Breaking News
light_mode

Masyarakat Timur Kalbar Desak Presiden Buka Moratorium Terbatas untuk Kapuas Raya

  • calendar_month Sab, 13 Des 2025
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Aspirasi masyarakat kawasan timur Kalimantan Barat kembali menggema dengan kuat. Dari Pendopo Bupati Sintang, Sabtu (13/12/2025), tokoh masyarakat dan pemangku kepentingan lima kabupaten perbatasan secara tegas mendesak Presiden RI H. Prabowo Subianto membuka moratorium terbatas pembentukan daerah otonomi baru (DOB) demi terwujudnya Provinsi Kapuas Raya.

Desakan tersebut disuarakan dalam Deklarasi Provinsi Kapuas Raya untuk Indonesia Jaya, yang dibacakan Kartiyus, Ketua Panitia Seminar Percepatan Pembentukan DOB Provinsi Kapuas Raya, di hadapan Gubernur Kalimantan Barat H. Ria Norsan, Ketua DPRD Kalbar, jajaran pemerintah daerah, DPRD dari lima kabupaten wilayah timur Kalbar, serta ratusan peserta seminar.

Pada kesempatan tersebut, Kartiyus menyatakan masyarakat dari Sanggau, Sekadau, Melawi, Sintang, dan Kapuas Hulu telah siap menjadi sebuah provinsi baru hasil pemekaran dari Kalimantan Barat.

Kartiyus menegaskan, pembentukan Provinsi Kapuas Raya bukanlah tuntutan administratif, melainkan kebutuhan strategis nasional.

“Pembentukan Provinsi Kapuas Raya memiliki nilai strategis untuk menopang stabilitas nasional, sejalan dengan kehadiran Ibu Kota Nusantara di Kalimantan Timur, sekaligus memperkuat keamanan dan pertahanan wilayah perbatasan barat Pulau Kalimantan,” tegas Kartiyus.

Lebih jauh, Kartiyus menekankan bahwa masyarakat lima kabupaten sepakat menyerahkan penuh perjuangan percepatan pembentukan Provinsi Kapuas Raya kepada Gubernur Kalbar H. Ria Norsan, dengan dukungan solid dari lima kepala daerah dan lima ketua DPRD kabupaten, serta seluruh pemangku kepentingan lintas sektor.

Tak hanya soal geopolitik dan pertahanan, pembentukan Provinsi Kapuas Raya diyakini akan menjadi mesin percepatan pembangunan kawasan perbatasan, terutama di wilayah Sanggau, Sintang, dan Kapuas Hulu yang selama ini kerap tertinggal dari pusat-pusat pertumbuhan ekonomi.

“Pembentukan DOB Provinsi Kapuas Raya adalah kewajiban negara. Negara harus hadir untuk menyejahterakan rakyat di perbatasan,” pungkas Kartiyus. (Kominfo/LK1)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tugas KUA Tak Hanya Urusi Nikah, Ini 9 Tupoksinya…

    Tugas KUA Tak Hanya Urusi Nikah, Ini 9 Tupoksinya…

    • calendar_month Kam, 31 Jan 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Mendengar nama Kantor Urusan Agama (KUA) sejatinya masyarakat awam hanya berfikir mengurus soal syarat pernikahan. Padahal KUA didirikan tidak hanya mengurus pernikahan saja. Sebab, berdasarkan Peraturan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor: 34 Tahun 2016 pasal 3, ada 9 tugas dan fungsi KUA yang harus dijalankan selain soal pernikahan. 9 tugas dan fungsi KUA […]

  • Pelayanan Publik Zona Merah, Ini Kata Dewan Sintang…

    Pelayanan Publik Zona Merah, Ini Kata Dewan Sintang…

    • calendar_month Jum, 23 Mar 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Masuk Zona Merah dalam pelayanan publik, sungguh sangat memprihatinkan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sintang harus bertindak cepat untuk memperbaikinya, sebelum menjadi citra buruk jalannya pemerintahan. “Raport merah ini harus segera dievaluasi,” tegas Anggota DPRD Sintang, Mainar Sari, setelah Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Kalbar menyerahkan hasil penilaian pelayanan publik di Kabupaten Sintang, Kamis (22/3). Menurut […]

  • Forkopimda Pantau Sejumlah Gereja

    Forkopimda Pantau Sejumlah Gereja

    • calendar_month Kam, 24 Des 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Pontianak melakukan monitoring ke sejumlah gereja di Kota Pontianak yang melaksanakan ibadah menyambut Hari Raya Natal. Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyatakan, peninjauan ke beberapa gereja yang ada di Kota Pontianak ini dalam rangka memastikan umat Kristiani melaksanakan ibadah dengan aman, nyaman dan damai. “Pantauan […]

  • Anggaran Minim, 21 Paket Jalan Produksi Perkebunan Sintang Dibangun dari Pokir Dewan
    OPD

    Anggaran Minim, 21 Paket Jalan Produksi Perkebunan Sintang Dibangun dari Pokir Dewan

    • calendar_month Ming, 1 Jun 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sebanyak 21 paket pembangunan jalan produksi perkebunan di Kabupaten Sintang pada tahun ini diketahui berasal dari aspirasi atau pokok-pokok pikiran (pokir) anggota DPRD. Sementara itu, Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Sintang mengaku belum memiliki anggaran sendiri untuk kegiatan tersebut. Kabid Sarana dan Prasarana Perlindungan Tanaman (Perlintan) Distanbun Sintang, Endang Gunawan, menjelaskan bahwa fokus […]

  • Warga Makassar Kagumi Keunikan Kostum Meriam Karbit dari Pontianak

    Warga Makassar Kagumi Keunikan Kostum Meriam Karbit dari Pontianak

    • calendar_month Kam, 13 Jul 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kostum ‘Delegacy of Meriam Karbit’ dan ‘Equator Van Borneo’ menjadi pusat perhatian para penonton Karnaval dan Pawai Budaya dalam rangkaian Rakernas Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) XVI di Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (12/7/2023) malam. Dua kostum yang dirancang sedemikian rupa menggambarkan ikon khas Kota Pontianak. Satu kostum dirancang dengan dua buah meriam […]

  • Bupati Mempawah Kukuhkan 29 Paskibraka

    Bupati Mempawah Kukuhkan 29 Paskibraka

    • calendar_month Jum, 15 Agu 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sebanyak 29 pelajar terbaik Kabupaten Mempawah resmi dikukuhkan sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) 2025 oleh Bupati Erlina dalam upacara khidmat di Aula Balairung Setia, Jumat (15/8/2025) malam. Bupati Erlina menegaskan, tugas mereka pada 17 Agustus mendatang bukan sekadar seremonial, melainkan amanah bersejarah untuk mengibarkan Sang Merah Putih pada peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan […]

expand_less