Breaking News
light_mode

Laporan Kinerja Bupati Jarot Periode 2016-2021 Dinilai Baik

  • calendar_month Rab, 14 Apr 2021
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Bupati Sintang, Jarot Winarno didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Yosepha Hasnah mengikuti pertemuan Ekspose Pemeriksaaan Akhir Masa Jabatan Kepala Daerah di Aula Adhyasta Utama Inspektorat Provinsi Kalimantan Barat, Rabu (14/4/2021).

Ekspose dilaksanakan oleh Inspektorat Provinsi Kalimantan Barat setelah dilakukan pemeriksaan oleh Tim Pemeriksa Inspektorat Provinsi Kalimantan Barat yang merupakan rangkaian dari Pemeriksaan Akhir Masa Jabatan Kepala Daerah Periode 2016-2021 Kabupaten Sintang.

Ekspose dilakukan langsung oleh Inspektur Provinsi Kalimantan Barat, Marlyna.

Rata-rata capaian kinerja Pemerintah Kabupaten Sintang periode 2016-2021 dinilai baik oleh Tim Pemeriksa Inspektorat Provinsi Kalimantan Barat.

“Alhamdulillah ya, laporan kinerja kita baik-baik saja, meskipun ada masukan yang harus segera mungkin kita laksanakan kedepannya,” ucap Bupati Jarot.

Inspektorat Provinsi Kalimantan Barat memberikan 5 (lima) rekomendasi kepada Pemerintah Kabupaten Sintang di antaranya memperhatikan hasil evaluasi capaian indikator kinerja RPJMD tahun 2016-2021 sebagai bahan acuan dalam penyempurnaan penyelenggaraan urusan pemerintahan daerah.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Sintang diminta untuk berkomitmen menyelaraskan tiga aspek utama pembangunan daerah dalam RPJMD. Pertama adalah aspek kesejahteraan masyarakat. Kedua, aspek daya saing daerah. Ketiga adalah aspek pelayanan umum.

“Apa yang menjadi petunjuk pihak Inspektorat akan kita jalankan, karena ini demi kebaikan kita bersama dalam membangun Kabupaten Sintang,” ujar Bupati Jarot.

Selanjutnya, tiap Kepala OPD penanggungjawab program kegiatan untuk komitmen dengan indikator penilaian yang mengalami penurunan dan tidak mencapai target. Kemudian, Pemerintah Kabupaten Sintang juga disarankan untuk merevisi RPJMD jika ketentuan peraturan perundang-undangan mengalami perubahan.

“Tentunya ini akan kita evaluasi lagi, sehingga roda pemerintahan kedepannya dapat berjalan dengan baik lagi. Begitu juga dengan OPD saya harap dapat mempertabggungjawabkan setiap kegiatan yang dikerjakan,” pungkas Bupati Sintang, Jarot Winarno. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Legislator Sintang Minta Menpan-RB Tinjau Ulang Aturan Passing Grade, Ini Alasannya…

    Legislator Sintang Minta Menpan-RB Tinjau Ulang Aturan Passing Grade, Ini Alasannya…

    • calendar_month Jum, 9 Nov 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang meminta kepada Pemerintah Pusat (Pempus) untuk meninjau ulang kembali aturan dan regulasi penerimaan CPNS 2018. Pasalnya, tiga passing grade yang ditetapkan oleh BKN, yakni TKP minimal 143, Tes Intelegensia Umum (TIU) minimal 80, dan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) minimal 75,  dinilai sangat tinggi dan tidak mungkinkan […]

  • Bupati Erlina Sampaikan LKPJ Tahun 2023

    Bupati Erlina Sampaikan LKPJ Tahun 2023

    • calendar_month Sel, 26 Mar 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Mempawah, Hj Erlina menghadiri Rapat Paripurna Penyampaian Penjelasan Bupati Mempawah mengenai Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Mempawah Tahun 2023. Rapat Paripurna tersebut dihadiri oleh 19 orang dari total 35 anggota DPRD Kabupaten Mempawah di Ruang Sidang Gedung DPRD Kabupaten Mempawah, Selasa (26/3/2024). Pada kesempatan tersebut, Bupati Erlina mengatakan bahwa penyampaian LKPJ kepala […]

  • Peran Pemerintah Masih jadi Tanda Tanya

    Peran Pemerintah Masih jadi Tanda Tanya

    • calendar_month Sen, 30 Mei 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Peran pemerintah dalam memberikan kesejahteraan bagi rakyatnya masih menjadi pertanyaan besar, terutama nasib bagi para petani kelapa sawit. Hal itupun diungkapkan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Sintang, Heri Jambri, Senin (30/5/2022). “Sejauh ini peran pemerintah masih jadi tanda tanya besar. Karena tiap kali persoalan petani muncul dan pemerintah hanya diam. Apakah […]

  • Pasca Kenaikan Iuran BPJS, 800 Peserta JKN-KIS Turun Kelas

    Pasca Kenaikan Iuran BPJS, 800 Peserta JKN-KIS Turun Kelas

    • calendar_month Kam, 13 Feb 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – IURAN BPJS Kesehatan resmi naik sejak per 1 Januari 2020. Kurang lebih 800 peserta memilih turun kelas, karena merasa terbebani saat membayar iuran. Lembaga penyelenggara Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) tersebut tidak mempermasalahkan jika ada peserta JKN-KIS yang turun kelas. Malah BPJS Kesehatan Cabang Sintang mengaku siap membantu peserta mandiri jika ada yang […]

  • RSUD Ade M Djoen Kebanjiran, Ini Penyebabnya…
    OPD

    RSUD Ade M Djoen Kebanjiran, Ini Penyebabnya…

    • calendar_month Kam, 18 Mar 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Hujan deras yang terjadi pada Kamis (18/3/2021) dini hari, ditambah dengan sistem drainase yang belum baik membuat lorong dan salah satu ruangan di Rumah Sakit (RS) Ade M Djoen, Jalan Oevang Oeray, Kecamatan Sintang tergenang air. Genangan tersebut masuk ke Instalasi Bedah Sentral dan Ruang Kebidanan. Terlihat perawat dan dokter yang sedang piket […]

  • Ini Tanggapan Senen Maryono Terkait Fatwa MUI

    Ini Tanggapan Senen Maryono Terkait Fatwa MUI

    • calendar_month Sel, 14 Nov 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sintang, Senen Maryono menanggapi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang mengeluarkan seruan untuk boikot produk-produk yang dikaitkan dengan Zionis. “Tentunya kita perlunya menjaga keseimbangan antara hak individu untuk menyatakan pendapat dan kepentingan nasional serta hubungan bilateral dengan negara-negara lain. Sebagai anggota DPRD, tugas Dewan adalah melindungi kepentingan […]

expand_less