Peran Orang Tua Krusial, DPRD Ingatkan Bahaya Narkotika di Lingkungan Anak
- calendar_month Sab, 14 Mar 2026
- comment 0 komentar

Juni, Anggota DPRD Sintang
LensaKalbar – Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Juni mengingatkan para orang tua untuk lebih aktif mengawasi pergaulan anak di tengah meningkatnya ancaman penyalahgunaan narkotika yang menyasar generasi muda. Peran keluarga dinilai menjadi benteng utama dalam mencegah anak-anak terjerumus ke dalam lingkaran peredaran gelap narkoba.
Peringatan tersebut disampaikan sebagai respons atas maraknya kasus penyalahgunaan narkotika yang melibatkan remaja, baik sebagai pengguna maupun kurir.
Kondisi ini dinilai memprihatinkan dan membutuhkan perhatian serius dari semua pihak, terutama orang tua sebagai pengawas pertama di lingkungan keluarga.
“Orang tua harus benar-benar mengetahui dengan siapa anak bergaul, ke mana mereka pergi, dan aktivitas apa saja yang dilakukan. Jangan sampai lengah, karena pengaruh lingkungan sangat besar terhadap perilaku anak,” tegas Juni.
Juni menekankan bahwa lemahnya pengawasan keluarga sering kali menjadi celah bagi anak-anak untuk terpapar pengaruh negatif, termasuk narkotika. Apalagi di era digital saat ini, akses terhadap informasi dan jaringan pergaulan semakin luas, sehingga potensi risiko juga semakin tinggi.
Selain pengawasan, orang tua juga diminta membangun komunikasi yang terbuka dan harmonis dengan anak. Dengan begitu, anak akan lebih nyaman untuk berbagi cerita dan tidak mudah terpengaruh ajakan negatif dari lingkungan luar.
“Anak-anak yang merasa diperhatikan dan didengar cenderung lebih kuat menghadapi tekanan dari luar. Jadi, kedekatan emosional antara orang tua dan anak sangat penting,” ulasnya.
Lebih lanjut, Juni juga mendorong peran aktif pemerintah daerah, sekolah, serta masyarakat dalam memberikan edukasi tentang bahaya narkotika. Sosialisasi yang masif dinilai penting agar anak-anak memahami dampak buruk penyalahgunaan narkoba, baik dari sisi kesehatan, sosial, maupun hukum.
Tak hanya itu, Juni juga meminta aparat penegak hukum untuk terus memperketat pengawasan terhadap peredaran narkotika, terutama yang menyasar kalangan pelajar. Upaya pencegahan harus berjalan beriringan dengan penindakan agar permasalahan ini tidak semakin meluas.
“Ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau aparat saja, tetapi tanggung jawab kita bersama. Jika semua pihak bergerak, maka kita bisa melindungi generasi muda dari ancaman narkotika,” ujar Juni.
Juni berharap, dengan meningkatnya kesadaran orang tua dan sinergi berbagai pihak, angka penyalahgunaan narkotika di kalangan remaja dapat ditekan. Generasi muda sebagai aset bangsa harus dijaga agar tetap berada di jalur yang positif dan produktif.
“Pengawasan orang tua bukan berarti membatasi, melainkan bentuk kepedulian dan perlindungan agar anak-anak tidak salah langkah dalam menentukan masa depan mereka,” pungkas Juni. (Dex)
- Penulis: Zainuddin

Saat ini belum ada komentar