Breaking News
light_mode

‘Nyanyian’ Bupati Erlina Soal Dampak Kenaikan Iuran BPJS di RDPU Komisi IX DPR RI

  • calendar_month Jum, 17 Jan 2020
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Bupati Mempawah, Hj Erlina ditunjuk mewakili Asosiasi Pemerintahan Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) menghadiri rapat dengar pendapat umum (RDPU) dengan Pimpinan Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Hj Nihayatul Wafiroh dan anggota lainnya di Ruang Rapat Komisi IX DPR RI, Kamis (16/1/2020).

Bupati Erlina yang juga menjabat sebagai Sekretaris Bidang Kerjasama Antar Daerah APKASI memberikan penekanan khsusus kepada pemerintah pusat (Pempus) terkait dampak kenaikan iuran BPJS Kesehatan bagi seluruh wilayah Indonesia.

Orang nomor satu di Bumi Galaherang inipun menilai bahwa pemerintah pusat (Pempus) mesti mengkaji ulang kembali pasca kenaikan iuran BPJS Kesehatan per 1 Januari 2020 lalu. Baik itu, kelas I, II, dan III.  Sebab, kondisi ini dinilainya begitu meresahkan bagi  seluruh daerah yang ada di Indonesia.

“Dalam rapat tadi kami sampaikan agar Pempus mengkaji ulang keputusan ini. Bahkan, kami juga menyarankan agar memperbaiki manajemen BPJS dan sistem pelayanan yang memudahkan masyarakat,” ujar Erlina.

Selain itu, dihadapan Ketua dan anggota Komisi IX DPR RI, Erlina dengan gambalngnya mengungkapkan tugakan peserta BPJS Kesehatan mulai dari kelas I, II, dan III. Menurutnya ada kurang lebih Rp 12 miliar tugakan peserta BPJS Kesehatan.

Nah, terkait kepersertaan kelas III ini, tentunya pemerintah daerah terbebani, apabila dialihkan menjadi tanggung jawab pemerintah kabupaten. Jadi, saran saya lebih baik kembali kepada yang dulu, jangan ada lagi kenaikan. Yang paling penting diperhatikan adalah manajemen dari pada BPJS kesehatan itu sendiri,” ungkapnya.

Dengan naiknya iuran BPJS Kesehatan, kata Erlina, maka akan berdampak juga pada beban keuangan daerah yakni, bagi masyarakat penerima bantuan iuran (PBI) APBD.

“Saya minta ini betul – betul dikaji ulang lagi lah, apakah mesti memang harus dinaikan atau diserahkan kepada daerah masing-masing untuk mengelolanya,” pungkasnya. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bangun Keadilan dan Kedamaian Masyarakat Desa

    Bangun Keadilan dan Kedamaian Masyarakat Desa

    • calendar_month Rab, 16 Nov 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintahan Desa merupakan ujung tombak pembangunan suatu daerah. Sebab, maju tidaknya masyarakat desa berkaitan erat dengan sistem penyelanggaran yang dilakukan pemerintah desa itu sendiri. Karena itu, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Florensius Ronny mengingatkan kembali kepada seluruh kepala desa (Kades) dan perangkatnya agar menciptakan inovasi dan kreativitas dalam membangun masyarakat […]

  • WNI Asal Mempawah Dikabarkan Jalani Karantina di Natuna, Ini Penjelasan Orangtuanya…

    WNI Asal Mempawah Dikabarkan Jalani Karantina di Natuna, Ini Penjelasan Orangtuanya…

    • calendar_month Rab, 5 Feb 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Beredar kabar seorang Warga Negara Indonesia (WNI) asal Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat menjalani masa karantina di Natuna pasca pulang dari Wuhan, China beberapa waktu lalu. Ihwal tersebut dibenarkan Ngatmo. Dimana, kata dia, anaknya sedang menjalani pendidikan di Hubei Politeknik. “Anak saya sekolah di Hubei Politeknik mengambil program MBBS, kalau disini fakultas kedokteran. […]

  • Riska Oktaviana Raih Medali Perak di PON Papua

    Riska Oktaviana Raih Medali Perak di PON Papua

    • calendar_month Sab, 9 Okt 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Lifter andalan Kabupaten Mempawah, Riska Oktaviana yang bertanding di kelas 87+ kilogram, harus puas dengan medali perak di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua, Sabtu (9/10/2021) di Auditorium Universitas Cenderawasih. Riska hanya mampu mencatatkan total angkatan seberat 223 kilogram (kg). Total angkatan yang dibukukan Riska kalah jauh dibandingkan lifter asal Aceh, Nurul […]

  • DPRD Minta Aparat Awasi Ketat Jalur Transportasi dan Perbatasan

    DPRD Minta Aparat Awasi Ketat Jalur Transportasi dan Perbatasan

    • calendar_month Ming, 15 Mar 2026
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Ancaman peredaran narkotika di Kabupaten Sintang kembali menjadi sorotan serius. Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Juni, mendesak aparat keamanan dari TNI dan Polri untuk memperketat pengawasan di sejumlah titik rawan yang diduga menjadi jalur masuk narkoba, terutama di kawasan perbatasan dan jalur transportasi strategis. Desakan ini muncul di tengah kekhawatiran meningkatnya aktivitas jaringan narkotika […]

  • Dukung Penyelidikan Dugaan Korupsi PJU

    Dukung Penyelidikan Dugaan Korupsi PJU

    • calendar_month Sen, 21 Agu 2017
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kalangan masyarakat mendukung penuh Polres Sintang menyelidiki dugaan korupsi penerangan jalan umum (PJU) Sintang. Hanya saja penyelidikan perlu tuntas hingga kasusnya menjadi terang benderang. “Sangat mendukung  sekali penyelidikan,” kata koordinator wilayah Laskar Anti Korupsi Kapuas Raya Abang Damsik, Senin (21/8). Menurut Damsik, asas praduga tidak bersalah tetap harus dikedepankan dalam penegakan hukum. Namun […]

  • DPRD Sintang Minta Seleksi JPTP Bebas Intervensi

    DPRD Sintang Minta Seleksi JPTP Bebas Intervensi

    • calendar_month Sen, 13 Apr 2026
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Sintang, Hikman Sudirman, menegaskan agar pelaksanaan seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) atau open bidding dilakukan secara profesional, transparan, dan sesuai dengan mekanisme yang berlaku. Ia mengingatkan agar proses tersebut tidak disusupi praktik titipan maupun transaksi jabatan. Menurut Hikman Sudirman, open bidding merupakan instrumen penting dalam menjaring […]

expand_less