Breaking News
light_mode

Pendopo Bupati Sintang Selesai Dibangun, Jarot: Rasa Bersalah Saya Berkurang

  • calendar_month Kam, 20 Feb 2020
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Bupati Sintang, Jarot Winarno menyatakan dengan selesainya pembanguan pendopo ini, rasa bersalah dirinya yang di beri tanggung jawab/amanah mendiami atau menjaga pendopo sudah berkurang. Pasalnya, pada 26 Juli 2018 lalu mengalami musibah kebakaran dan pada saat itu dirinya tidak berada di tempat karena mengikuti kegiatan di Jakarta.

“Paling tidak rasa bersalah saya sudah berkurang, karena saya di beri amanah untuk tinggal di pendopo, namun pada saat itu terjadi musibah, dan memang musibah itu pun tidak bisa kita elakkan karena kita manusia biasa,” ujarnya, Kamis (20/2020).

Jarot menyampaikan bahwa yang paling penting adalah tekat untuk membangun kembali, karena bangunan pendopo ini merupakan bangunan cagar budaya dan dirinya pun mengucap syukur pembangunan Pendopo sudah selesai.

“Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, pada akhirnya pendopo ini bisa kita selesaikan, dan hari ini kita tasyukuran mendoakannya, membaca doa selamat bersama-sama. Terima kasih kepada bapak/ibu yang telah hadir, kemudian tentu saja pada saatnya nanti upacara naik rumah pendopo ini, berbagai komponen bangsa akan kita undang, ini adalah rumah rakyat, rumah besar masyarakat Kabupaten Sintang,” pungkasnya.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Sintang, Zulkarnaen menyampaikan bahwa Pendopo Bupati Sintang ini merupakan bagunan cagar budaya yang tercatat di Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Kalimantan Timur, dimana pendopo Bupati Sintang ini di bangun pada tahun 1823 pada masa Sultan Ade Muhammad Yasin Kesultanan Sintang, yang bergelar Pangeran Ratu Adi Pati Muhammad Jamaluddin atau satu tahun setelah Belanda datang ke Kabupaten Sintang.

“Tepat 195 tahun berdirinya pendopo ini, atau pada Kamis 26 Juli 2018 lalu pendopo ini mengalami musibah atau kebakaran hebat yang menghaguskan seluruh bangunan atau konstruksi yang ada. Lalu kemudian kami mendapat perintah dari pak bupati untuk segera menyiapkan atau membangun kembali pendopo ini,” ungkapnya.

Dikatakan Zulkarnaen, Pendopo Bupati Sintang ini mulai di bangun kembali pada 18 Februari 2019, dimana pihaknya bekerjasama dengan Balai Pelestarian Cagar Budaya di Kalimantan Timur, yang memberikan tiga supervisi untuk pembangunan kembali pendopo. Pertama supervisi terkait model, dimana model di kembalikan kepada bentuk aslinya. Sementara arsitekturnya di dapat dari Belanda melalui Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang berupa foto.
Shingga di kompilasikan menjadi seperti aslinya atau tata letaknya di kembalikan ke model aslinya pada tahun 1823. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengalaman Kedua Ketua Dewan Sintang Membidik dan Menembak

    Pengalaman Kedua Ketua Dewan Sintang Membidik dan Menembak

    • calendar_month Ming, 3 Jul 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Florensius Ronny atau kerap disapa Ronny memegang senjata tembak. Momen tersebut terlihat saat event “Open Tournamen Menembak Pistol Kapuas Cup 2022” dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Yonif 642 Kapuas ke-57 yang berlangsung di lapangan tembak Bataliyon 642 Kapuas, Sabtu (2/7/2022). Meski di usianya yang […]

  • Pj Bupati Buka Pelatihan Produk Industri Kerajinan Unggulan Mempawah

    Pj Bupati Buka Pelatihan Produk Industri Kerajinan Unggulan Mempawah

    • calendar_month Rab, 13 Nov 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Penjabat (Pj) Bupati Mempawah, Ismail membuka pelatihan diversifikasi produk turunan tenun motif Awan Berarak dan pelatihan anyaman bahan keras alam dari bambu, rotan, dan lidi nipah di Gedung LLK UKM Mempawah, Rabu (13/11/2024). Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk Pj Ketua Dekranasda Mempawah Harleni, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Tenaga Kerja […]

  • Pasien Positif Covid-19 yang Diisolasi di RSUD Rubini, Ternyata Masuk Kategori OTG

    Pasien Positif Covid-19 yang Diisolasi di RSUD Rubini, Ternyata Masuk Kategori OTG

    • calendar_month Kam, 23 Apr 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Hingga Kamis (23/4/2020), kondisi kesehatan seorang warga asal Kecamatan Segedong, Kabupaten Mempawah yang positif Covid-19 dalam keadaan sehat dan tidak menunjukan gejala Covid-19 seperti batuk, demam serta sesak nafas. “Sampai hari ini kondisi kesehatan dalam keadaan sehat. Nah, inilah yang namanya orang tanpa gejala (OTG). Ternyata, OTG positif covid-19 ini tidak menunjukan gejala, […]

  • Pantau Hotspot Melalui Helikopter, Danrem 121/Abw: Perkebunan Rentan Karhutla

    Pantau Hotspot Melalui Helikopter, Danrem 121/Abw: Perkebunan Rentan Karhutla

    • calendar_month Sab, 30 Mar 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Danrem 121/Abw Brigjen TNI Bambang Trisnohadi meninjau hotspot di Bengkayang menggunakan helikopter Sabtu (30/3/2019). Dikesempatan tersebut, Danrem 121/Abw didampingi Kepala Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalbar, LO BNPB dan anggota DPRD Kalbar. Sebelumnya, selaku Wakil Komandan Satgas Siaga Darurat Penanganan Bencana Asap Akibat Kebakaran Hutan dan Lahan di wilayah Kalimantan Barat, Danrem mengikuti rapat koordinasi […]

  • Bupati Erlina Pimpin Sidang Munas VI Apkasi di Minahasa Utara

    Bupati Erlina Pimpin Sidang Munas VI Apkasi di Minahasa Utara

    • calendar_month Jum, 30 Mei 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Mempawah, Hj Erlina, ditunjuk sebagai salah satu pimpinan sidang Musyawarah Nasional (Munas) VI Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi), mewakili wilayah Indonesia bagian tengah, Jumat (30/5/2025). Penunjukan ini menegaskan peran strategisnya dalam kancah nasional, khususnya dalam memperjuangkan kepentingan daerah di forum-forum penting. Dalam Munas yang berlangsung di Minahasa Utara tersebut, Bupati Erlina […]

  • Muisah Penderita Penyakit Kencing Manis yang Dimanjakan Program JKN-KIS

    Muisah Penderita Penyakit Kencing Manis yang Dimanjakan Program JKN-KIS

    • calendar_month Rab, 25 Mar 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kehadiran Program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) di tengah masyarakat sejak tahun 2014 telah memberikan perubahan dalam sistem kesehatan di Indonesia. Program JKN-KIS telah memberikan akses yang lebih besar kepada masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan yang lebih baik. Biaya pelayanan kesehatan yang tinggi menjadikan masyarakat sulit untuk mengakses pelayanan kesehatan yang […]

expand_less