Breaking News
light_mode

Kampung Sehat Merak Wujudkan Masyarakat Sehat dan Cerdas

  • calendar_month Sab, 17 Apr 2021
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Kampung Sehat Merak binaan Nasyiatul Aisyiyah di Gang Merak II Kelurahan Mariana Kecamatan Pontianak Kota diresmikan Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono.

Dilaunchingnya Kampung Sehat Merak ini sekaligus dirangkaikan dengan kegiatan bakti sosial pembagian sembako bagi masyarakat sekitar serta layanan kesehatan gratis. Edi mengapresiasi inisiasi Nasyiatul Aisyiyah yang membentuk lingkungan itu menjadi Kampung Sehat.

Menurutnya, keberadaan Kampung Sehat ini memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar maupun lingkungannya. Sebab dengan masyarakat yang sehat dan cerdas, tentu akan tercipta lingkungan yang sehat pula.

“Kampung Sehat ini bisa menjadi role model bagi kawasan lainnya di Pontianak,” ujarnya usai melaunching Kampung Sehat di SD Muhammadiyah 03 Kelurahan Mariana Kecamatan Pontianak Kota, Sabtu (17/4/2021).

Ia mengatakan, komponen untuk mewujudkan kampung sehat adalah lingkungan dan masyarakatnya harus sehat, termasuk perilaku pola hidup sehat masyarakat. Hal ini secara parsial sudah diwujudkan Kampung Sehat Merak di bawah binaan Nasyiatul Aisyiyah. Namun perlu terus berkolaborasi dengan berbagai pihak.

Untuk itu, dia berharap masyarakat terus aktif dalam mewujudkan kampung sehat ini dengan didukung RT/RW, lurah dan camat. “Outputnya, tidak ada lagi masyarakat di lingkungan ini yang tidak sehat, sebagian besar sehat-sehat semua,” tuturnya.

Edi menilai Kampung Sehat ini menginspirasi dan memotivasi pihak lain dalam berkontribusi bagi kesehatan masyarakat. Dia berharap kegiatan ini tidak hanya sampai di sini saja, melainkan terus berkelanjutan.

“Sehingga dengan dilaunchingnya Kampung Sehat ini akan menuju masyarakat yang cerdas,” imbuhnya.

Ketua Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah Kota Pontianak, Ufi Ruhamah menjelaskan, selama ini pihaknya melaksanakan kegiatan bakti sosial, pembagian bantuan sembako pada warga setempat serta layanan pemeriksaan kesehatan gratis. Berlatar belakang itulah, Nasyiatul Aisyiyah Kota Pontianak membentuk Kampung Sehat Merak bekerjasama dengan Kitamura, Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pontianak, Nasyiatul Aisyiyah dan warga setempat didukung RT/RW serta lurah dan camat setempat.

Alhamdulillah, kampung sehat ini bisa kita wujudkan,” ucapnya.

Dalam melaksanakan kegiatan ini, pihaknya juga bersinergi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar, dan selanjutnya Dinas Kesehatan Kota Pontianak.

“Peran Pemkot Pontianak dalam hal ini cukup besar sekali sehingga Wali Kota berkenan hadir,” sebut Ufi.

Berbagai aktivitas yang menjadi program Kampung Sehat dilaksanakan secara berkelanjutan. Mulai dari layanan pemeriksaan kesehatan gratis, pembagian sembako, khitanan massal dan edukasi kesehatan.

