Lewat Raperda, DPRD Sintang Ingin Perkuat Peran Jamkrida Kalbar
- calendar_month Rab, 8 Apr 2026
- comment 0 komentar

LensaKalbar – Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Senen Maryono, menegaskan pentingnya penguatan peran lembaga penjaminan kredit daerah melalui penyertaan modal pemerintah, saat mengikuti kunjungan kerja Panitia Khusus (Pansus) 2 DPRD Sintang ke PT Jamkrida Kalimantan Barat di Pontianak, Selasa (7/4/2026).
Kunjungan tersebut difokuskan pada pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) terkait penyertaan modal Pemerintah Kabupaten Sintang ke Jamkrida Kalbar, sebagai langkah strategis dalam memperkuat akses pembiayaan dan stabilitas ekonomi daerah.
Senen Maryono menilai, keberadaan Jamkrida Kalbar sebagai lembaga penjaminan kredit daerah memiliki fungsi krusial dalam menjaga ekosistem keuangan, khususnya dalam menjamin kredit usaha masyarakat agar tetap sehat dan berkelanjutan.
Menurut politisi Partai PAN, dukungan konkret dari pemerintah daerah melalui penyertaan modal menjadi kunci untuk meningkatkan kapasitas lembaga tersebut.
“Kegiatan Lembaga Penjaminan Kredit Daerah Kalbar sebagai salah satu Perusahaan Umum Daerah sangat positif untuk didukung dan diperkuat melalui penyertaan modal dari masing-masing pemerintah daerah di Kalimantan Barat. Hal ini karena turut berupaya menciptakan kestabilan perekonomian dan keuangan di seluruh wilayah Kalbar, serta memberikan jaminan bahwa kredit usaha yang diberikan dapat berjalan dengan baik,” kata Senen Maryono.
Senen Maryono menambahkan, kebijakan penyertaan modal ini tidak hanya berdampak pada penguatan institusi, tetapi juga menjadi stimulus bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat, terutama pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di daerah.
Melalui pembahasan ini, DPRD Sintang menargetkan lahirnya regulasi yang tidak hanya memperkuat struktur permodalan Jamkrida Kalbar, tetapi juga memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat.
“Penyertaan modal tersebut kami harap mampu memperluas jangkauan penjaminan kredit, meningkatkan kepercayaan lembaga keuangan, serta membuka akses pembiayaan yang lebih inklusif bagi pelaku usaha di Kalbar, khususnya Sintang,” pungkas Senen Maryono. (Dex)
- Penulis: Zainuddin

Saat ini belum ada komentar