Breaking News
light_mode

Mahal, Pertamina Diminta Buka Data Gas Elpiji 3 Kg

  • calendar_month Kam, 6 Des 2018
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Pertamina diminta untuk trasnparan terkait data rill jumlah agen dan pangkalan yang ada di Kabupaten Sintang.  Pasalnya, harga gas elpiji 3 Kg  sudah mencapai Rp30 ribu per tabung di wilayah perkotaan. Sedangkan di pelosok kampung (pedalaman) seperti di Kecamatan Serawai, sudah mencapai Rp40 ribu hingga Rp45 ribu per tabung.

Kondisi inipun dinilai sudah diambang batas dan meresahkan masyarakat . “Kalau kita mau adil. Coba kita buka semuanya.  Berapa banyak jumlah agen dan pangkalan yang ada di Kabupaten Sintang. Ingat gas elpiji 3 Kg itu adalah subsidi yang diperuntukan untuk masyarakat kecil,” ucap anggota DPRD Sintang, Markus Jembari, Kamis (6/12/2018).

Begitu juga dengan berapa banyak pertamina mampu mensupply gas elpiji 3 Kg di setiap  kecamatan, desa , dan kelurahan. Pertamina harus trasnpran soal data tersebut.

“Di Sintang ada 14 Kecamatan, 391 Desa, dan 16 Kelurahan.  Setidaknya kita bisa hitung bersama, berapa kebutuhan gas elpiji 3 Kg di Kabupaten Sintang dalam waktu sehari. Begitu juga dengan data agen dan pangkalan yang ada di Kabupaten Sintang. Sejauh ini itu tidak pernah disampaikan ke publik,” tanya Markus.

Markus mengaku tidak tahu persis apakah stok gas elpiji 3 Kg di Kabupaten Sintang itu kurang atau lebih. Olehkarenanya, intansi terkait seperti, Disperindagkop dan UKM, Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPMPTSP), Camat, dan lainya lebih proaktif untuk mengawasinya.

“Mulai dari peredaran, peruntukan dan harga harus diawasi,” ujarnya.

Memang secara detail, kata Markus,  pertamina dan sub-sub penyalurnya adalah lembaga vertikal. Bukan berarti lepas dari pengawasan.  (Dex)

  • Penulis: lk-02 lk-02

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Malaysia Deportasi 254 TKI

    Malaysia Deportasi 254 TKI

    • calendar_month Jum, 2 Feb 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kerajaan Malaysia saat ini sedang gencar-gencarnya mendeportasi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal. Sepanjang Januari 2018 saja, 254 orang yang dipulangkan melalui Entikong, Kabupaten Sanggau. “Rata-rata mereka tidak memiliki dokumen yang lengkap dan ilegal. Artinya, hanya berbekal paspor,” kata Kepala Bidang (Kabid) Rehabilitasi Sosial, Dinas Sosial (Dinsos) Kalbar, Wiji, Kamis (1/2). Dia mengungkapkan, pada […]

  • Susun Raperda Hak-hak Adat, Dewan Studi Banding ke Lombok

    Susun Raperda Hak-hak Adat, Dewan Studi Banding ke Lombok

    • calendar_month Rab, 8 Nov 2017
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Untuk mendapat referensi dalam penyusuan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) terkait hak-hak adat, Anggota DPRD Kabupaten Sintang studi banding ke DPRD Kabupaten Lombok. “Hak-hak adat yang dipertahankan orangtua terdahulu sudah mulai terkikis. Makanya penyusunan Raperda ini sangat penting,” kata Terry Ibrahim, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sintang, kemarin. Baca: Bandara Tebelian Airport Dorong Pertumbuhan Ekonomi […]

  • Total Tunggakan Peserta BPJS Mandiri Kelas I,II, dan III Capai Rp16 Miliar

    Total Tunggakan Peserta BPJS Mandiri Kelas I,II, dan III Capai Rp16 Miliar

    • calendar_month Sen, 19 Apr 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kepala BPJS Cabang Sintang, Eka Susilamijaya mengatakan bahwa berdasarkan datanya, jumlah peserta mandiri BPJS Kesehatan di tahun 2020 mencapai 61,6 persen dari jumlah penduduk. Sementara, untuk jumlah peserta yang menunggak iuran untuk kelas III itu sebanyak 15 ribu jiwa di tahun 2020. “Ini baru kelas III, belum lagi kelas I dan II. Tapi […]

  • Pemkot Pontianak Akan Lebarkan Jalan Daya Nasional

    Pemkot Pontianak Akan Lebarkan Jalan Daya Nasional

    • calendar_month Rab, 29 Jul 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak akan melanjutkan beberapa proyek pembangunan yang sempat tertunda. Satu di antaranya pelebaran Jalan Daya Nasional Kelurahan Bansir Laut Kecamatan Pontianak Tenggara. Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengungkapkan pihaknya akan melanjutkan pelebaran Jalan Daya Nasional. “Jalan Daya Nasional akan dilebarkan dua hingga tiga meter,” ungkapnya saat meninjau lokasi jalan […]

  • Stok Aman! Sintang Pastikan Kurban 2025 Tanpa Hewan dari Luar
    OPD

    Stok Aman! Sintang Pastikan Kurban 2025 Tanpa Hewan dari Luar

    • calendar_month Sab, 24 Mei 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Menjelang Hari Raya Iduladha 1446 Hijriah, Kabupaten Sintang memastikan tidak akan mengalami kekurangan hewan kurban. Pasalnya, Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Sintang menyebut stok hewan kurban lokal mencukupi tanpa harus mendatangkan dari luar daerah. “Berdasarkan data tahun lalu, kebutuhan kurban di Sintang mencapai 642 ekor sapi dan 277 ekor kambing. Dengan populasi sapi […]

  • Erlina Hadiri Rakernas XVII Apkasi 2026 di Batam, Dorong Revisi UU Pemda dan Penguatan Otonomi Daerah

    Erlina Hadiri Rakernas XVII Apkasi 2026 di Batam, Dorong Revisi UU Pemda dan Penguatan Otonomi Daerah

    • calendar_month Sen, 19 Jan 2026
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Mempawah Erlina menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVII Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) Tahun 2026 di Aston Hotel Batam, Senin (19/1/2026). Rakernas ini menjadi panggung strategis para bupati se-Indonesia untuk menekan penguatan otonomi daerah, termasuk mendorong revisi Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Rakernas yang mengusung tema “Wujudkan Asta […]

expand_less