Jalan Mantap Baru 12,07 Persen, DPRD Sintang Desak Percepatan Pembangunan Infrastruktur
- calendar_month Kam, 19 Mar 2026
- comment 0 komentar

Hikman Sudirman, Anggota DPRD Sintang
LensaKalbar – Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Sintang, Hikman Sudirman, menyoroti serius kondisi infrastruktur jalan di wilayah tersebut yang dinilai masih jauh dari memadai.
Pasalnya, persentase jalan dalam kondisi mantap di Kabupaten Sintang saat ini baru mencapai 12,07 persen, sebuah angka yang dinilai sangat rendah dan berdampak langsung pada aktivitas ekonomi masyarakat.
Menurut Hikman Sudirman, kondisi jalan yang belum optimal tersebut menjadi salah satu faktor utama yang menghambat kelancaran distribusi barang, khususnya ke wilayah pedalaman. Akibatnya, harga kebutuhan pokok cenderung lebih mahal dan tidak stabil, karena tingginya biaya transportasi yang harus ditanggung pelaku usaha maupun masyarakat.
“Ini bukan hanya persoalan infrastruktur, tapi menyangkut denyut nadi perekonomian masyarakat. Ketika jalan rusak atau tidak mantap, distribusi barang tersendat, biaya logistik melonjak, dan ujungnya masyarakat yang menanggung beban,” tegas Hikman Sudirman.
Politisi Partai Demokrat menambahkan, kondisi ini juga berdampak pada lambatnya pertumbuhan ekonomi daerah, terutama di sektor-sektor yang sangat bergantung pada aksesibilitas seperti pertanian, perkebunan, dan perdagangan. Banyak hasil produksi masyarakat yang sulit dipasarkan secara maksimal akibat terbatasnya akses jalan yang layak.
Olehkarenanya, Hikman Sudirman mendesak pemerintah daerah untuk menjadikan pembangunan dan peningkatan kualitas infrastruktur jalan sebagai prioritas utama dalam perencanaan anggaran. Ia menilai, tanpa intervensi serius, ketimpangan pembangunan antarwilayah di Sintang akan semakin melebar.
“Kalau kita ingin pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, maka akses jalan harus dibenahi. Jangan sampai wilayah terpencil terus tertinggal hanya karena infrastruktur yang tidak kunjung diperbaiki,” ujar Hikman Sudirman.
Selain itu, Hikman Sudirman juga mendorong adanya sinergi antara pemerintah daerah, provinsi, hingga pusat agar percepatan pembangunan infrastruktur dapat terealisasi secara lebih efektif. Menurutnya, keterbatasan anggaran daerah tidak bisa dijadikan alasan untuk membiarkan kondisi ini berlarut-larut.
“Perlu kolaborasi lintas level pemerintahan. Infrastruktur jalan ini adalah investasi jangka panjang yang akan memberikan dampak besar bagi pertumbuhan ekonomi daerah,” pungkas Hikman Sudirman. (Dex)
- Penulis: Zainuddin

Saat ini belum ada komentar