Lapas Sintang Tes Urine Pegawai, Kusnadi: Ini Contoh Baik untuk Semua Instansi
- calendar_month Sen, 6 Apr 2026
- comment 0 komentar

Kusnadi, Anggota DPRD Sintang
LensaKalbar – Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Kusnadi, mengapresiasi langkah berani dan nyata yang dilakukan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sintang dengan melaksanakan tes urine terhadap 50 pegawainya, Senin (6/4/2026).
Langkah tersebut dinilai sebagai bentuk komitmen kuat dalam mendeteksi dini sekaligus mencegah potensi peredaran gelap narkotika di lingkungan lembaga pemasyarakatan.
Menurut politisi Partai PKB, upaya yang dilakukan Lapas Sintang tersebut patut menjadi contoh bagi instansi lain, khususnya dalam menciptakan lingkungan kerja yang bersih dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.
Kusnadi menegaskan pemberantasan narkotika harus dimulai dari internal lembaga itu sendiri agar memiliki kredibilitas dalam menjalankan fungsi pembinaan.
“Ini langkah yang sangat tepat dan patut diapresiasi. Pencegahan harus dimulai dari dalam. Dengan memastikan seluruh pegawai bersih dari narkoba, maka pengawasan terhadap warga binaan juga akan lebih maksimal,” ujar Kusnadi.
Kata Kusnadi, lembaga pemasyarakatan memiliki peran strategis dalam memutus mata rantai peredaran narkotika. Karena itu, integritas dan kedisiplinan petugas menjadi faktor utama dalam menjaga keamanan serta mencegah praktik-praktik ilegal di dalam lapas.
“Tes urine yang dilakukan secara berkala dapat menjadi instrumen efektif untuk menekan potensi penyalahgunaan narkotika di kalangan aparatur. Selain itu, langkah ini sekaligus memberikan pesan bahwa tidak ada toleransi terhadap pelanggaran hukum, terutama yang berkaitan dengan narkoba,” tegas Kusnadi.
“Upaya seperti ini harus dilakukan secara berkelanjutan, tidak hanya sekali saja. Ini penting untuk menjaga konsistensi dan memberikan efek jera,” tambah Kusnadi.
Lebih jauh, Kusnadi berharap kegiatan serupa dapat diperluas, tidak hanya di lingkungan lapas, tetapi juga di instansi pemerintahan lainnya. Ia menekankan pentingnya sinergi antar lembaga dalam memerangi peredaran narkotika yang saat ini menjadi ancaman serius bagi masyarakat.
Sementara itu, pelaksanaan tes urine terhadap puluhan pegawai Lapas Kelas IIB Sintang dilakukan sebagai bagian dari langkah deteksi dini dan pencegahan. Kegiatan ini bertujuan memastikan seluruh petugas dalam kondisi bebas dari penyalahgunaan narkotika serta mendukung terciptanya lingkungan kerja yang profesional dan berintegritas.
“Dengan adanya langkah konkret tersebut, kami berharap Lapas Sintang dapat menjadi garda terdepan dalam upaya pemberantasan narkoba, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi pemasyarakatan,” pungkas Kusnadi. (Dex)
- Penulis: Zainuddin

Saat ini belum ada komentar