Breaking News
light_mode

Jarot Buktikan Membangun dari Pinggiran

  • calendar_month Sel, 29 Agu 2017
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Membangun daerah dari pinggiran merupakan salah satu dari enam penggerak pembangunan (prime over) Kabupaten Sintang. Salah satu buktinya, pembangunan Kantor Camat Ketungau Tengah yang baru saja diresmikan.

“Dengan kantor baru ini diharapkan menjadi motivasi bagi pegawai kecamatan untuk dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” kata dr. Jarot Winarno M.Med.Ph, Bupati Sintang usai meresmikan Kantor Camat Ketungau Tengah.

Peresmian Kantor Camat Ketungau Tengah itu ditandai dengan penandatangan prasasti dan pembukaan tirai plang nama di halaman depan kantor camat di daerah pinggiran Kabupaten Sintang ini.

Dalam kesempatan tersebut, Jarot mengatakan, baik Pemerintah Pusat (Pempus), Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalbar maupun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sintang bersamasama membangun wilayah Terluar, Terdepan dan Tertinggal (3T).

“Wilayah 3T seperti Ketungan ini mendapatkan prioritas pembangunan, termasuk pusat-pusat pemerintahan kecamatan seperi di Ketungau Tengah ini,” kata Jarot.

Membangun daerah pinggiran bukan pekerjaan mudah. Tetapi sesulit apapun itu, akan menjadi mudah kalau dikerjakan bersamasama. “Dengan kekompakan antara masyarakat dengan pemerintah,” jelas Jarot.

Masih dalam suasana kemeriahan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 RI ini, Jarot mengajak semua masyarakat untuk bersatu padu, bersama-sama membangun Kabupaten Sintang. Dia sangat berherap semua warga mendukung pemerintah dalam pembangunan yagn dimulai dari pinggiran ini.

“Dukungan tidak sulit, hanya dengan merawat yang sudah dibangun, kita jaga benar-benar bangunan Kantor Camat yang baru ini,” pesan Jarot.

Di tempat yang sama, Camat Ketungau Tengah, Dakun mengungkapkan, pembangunan gedung baru ini sudah sejak lama diusulkan.

“Ini merupakan mimpi kami untuk memperluas bangunan gedung baru. Dengan ini, dapat memotivitasi pegawai dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bagian (Kabag) Pengelola Perbatasan, Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Sintang, Andon menjelaskan, pembangunan Kantor Camat Ketungau ini menggunakan dana tugas pembantuan APBN Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Administrasi Kewilayah, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Estimasi biayanya, Rp1,013 Miliar pada Tahun Anggaran (TA) 2017. Tahun depan dianggarkan lagi untuk membangun Aula Kantor Camat Ketungau Tengah.

“Pembangunan gedung Kantor Camat Ketungau Tengah yang baru ini dilaksanakan selama 240 hari, dengan 120 pelaksanaan hari kerja, dan 120 hari pemeliharaan. Gedung ini seluas 300 meter persegi, dengan Panjang 20 meter dan luas 15 meter,” rinci Andon. (Dex)

  • Penulis: lk-02 lk-02

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PDAM Akan Gratiskan Tagihan MBR dan Sosial

    PDAM Akan Gratiskan Tagihan MBR dan Sosial

    • calendar_month Ming, 19 Apr 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sebagai upaya menangani persoalan sosial akibat dampak pandemi virus corona (Covid-19), Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak akan membebaskan tagihan PDAM bagi tarif golongan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dan sosial. Sedangkan tarif golongan menengah, tagihan pemakaian air leding mendapat potongan 30 persen. Golongan tarif sosial seperti rumah ibadah. “Rencana ini akan kita berlakukan selama tiga […]

  • Akhirnya, PT KAP dan DPU Peduli dengan Jalan Sepauk

    Akhirnya, PT KAP dan DPU Peduli dengan Jalan Sepauk

    • calendar_month Sab, 6 Jul 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pengendara roda dua dan empat saat ini tidak perlu was-was lagi apabila melewati ruas jalan simpang lengkenat menuju ibukota Kecamatan Sepauk. Paslanya 11 titik ruas jalan berlubang itu telah ditimbun oleh PT KAP dan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Sintang. “Baru 4 titik ditimbun. Targetnya Senin 11 titik semuanya selesai ditimbun,” kata Kapolsek Sepauk, […]

  • Jaga Peradaban Tepian Sungai

    Jaga Peradaban Tepian Sungai

    • calendar_month Rab, 30 Mei 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Hanya sedikit di Indonesia yang masih kental dengan peradaban tepian sungainya. Ibu Kota Kabupaten Sintang di antaranya yang sangat khas. Ini harus selalu dijaga. “Kota Sintang ini dikelilingi dua sungai, yakni Sungai Kapuas dan Sungai Melawi, yang bertemu di persimpangan yang disebut Saka Tiga,” kata Bupati Sintang, Jarot Winarno ketika Buka Puasa Bersama […]

  • Dewan Prihatin dengan Kondisi SMP 6 Pangkal Baru

    Dewan Prihatin dengan Kondisi SMP 6 Pangkal Baru

    • calendar_month Kam, 12 Okt 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) 6 di Desa Pangkal Baru, Kecamatan Tempunak terpaksa menumpang di Sekolah Dasar (SD), akibat kurangnya ruang kelas. Hal ini diungkapkan Nikodemus, anggota Dean Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, ketika ditemui di Gedung Parlemen Sintang, Kamis (12/10/2023). Pada kesempatan tersebut, Nikodemus mengaku cukup prihatin dengan keadaan SMP 6 […]

  • Mempawah jadi Satu-satunya Kabupaten Terima Bantek RDTR

    Mempawah jadi Satu-satunya Kabupaten Terima Bantek RDTR

    • calendar_month Rab, 9 Agu 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Mempawah, Hj Erlina menandatangani Pakta Integritas sebagai wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Mempawah pada percepatan pelaksanaan dan penyelesaian Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) di The Tribrata Darmawangsa, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (9/8/2023). Kegiatan juga dirangkaikan dengan Rakor Tindak Lanjut Kegiatan Bantuan Teknis Penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) melalui Anggaran Belanja […]

  • 8 ASN Koruptor Dipecat Tidak dengan Hormat, 2 ASN Katanya Masih Diproses?

    8 ASN Koruptor Dipecat Tidak dengan Hormat, 2 ASN Katanya Masih Diproses?

    • calendar_month Rab, 16 Jan 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Entah pertimbangan apa yang sedang dipikirkan oleh Bupati Sintang, Jarot Winarno, Wakil Bupati Sintang, Askiman dan Sekertaris Daerah Sintang, Yosepha Hasnah terkait menindaklanjuti Surat Keputusan Bersama (SKB) Mendagri, Menpan RB, dan BKN. Pasalnya dari 10 ASN koruptor yang sudah mendapatkan kekuatan hukum tetap (Inkrah). Ada dua ASN yang saat ini SK pemberhentiannya masih […]

expand_less