“Kami juga akan memberikan pendidikan bagi anak-anak lingkungan sekitar khususnya di RW 08 Kelurahan Mariana,” ungkapnya. (LK1/prokopim)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Erlina: Batasi Pengunaan Smartphone pada Anak

    Bupati Erlina: Batasi Pengunaan Smartphone pada Anak

    • calendar_month Rab, 26 Jul 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Era digitalisasi merupakan masa dimana semua orang dapat saling berkomunikasi meskipun jarak di antara mereka berjauhan, semua terasa dekat dengan perkembangan teknologi dan informasi. Semua informasi dapat mudah diketahui dengan begitu cepat. Pada Era digital ini juga telah membawa perubahan sangat berbeda dengan era sebelumnya. Perubahan dan pengaruh era digital sangat terasa pada […]

  • Sadaniang Terpilih Menjadi Kawasan Perdesaan Prioritas Nasional

    Sadaniang Terpilih Menjadi Kawasan Perdesaan Prioritas Nasional

    • calendar_month Kam, 5 Sep 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kecamatan Sadaniang, Kabupaten Mempawah terpilih menjadi salah satu kecamatan yang dicanangkan sebagai Kawasan Perdesaan Prioritas Nasional (KPPN). Pencanangan tersebut dirangkai sekaligus dengan peluncuran Program Responsive Innovation Fund (RIF) tahap 2, dan peresmian Rice Milling Unit (RMU) serta Rumah Pajang PI Prukades (Pusat Inkubator Produk Unggulan Desa), Kamis (5/9/2019). Kegiatan tersebut dihadiri Dirjen Pembanguan […]

  • Isra Mi’raj, Momen Wujudkan Rasa Syukur

    Isra Mi’raj, Momen Wujudkan Rasa Syukur

    • calendar_month Sen, 13 Feb 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar –Wakil Bupati Mempawah, H Muhammad Pagi menghadiri Pengajian Akbar dalam rangka memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW di Masjid Baiturahman, Desa Nusapati, Kecamatan Sungai Pinyuh, Senin (13/2/2023) malam. Pada kesempatan tersebut, Wabup Pagi mengucapkan terimakasih dan mengapreasiasi panitia acara yang secara rutin mengadakan peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW setiap tahunnya. “Alhamdulillah ya, malam […]

  • Terancam jadi Klaster Pertama, Gugus Tugas Sarankan 2.400 Pekerja PT WIKA di Rapid Test

    Terancam jadi Klaster Pertama, Gugus Tugas Sarankan 2.400 Pekerja PT WIKA di Rapid Test

    • calendar_month Sen, 4 Mei 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – P warga Jombang, Provinsi Jawa Timur yang dinyatakan positif Covid-19 setelah hasil Swab Litbangkes Jakarta keluar, Sabtu (2/5/2020) lalu. P terancam menjadi klaster pertama penularan virus Corona atau Covid-19 bagi 2.400 pekerja di lingkungan PT WIKA dan warga setempat yang ada di Kecamatan Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah. Karena itu, Tim Gugus Tugas Covid-19 […]

  • BPNT Harus Sentuh Produk Lokal

    BPNT Harus Sentuh Produk Lokal

    • calendar_month Jum, 6 Mar 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Pusat melalui Kementerian Sosial telah meluncurkan program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), bantuan ini diberikan kepada masyarakat tidak mampu dalam bentuk barang yang dapat memenuhi kebutuhan pangan mereka. Berkaitan dengan bantuan pangan non tunai ini, Bupati Landak, Karolin Margret Natasa berharap barang- barang yang disalurkan untuk masyarakat tidak mampu ini diambil dari […]

  • Raperda Ketenagakerjaan, Toni: Perusahaan Sawit Wajib Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal

    Raperda Ketenagakerjaan, Toni: Perusahaan Sawit Wajib Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal

    • calendar_month Sel, 7 Apr 2026
    • 0Komentar

    LensaKalbar – DPRD Kabupaten Sintang mulai mengirim sinyal tegas kepada perusahaan perkebunan kelapa sawit yang beroperasi di wilayahnya. Melalui pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Ketenagakerjaan dan Penempatan Tenaga Kerja Lokal, Panitia Khusus (Pansus) 1 menegaskan tidak akan lagi memberi ruang kompromi dalam hal serapan tenaga kerja lokal. Ketua Pansus 1 DPRD Sintang, Toni, […]

expand_less