Breaking News
light_mode

Parkir di Pinggir Jalan Protokol, Dewan Sarankan Dishub Ambil Langkah Preventif

  • calendar_month Sab, 26 Nov 2022
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang mengimbau kepada semua pihak terutama yang memiliki kendaraan roda empat maupun enam supaya tidak parkir di bahu atau pinggir jalan karena bisa menuai kemacetan dan membahayakan pengguna jalan lainnya.

Tak ayal banyak mobil atau motor yang parkir sembarangan dan mengganggu kenyamanan. Mulai parkir di pinggir jalan dan depan rumah toko (Ruko), seperti di ruas Jalan D.I Panjaitan, Sintang.

Karenanya, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Mainar Puspa Sari minta kepada pemerintah daerah melalui instansi terkaitnya, seperti Dinas Perhubungan (Dishub) agar mengambil langkah preventif, khususnya kendaraan yang parkir di pinggir jalan protokol.

“Kami harapkan Dishub ambil langkah preventif  atau menertibkan kendaraan yang parkir di pinggir jalan,” kata Mainar Puspa Sari ketika dihubungi Lensakalbar.co.id, Sabtu (26/11/2022).

Srikandi DPRD Sintang ini, menilai parkir di pinggir jalan dapat membahayakan bagi pengguna jalan lainnya. Khususnya di jalan lalu lintas padat pengguna.

”Kendaraan yang parkir di jalur padat aktivitas kendaraan ini, sangat membahayakan para pengguna jalan khususnya para pengendara sepeda motor, serta merusak tatanan jalan. Apalagi jika yang parkir di pimggir jalan ini kendaraan roda empat, tentunya ruas jalan sempit, sehingga menimbulkan kemacetan arus lalu lintas,” kata Mainar Puspa Sari.

Kondisi tersebut, kata Politikus Partai Demokrat (PD), sering kali dikeluhkan oleh masyarakat yang melintas. Karenanya, Dishub diminta untuk segera menindaklanjuti hal tersebut.

“Kami mengimbau kepada masyarakat juga agar tidak memarkir kendaraannya di pinggir jalan, apalagi di jalur padat lalu lintas begitu juga untuk kendaraan lainnya,” tegasnya.

Fnomena parkir di pinggir jalan dianggap masyarakat sebagai sesuatu yang wajar-wajar saja, dengan anggapan mereka tidak mengganggu pengendara lain, padahal secara fakta, secara tidak langsung mereka juga ikut menyumbang faktor kemacetan yakni mempersempit lajur kendaraan.

“Parkir pinggir jalan dibenarkan selama tidak ada larangan parkir atau dilarang setop. Tetapi, tidak selamanya jika tak ada larangan kemudian pemilik kendaraan bisa parkir. Aturan itu linier dengan bahaya. Jadi kalau seandainya tidak ada rambu tapi berbahaya, maka sebaiknya tidak parkir,” pungkas Mainar Puspa Sari, wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Sintang 1 ini. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kafilah Mempawah Bertekad Raih Prestasi di MTQ XXVIII

    Kafilah Mempawah Bertekad Raih Prestasi di MTQ XXVIII

    • calendar_month Sel, 1 Sep 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kafilah Kabupaten Mempawah menyatakan siap mempertahankan prestasi pada MTQ XXVIII Kalimantan Barat yang akan dihelat di Kabupaten Sekadau, 16-21 September 2020 dan Kota Pontianak, 7-13 September 2020. Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten Mempawah, Ismail mengatakan, dalam MTQ XXVIII Kalimantan Barat di Sekadau dan Kota Pontianak ini, Mempawah mengirimkan 49 peserta […]

  • Sandan: Mudah-mudahan Pelantikan Pimpinan Definitif DPRD Sintang Digelar Minggu Ini

    Sandan: Mudah-mudahan Pelantikan Pimpinan Definitif DPRD Sintang Digelar Minggu Ini

    • calendar_month Sen, 14 Okt 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wakil Ketua Sementara Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Sandan memastikan pelantikan pimpinan definitif DPRD Sintang periode 2024-2019 dilakukan dalam waktu dekat ini. “Kalau informasi dari pak Sekwan itu dalam waktu dekat ini lah pelantikan pimpinan definitif DPRD Sintang. Mudah-mudahan dalam minggu-minggu ini lah ya,” kata Sandan ketika ditemui sejumlah awak media […]

  • Peserta Didik Sespimmen 60 Bagikan Masker untuk Memutus Rantai Penyebaran Covid-19

    Peserta Didik Sespimmen 60 Bagikan Masker untuk Memutus Rantai Penyebaran Covid-19

    • calendar_month Kam, 21 Mei 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Guna memutus rantai penyebaran virus Corona atau Covid-19 di Bumi Galaherang. Peserta Didik (Serdik), Kelompok Belajar (Pokjar) 18 Sespimmen Angkatan 60 tahun 2020, Dewa Ngakan Arinata membagikan masker kepada pengendara roda dua dan empat yang melintas di Jalan R Kusno Mempawah, Kamis (21/5/2020). “Hari ini kita bagikan masker untuk pengendara roda dua maupun […]

  • PLBN Sungai Kelik Jawab Persoalan Perbatasan

    PLBN Sungai Kelik Jawab Persoalan Perbatasan

    • calendar_month Jum, 8 Mar 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pucuk dicinta, ulam pun tiba. Mungkin pribahasa ini cocok untuk Pemerintah Kabupaten Sintang. Pasalnya setelah sekian lama menunggu, akhirnya pembangunan PLBN Sei Kelik/Jasa diakomodir oleh Pemerintah Pusat (Pempus). Bahkan di tahun anggaran 2019, Pempus telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp129 miliar untuk pembangunan PLBN dan Rp48 miliar untuk pembangunan ruas jalan Rasau, Jasa, dan […]

  • HUT ke-7, RSUD Kota Pontianak jadi Bintang Lima

    HUT ke-7, RSUD Kota Pontianak jadi Bintang Lima

    • calendar_month Kam, 24 Okt 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Tujuh tahun sudah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Syarif Mohamad Alkadrie (SSMA) Kota Pontianak beroperasi. Sejak diresmikannya pada tanggal 24 Oktober 2012 silam, kini RSUD SSMA menyandang predikat sebagai Rumah Sakit Paripurna Bintang Lima hasil dari akreditasi beberapa waktu lalu. Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono berharap rumah sakit ini bisa memberikan […]

  • Darurat Asap di Mempawah! Aktivitas Warga Lumpuh

    Darurat Asap di Mempawah! Aktivitas Warga Lumpuh

    • calendar_month Kam, 12 Feb 2026
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Desa Galang, Kecamatan Sungai Pinyuh, kian mengkhawatirkan. Asap pekat menyelimuti permukiman warga, memicu gangguan kesehatan hingga dilaporkan adanya korban meninggal dunia yang diduga akibat paparan asap. Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi, turun langsung meninjau lokasi kebakaran pada Kamis (12/2/2026). Ia menyebut kondisi di lapangan cukup berat, terutama […]

expand_less