau demikian, Sebastian Jaba berharap  pemerintah memperhatikan secara serius tenaga honorer guru.

“Kami mengapresiasi perjuangan guru honorer yang tetap mau mengabdi di desa dan tak berkecil hati dengan kondisi tersebut. Perjuangan mereka sudah selayaknya diharagai pemerintah, apalagi mereka tetap mengharapkan adanya perhatian dari pemerintah, baik dalam bentuk tambahan insentif ataupun mengangkat tenaga honor menjadi PNS,” pungkas Sebastian Jaba, wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kecamatan Kelam Permai – Kecamatan Dedai – Kecamatan Sungai Tebelian. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pembahasan APBD 2024 Ditunda, Ronny Ungkap Alasannya…

    Pembahasan APBD 2024 Ditunda, Ronny Ungkap Alasannya…

    • calendar_month Sel, 7 Nov 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2024 ditunda. Lantaran adanya peraturan baru dari pemerintah pusat yang menetapkan petunjuk dan prosedur khusus dalam penyusunan anggaran. “Sebetulnya 31 Oktober kita melakukan paripurna, tapi karena ada aturan baru maka sidang kami tunda,” kata Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Florensius Ronny. Menurut […]

  • Astaga, Begini Ruas Jalan Tempunak

    Astaga, Begini Ruas Jalan Tempunak

    • calendar_month Rab, 14 Mar 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Infrastruktur jalan masih menjadi persoalan utama di Kecamatan Tempunak, Kabupaten Sintang. Seperti di Desa Bedayan, banyak truk kelapa sawit atau Elpiji yang terjebak, seperti kacang goreng di atas bubur. “Kondisinya hancur sekali, lubangnya dalam-dalam. Diperparah dengan genangan air akibat hujan belakangan ini,” kata Davi, salah seorang warga Kecamatan Tempunak, Rabu (14/3). Mengenaskannya jalan […]

  • Latsar Cetak PNS yang Profesional

    Latsar Cetak PNS yang Profesional

    • calendar_month Rab, 2 Jun 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Sintang, Jarot Winarno diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang, Yustinus J membuka Kegiatan Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil Golongan III Angkatan II (XCVII/97) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang Tahun 2021 di Aula Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Sintang, Rabu (2/6/2021). Hadir dalam kegiatan tersebut, […]

  • Asam Pedas Pontianak Ditetapakan Sebagai WBTB

    Asam Pedas Pontianak Ditetapakan Sebagai WBTB

    • calendar_month Sel, 28 Jan 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menetapkan Ikan Asam Pedas Pontianak sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) asal Provinsi Kalbar. Ditetapkannya kuliner khas Pontianak ini, menyusul dua kuliner yang sudah ditetapkan sebelumnya, yakni paceri nanas dan sayur keladi pada tahun 2018. Sertifikat WBTB diserahkan langsung oleh Gubernur Kalbar Sutarmidji kepada Wali Kota Pontianak Edi Rusdi […]

  • Erlina Hadiri Silaturahmi Ramadan 1447 H di Pendopo Gubernur, Perkuat Sinergi Umara dan Ulama se-Kalbar

    Erlina Hadiri Silaturahmi Ramadan 1447 H di Pendopo Gubernur, Perkuat Sinergi Umara dan Ulama se-Kalbar

    • calendar_month Sel, 3 Mar 2026
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Mempawah, Erlina, menghadiri Silaturahmi Ramadan 1447 Hijriah yang digelar Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat di Pendopo Gubernur Kalbar, Selasa (3/3/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum strategis memperkuat sinergi antara pemerintah dan tokoh agama dalam menjaga harmoni serta kondusivitas daerah selama bulan suci Ramadan. Silaturahmi yang diinisiasi Pemprov Kalbar itu dihadiri jajaran kepala daerah serta […]

  • Komisi V Kalbar Dukung Pemberian Sanksi untuk Masyarakat yang Menolak Divaksin

    Komisi V Kalbar Dukung Pemberian Sanksi untuk Masyarakat yang Menolak Divaksin

    • calendar_month Rab, 17 Feb 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Ketua Komisi V DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Edy R Yacoub mendukung pemberian sanksi terhadap masyarakat yang menolak divaksinasi Covid-19, sebagaimana yang tercantum di dalam Perpres 14 Tahun 2021 Tentang Pengadaan Vaksin Dan Pelaksanaan Vaksinasi Dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Covid-19. Hal itu disampaikannya saat diwawancarai disela-sela lawatannya ke Dinas Kesehatan Kabupaten Mempawah, Selasa (16/2/2021). […]

expand_less