Breaking News
light_mode

Dewan Sintang Minta Jaga dan Lestarikan Cagar Budaya

  • calendar_month Rab, 6 Mar 2019
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Sebagai warisan budaya yang bersifat kebendaan, cagar budaya yang dilestarikan dan dikelola dengan baik, menjadi aset yang sangat berharga untuk pengembangan sektor pariwisata.

“Sehingga harus diberikan anggaran yang sesuai untuk melestarikan dan mengelolanya,” kata Hamzah Sopian, Anggota DPRD Kabupaten Sintang, kepada Lensakalbar.com, Rabu (6/3/2019).

Menurut Hamzah, cagar budaya penting untuk dilestarikan. Lantaran peninggalan budaya ini sangat rentan rusak atau hilang, baik karena dimakan usia, maupun ulah tangan-tangan jahil dari orang yang tidak bertanggungjawab.

“Kalau sampai hilang atau rusak, niscaya generasi penerus tidak akan mengetahui sejarah budayanya sendiri. Karena cagar budaya ini juga terdapat unsur pendidikannya, termasuk penelitian,” ucap Hamzah Sopian.

Selain dilestarikan, lanjut dia, tentu cagar budaya dapat dikelola dengan baik. Sehingga dapat dimanfaatkan untuk pengembangan berbagai sektor, terutama pariwisata.

Tidak dapat dimungkiri, sangat banyak wisatawan, baik domestik maupun mancanegara yang begitu tertarik untuk mengunjungi cagar budaya di Bumi Senentang yang masyarakatnya sangat plural.

Ini tentunya menjadi salah satu potensi untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD), dan perekonomian masyarakat di sekitar cagar budaya itu tentunya akan lebih bergairah.

Hamzah Sopian menilai, pelestarian dan pengelolaan cagar budaya yang memerlukan anggaran itu, tentunya membutuhkan payung hukum. Tentunya ini harus menjadi perhatian bersama.

“entunya akan ada upaya menginventarisir cagar budaya di Sintang. Kemudian didaftarkan agar tidak diklaim daerah atau bahkan negara lain,” kata Hamzah Sopian.

Apabila sudah ada payung hukum yang jelas, kata Hamzah Sopian, ini nantinya juga akan menjadi kekuatan hukum bagi masyarakat untuk turut melestarikan dan mengembangkan budayanya.

“Sudah barang tentu di dalamnya ada semacam sanksi bagi siapa saja yang mengancam kelestarian cagar budaya,” ujar Hamzah Sopian.

Politisi PAN ini sangat berharap semua cagar budaya di Kabupaten Sintang terinventarisir dengan baik, dilestarikan dan dikelola sebagaimana mestinya, baik untuk kepentingan budaya itu sendiri maupun sektor-sektor lainnya.

“Kita berharap cagar budaya itu menjadi kebanggaan masyarakat Kalbar,” tutup Hamzah Sopian. (Dex)

  • Penulis: lk-02 lk-02

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kebutuhan Elpiji 3 Kg? Datanya Ada di Pemkab Sintang!

    Kebutuhan Elpiji 3 Kg? Datanya Ada di Pemkab Sintang!

    • calendar_month Kam, 6 Des 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten Sintang dinilai mengetahui secara valid mengenai data kebutuhan gas elpiji 3 Kg di seluruh kecamatan yang ada. Pertamina hanya menyiapkan permintaan kuota yang diajukan. “Kuota itu dari Pemerintah Kabupaten Sintang. Pertamina hanya menyalurkan sesuai permintaan saja. Artinya, Pemerintah Kabupaten Sintang yang memiliki data validnya,” kata Sales Executive LPG Wilayah VI, Herdiansyah, Kamis […]

  • Tunggak Pajak, Dua Rumah Makan Ditutup Sementara

    Tunggak Pajak, Dua Rumah Makan Ditutup Sementara

    • calendar_month Sen, 17 Sep 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Pontianak melakukan penyegelan terhadap dua rumah makan di Jalan Merdeka dan Jalan Cokrominoto, Kota Pontianak. Penyegelan dilakukan lantaran kedua rumah makan tersebut menunggak pajak daerah dengan nilai Rp40 juta hingga Rp50 juta. Selain dilakukan penyegelan, BKD Kota Pontianak juga menemukan empat rumah makan lainya yang terindikasi belum terdaftar […]

  • Wabup Juli Apresiasi Internet Gratis untuk Sekolah

    Wabup Juli Apresiasi Internet Gratis untuk Sekolah

    • calendar_month Rab, 24 Sep 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi, mengapresiasi peluncuran layanan internet gratis untuk sekolah dan internet murah bagi masyarakat Kalimantan Barat yang digagas Pemerintah Provinsi Kalbar bersama PT Solusi Sinergi Digital (Surge) Tbk. Program ini diluncurkan Gubernur Kalbar, Ria Norsan, di SMA Negeri 1 Pontianak, Selasa (23/9/2025). Sebanyak sembilan SMA menjadi penerima manfaat tahap awal, […]

  • Bawaslu dan Satpol PP Sintang Tertibkan APK Liar

    Bawaslu dan Satpol PP Sintang Tertibkan APK Liar

    • calendar_month Kam, 21 Des 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – PENERTIBAN alat peraga kampanye (APK)  mulai dilakukan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sintang bekerja sama dengan pemerintah daerah setempat. Penertiban APK liar atau melanggar aturan yang mempromosikan calon legislatif di daerah tersebut pun dilakukan bersama Satpol PP Kabupaten Sintang, Kamis (21/12/2023). Pertama tim Bawaslu melakukan penyisiran APK yang diduga melanggar atau liar di […]

  • Posko Sepulut Telan Rp300 Juta Dana Satgas Covid-19
    OPD

    Posko Sepulut Telan Rp300 Juta Dana Satgas Covid-19

    • calendar_month Rab, 2 Jun 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Posko Penyekatan Covid-19 di Desa Sepulut, Kecamatan Sepauk berakhir operasionalnya beberapa hari lalu usai beroperasi selama 26 hari sejak 6 Mei 2021. Sekretaris Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Sintang Bernard Saragih pun menjelaskan sumber dana dan total dana yang digunakan dalam operasional posko tersebut, Rabu (2/6/2021 ). Saragih mengatakan bahwa pada tahap pertama […]

  • Dessy Aprilia Siap Hadapi Persalinan dengan JKN-KIS

    Dessy Aprilia Siap Hadapi Persalinan dengan JKN-KIS

    • calendar_month Sen, 14 Sep 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar –Memiliki seorang anak merupakan impian setiap keluarga, begitupula dengan keluarga Dessy Aprilia (27). Sebagai salah satu peserta program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), yang terdaftar segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI), ia sedikit agak cemas ketika hendak melahirkan buah hatinya yang pertama sampai harus melahirkan dengan operasi sesar di rumah sakit. Sejak awal, […]

expand_less