Breaking News
light_mode

Jangan Retorika doank Kalau Pendidikan itu Penting

  • calendar_month Sen, 14 Mei 2018
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Pemerintah Pusat (Pempus) jangan hanya beretorika bahwa bidang pendidikan itu penting. Tetapi harus nyata program dan langkah-langkahnya untuk mengatasi berbagai persoalan di dunia pendidikan. Terutama di daerah-daerah.

“Banyak permasalahan dunia pendidikan di daerah, seperti di Kabupaten Sintang,” kata Ketua Komisi C DPRD Sintang, Herimaturida, kemarin.

Legislator Partai Gerindra mengungkapkan, dunia pendidikan di Bumi Senentang ini dihadapkan pada persoalan minimnya fasilitas.

“Mohon jadi perhatian Pemerintah Provinsi dan Pusat,” kata Herimaturida.

Contohnya, ungkap Herimaturida, ketika pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). “Semua sekolah mengeluh, baik swasta maupun negeri. Karena hanya sekolah tertentu yang sudah memenuhi persyaratan untuk UNBK,” ucapnya.

Hal semacam ini, menurut dia, tentunya menjadi penghambat untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai salah satu tujuan pendidikan.

“Mutu pendidikan memang tidak bisa lepas dari ketersediaan sarana dan prasarana,” katanya.

Kemudian, lanjut dia, sebenarnya tamatan Strata Satu (S1) dan S2 Pendidikan di Kabupaten Sintang ini sudah banyak.

“Istilahnya sudah  belonggok,” tuturnya.

Persoalannya, ungkap Herimaturida, sekolah-sekolah tidak mampu merekrut para sarjana pendidikan itu. “Karena masalah gaji, honor dan pemerintah moratorium penerimaan CASN (Calon Aparatur Sipil Negara) terus menerus,” sesalnya.

Kondisi itu diperparah lagi dengan pembatasan penerimaan honor daerah oleh Pempus. Ini menjadi persoalan.

“Mau dijadikan apa negara ini kalau terus menerus seperti ini,” kesalnya.

Banyak sekali sekolah yang hanya memiliki satu atau dua guru berstatus ASN, baik tingkat SD maupun SMP. Sementara yang honor hanya mengandalkan Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

“Berapalah honor dari BOS. Sehingga tidak jarang mereka itu mengajar hanya sekedar mengajar, tidak maksimal. Karena mereka memikirkan bagaimana harus mencari nafkah,” bebernya.

Kalau permasalahan-permasalahan ini tidak segera dituntaskan, bagaimana SDM daerah bisa berdaya saing.

“Kapan anak-anak kita bisa bersaing di tingkat luar, kalau hal-hal kecil seperti ini sulit diatasi,” tutupnya. (Dex)

  • Penulis: lk-02 lk-02

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tempat Ibadah Dipersilakan Beraktivitas, Tapi…

    Tempat Ibadah Dipersilakan Beraktivitas, Tapi…

    • calendar_month Jum, 5 Jun 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Seiring dengan mulai menuju tatanan kehidupan normal baru, sejumlah tempat ibadah di Kota Pontianak mulai membuka aktivitas ibadah. Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono mempersilakan tempat ibadah untuk melaksanakan kegiatan ibadah dengan tetap mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19. “Mulai hari ini, Jumat (5/6/2020), para pengurus atau pengelola tempat ibadah silakan melaksanakan […]

  • Petasan Korem 121/Abw Bantu Pendidikan di SMPN 1 Jagoi Babang

    Petasan Korem 121/Abw Bantu Pendidikan di SMPN 1 Jagoi Babang

    • calendar_month Sen, 4 Feb 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sebagai wujud kepedulian terhadap dunia pendidikan di wiilayah perbatasan Kalbar. Korem 121/Abw melaunching program pengabdian tanpa batas tentara di perbatasan (Petasan) di SMPN 1 Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, Senin (4/2/2019). “Ini salah satu bentuk kepedulian Korem 121/Abw kepada dunia  pendidikan. Terutama di wilayah perbatasan. Mengingat kondisi sarana dan prasarana pendidikannya masih memerlukan kepedulian […]

  • Ronny: Keterbatasan Anggaran Penyebab Usulan Mentok

    Ronny: Keterbatasan Anggaran Penyebab Usulan Mentok

    • calendar_month Jum, 1 Jul 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Florensius Ronny menyadari tiap usulan atau aspirasi yang disampaikan masyarakat tentunya tidak berjalan mulus atau dapat direalisasikan pemerintah daerah. Hal itupun disebabkan kondisi postur Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) mengalami keterbatasan. Dimana ungkap Florensius Ronny, di tahun 2022 ini APBD Sintang bertahan di angka Rp1,7 […]

  • Pempus Gelontorkan Rp55 Miliar untuk Pelebaran dan Pemeliharaan Jalan di Mempawah

    Pempus Gelontorkan Rp55 Miliar untuk Pelebaran dan Pemeliharaan Jalan di Mempawah

    • calendar_month Rab, 29 Jan 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Pusat (Pempus) menggelontorkan anggaran tahun 2020 sebanyak Rp 55 miliar. Pagu dana berasal APBN itu guna menangani pelebaran dan pemeliharaan ruas jalan di Kabupaten Mempawah. Khusus untuk pelebaran jalan dimulai dari Tugu Tani – Raden Kusno – Makam Pahlawan. “Ini ruas khusus untuk pelebaran. Untuk pemiliharan ada titik – titik tertentu, saya […]

  • Karena Pemilu, Berkas Perkara Kepsek SDLB Baru Capai 85 Persen

    Karena Pemilu, Berkas Perkara Kepsek SDLB Baru Capai 85 Persen

    • calendar_month Rab, 22 Mei 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kasus dugaan korupsi di SDLBN 16 Sintang terus diproses Kejaksaan Negeri Sintang. Saat ini, proses penghitungan kerugian negara yang dilakukan internal Kejari Sintang hampir rampung. “Harapan kami, setelah lebaran segera dilaksanakan tahap II. Karena, proses pemberkasan sudah 85 persen selesai,” kata Kepala Kejaksaan Negeri Sintang Imran melalui Kasi Intel, Sofian, Rabu (22/5/2019). Sebelumnya, kata […]

  • Bupati Erlina Serahkan Bantuan Cadangan Pangan Beras di Kecamatan Toho

    Bupati Erlina Serahkan Bantuan Cadangan Pangan Beras di Kecamatan Toho

    • calendar_month Kam, 29 Feb 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Mempawah, Hj Erlina kembali menyerahkan Bantuan Cadangan Pangan Beras Pemerintah Tahun 2024 untuk masyarakat di Kecamatan Toho, Kamis (29/2/2024). Bupati Erlina mengatakan bahwa, bantuan berupa beras 10kg yang diserahkan merupakan upaya pemerintah dalam membantu masyarakat ditengah kondisi kenaikan harga barang pokok terutama beras karena terdampak inflasi. “Penyerahan bantuan pangan ini merupakan antisipasi […]

expand_less