Breaking News
light_mode

Kejati Kalbar Geledah Kantor Perusda Aneka Usaha, Usut Dugaan Korupsi Proyek Pudkot 2018

  • calendar_month Rab, 17 Des 2025
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat (Kejati Kalbar) menggeledah Kantor Perusahaan Daerah (Perusda) Aneka Usaha Provinsi Kalimantan Barat, Rabu (17/12/2025).

Langkah ini dilakukan dalam penyidikan dugaan tindak pidana korupsi proyek pembangunan Pusat Distribusi Kota (Pudkot) dan pembangunan Kantor Perusda Tahun Anggaran 2018.

Penggeledahan yang dimulai sekitar pukul 10.18 WIB itu menandai babak penting dalam pengusutan perkara yang diduga melibatkan penyimpangan penggunaan keuangan daerah.

Tim penyidik menyisir sejumlah ruangan strategis untuk mengamankan dokumen, data, serta barang bukti yang diyakini berkaitan langsung dengan proyek bermasalah tersebut.

Sebelum melakukan penggeledahan, penyidik Kejati Kalbar telah memeriksa sejumlah saksi kunci, mulai dari pihak pelaksana pekerjaan, pengawas proyek, hingga pihak-pihak lain yang memahami proses perencanaan dan pelaksanaan pekerjaan fisik. Pemeriksaan ini dilakukan guna memperkuat konstruksi perkara dan memastikan kecukupan alat bukti.

Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat, Dr. Emilwan Ridwan, membenarkan adanya upaya paksa tersebut.

Ia menegaskan bahwa penyidikan perkara ini tidak berhenti pada formalitas, melainkan diarahkan untuk mengungkap secara tuntas siapa saja yang harus bertanggung jawab secara hukum.

“Kami fokus membuat terang perkara dan menentukan pihak-pihak yang bertanggung jawab berdasarkan alat bukti, bukan asumsi,” tegas Emilwan.

Menurutnya, dokumen dan barang bukti yang ditemukan saat penggeledahan akan dikaji secara mendalam dan dikembangkan bersama keterangan saksi yang telah diperoleh penyidik.

Kejati Kalbar, kata Emilwan, berkomitmen menuntaskan perkara ini secara objektif, akuntabel, dan transparan.

Ia juga menekankan bahwa pengusutan dugaan korupsi proyek Pudkot ini merupakan bagian dari upaya membersihkan tata kelola pengelolaan keuangan daerah serta memulihkan kepercayaan publik terhadap penegakan hukum.

“Tidak ada ruang bagi penyimpangan keuangan daerah. Penegakan hukum dilakukan tanpa pandang bulu,” ujarnya.

Olehkarenanya, Kejati Kalbar mengajak masyarakat untuk terus mengawasi dan mendukung proses penegakan hukum.

“Partisipasi publik dinilai penting agar upaya pemberantasan korupsi di Kalimantan Barat berjalan konsisten dan berpihak pada kepentingan rakyat,” pungkasnya. (LK1)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Izinkan Gelar Salat Tarawih di Masjid, Edi Kamtono: Tekankan Prokes!

    Pemkot Izinkan Gelar Salat Tarawih di Masjid, Edi Kamtono: Tekankan Prokes!

    • calendar_month Sel, 6 Apr 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono selaku Ketua Satgas Covid-19 Kota Pontianak, menyatakan, pelaksanaan ibadah selama bulan Ramadan seperti Salat Tarawih berjamaah diperbolehkan, dengan catatan tetap menerapkan protokol kesehatan. “Untuk ibadah salat tarawih di masjid kita izinkan dengan menerapkan protokol kesehatan,” ujarnya, Selasa (6/4/2021). Menurutnya, positivity rate penularan Covid-19 di Kota Pontianak masih […]

  • Protes dan Tagih Janji Gubernur Kalbar, Ruas Jalan Simba Raya Diblokir

    Protes dan Tagih Janji Gubernur Kalbar, Ruas Jalan Simba Raya Diblokir

    • calendar_month Rab, 13 Feb 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Meskipun warga terus mengeluh, Pemerintah Kabupaten Sintang belum juga bergerak untuk memperbaiki sejumlah ruas jalan di Desa Simba Raya yang menghubungkan empat kecamatan seperti, Binjai Hulu, Ketungau Hilir, Tengah, dan Hulu. Olehkarenanya, Selasa (12/2/2019), warga Desa Simba Raya yang dipimpin Remegius melakukan pemblokiran ruas jalan tersebut. Langkah itu diambil sebagai bentuk protes warga […]

  • Edi Minta Data PKH Divalidasi dan Diperbaharui

    Edi Minta Data PKH Divalidasi dan Diperbaharui

    • calendar_month Jum, 7 Jul 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sebanyak 10.957 Kepala Keluarga (KK) di Kota Pontianak telah terdaftar sebagai penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) tahun 2023 tahap kedua oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak lewat Dinas Sosial (Dinsos) Kota Pontianak. Di tahap pertama, sebanyak 308 KK telah lulus penerima bantuan PKH. Sebelumnya pada akhir tahun 2022, Dinsos Kota Pontianak lewat SDM […]

  • Dewan Prihatin Aksi Anak Bawah Umur Keliling Bawa Sajam

    Dewan Prihatin Aksi Anak Bawah Umur Keliling Bawa Sajam

    • calendar_month Kam, 10 Okt 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Muhammad Chomain Wahab mengaku sangat prihatin dengan semakin maraknya aksi anak dibawah umur keliling dengan membawa senjata tajam (Sajam) dan tindakan kriminal lainnya di berbagai daerah. Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menilai, aksi tersebut sudah diluar batas. Bahkan, di malam hari anak-anak dibawah umur  […]

  • Tanam Pohon Serentak untuk Kalbar Teduh, Hijau dan Lesetari

    Tanam Pohon Serentak untuk Kalbar Teduh, Hijau dan Lesetari

    • calendar_month Sel, 19 Jul 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sudah bukan hal asing lagi bagi Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menanam pohon. Bahkan dirinya menjadikan hal tersebut sebagai kebiasaan, sekaligus menjadi upaya menjaga kelestarian lingkungan. Salah satunya yang dia lakukan dalam agenda Penanaman Pohon Serentak untuk Kalimantan Barat Teduh, Hijau dan Lestari dalam Rangka Pemulihan Hutan dan Lahan Sebagai Upaya Mendukung […]

  • Imbau Rakyatnya Kenakan Masker Dobel

    Imbau Rakyatnya Kenakan Masker Dobel

    • calendar_month Jum, 9 Jul 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Menyikapi lonjakan kasus konfirmasi positif Covid-19 serta munculnya beberapa varian baru virus corona, Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengajak warga untuk memperketat protokol kesehatan. Penggunaan masker bila perlu dua lapis sebagaimana anjuran ahli kesehatan. “Karena kita tidak tahu di Kota Pontianak apakah sudah masuk varian baru atau belum, kalau itu sudah ada […]

expand_less