Breaking News
light_mode

IPR Hulu Sintang Harus Tepat, Jangan Asal Terbit

  • calendar_month Sen, 23 Mar 2026
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Harapan panjang masyarakat di wilayah hulu Kabupaten Sintang, khususnya Kecamatan Serawai dan Ambalau untuk mendapatkan kepastian hukum dalam mengelola potensi emas kini mulai menemukan titik terang. 

 Di tengah proses yang terus bergulir, Anggota DPRD Sintang, Rudi Andreas, angkat bicara, legalisasi tambang rakyat harus dilakukan serius, terukur, dan tidak asal cepat.

 Menurut Rudi, penerbitan Izin Pertambangan Rakyat (IPR) bukan hanya solusi administratif, melainkan momentum penting untuk mengakhiri praktik tambang ilegal yang selama ini sulit dikendalikan. Namun ia mengingatkan, langkah ini bisa menjadi bumerang jika tidak dibangun di atas data dan kajian yang kuat.

 “Legalisasi ini bukan tujuan akhir, tapi awal dari tanggung jawab besar. Kalau tidak berbasis data dan kajian teknis, kita hanya memindahkan masalah, bukan menyelesaikan,” tegas Rudi. 

 Sorotan utama Rudi tertuju pada tahapan survei potensi dan kelayakan teknis. Ia menilai, banyak kebijakan gagal di lapangan karena tidak diawali dengan data yang akurat. Dalam konteks IPR, memastikan keberadaan cadangan emas bukan hanya soal ekonomi, tetapi juga menyangkut arah kebijakan jangka panjang.

 Lebih jauh, survei tersebut menjadi fondasi dalam penetapan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR). Ini krusial, mengingat wilayah Serawai dan Ambalau memiliki bentang alam yang kompleks, mulai dari kawasan hutan lindung hingga area konservasi yang tidak boleh disentuh aktivitas tambang.

 Data terbaru per awal 2026 menunjukkan pemerintah daerah bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat mulai memverifikasi sejumlah blok usulan WPR di Kecamatan Serawai. Di saat bersamaan, sinkronisasi antara Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan izin lingkungan terus dikebut, dua syarat utama yang akan menentukan apakah IPR benar-benar bisa diterbitkan atau justru terhenti di tengah jalan.

 Tak hanya soal regulasi, Rudi juga menyoroti kesiapan masyarakat. Ia mendorong para penambang tradisional untuk bertransformasi, dari pola kerja individu menuju sistem kolektif berbasis kelompok atau koperasi.

 “Kalau masih berjalan sendiri-sendiri, akan sulit diawasi. Dengan sistem kelompok, pengelolaan lebih tertata dan dampak lingkungan bisa dikendalikan,” ujar politisi Partai NasDem.

 Isu lingkungan pun tak luput dari peringatannya. Rudi menegaskan bahwa praktik penggunaan merkuri harus dihentikan total. Selain melanggar aturan, dampaknya terhadap kesehatan dan ekosistem dinilai sangat berbahaya dan berjangka panjang.

 Di sisi lain, kehadiran IPR diyakini akan membawa perubahan signifikan. Para penambang tidak lagi dibayangi ketakutan hukum, sementara daerah berpotensi memperoleh tambahan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor yang selama ini berjalan di luar sistem.

 Namun, Rudi menengaskan keberhasilan IPR bukan hanya soal izin terbit, tetapi soal komitmen semua pihak menjalankan aturan.

 “Ini bisa jadi titik balik ekonomi masyarakat hulu, atau justru jadi masalah baru. Kuncinya ada pada keseriusan kita menjalankan proses ini dari awal sampai akhir,” pungkas Rudi. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terlibat Narkoba, Kalapas Singkawang Akan Tindak Oknum dan Warga Binaan

    Terlibat Narkoba, Kalapas Singkawang Akan Tindak Oknum dan Warga Binaan

    • calendar_month Sel, 26 Sep 2017
    • 1Komentar

    LensaKalbar – Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas II B Singkawang berkomitmen untuk mendukung penuh pemberantasan Narkoba. Sehingga tidak akan segan-segan menindak warga binaannya, atau bahkan oknum petugas yang terlibat peredaran barang haram tersebut. “Apabila ada oknum petugas Lapas yang terlibat, maka tidak ada ampun baginya,” tegas Sambiyono, Kepala Lapas Klas IIb Singkawang, Selasa (26/9). Lapas Singkawang […]

  • Wabup Ajak Masyarakat Memakmurkan Masjid

    Wabup Ajak Masyarakat Memakmurkan Masjid

    • calendar_month Sab, 29 Okt 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Dewan Masjid Indonesia (DMI) Mempawah menggelar Pelatihan Manajemen dan Pemberdayaan Ekonomi Berbasis Masjid Serta Penataan Akustik Sound System Masjid se- Kabupaten Mempawah di Rumah Adat Melayu Mempawah, Sabtu (29/10/2022). Kegiatan yang berlangsung di Rumah Adat Melayu Mempawah, Sabtu (29/10/2022) tersebut, dibuka langsung Wakil Bupati Mempawah, H Muhammad Pagi. Pada kesempatan tersebut, Wabup Pagi […]

  • Bupati Erlina Hadiri Rakornas Pengelolaan Sampah

    Bupati Erlina Hadiri Rakornas Pengelolaan Sampah

    • calendar_month Ming, 22 Jun 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Mempawah, Hj Erlina, menunjukkan komitmen kuat dalam upaya pengelolaan sampah dengan menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengelolaan Sampah di Jakarta, Minggu (22/6/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Hari Lingkungan Hidup 2025 Expo dan Forum yang diinisiasi Kementerian Lingkungan Hidup dan Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH). Pada kesempatan tersebut, Bupati Erlina menegaskan […]

  • Rawat Budaya Lewat Pagelaran Wayang Kulit

    Rawat Budaya Lewat Pagelaran Wayang Kulit

    • calendar_month Sab, 10 Sep 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Lakon Bimo Suci begitu apik dipentaskan Ki Dalang Warseno Slank membuat para penonton larut dalam kisah pewayangan pada Pagelaran Budaya Wayang Kulit di Taman Sepeda Untan, Sabtu (10/9/2022) malam. Ki Warseno Slank merupakan dalang ternama asal Surakarta. Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono turut menikmati pementasan wayang kulit bersama para penggemar cerita wayang. […]

  • Sekda Ismail Harap Target MRI Mempawah Capai Level 3

    Sekda Ismail Harap Target MRI Mempawah Capai Level 3

    • calendar_month Sen, 29 Mei 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sekretaris Daerah (Sekda) Mempawah, Ismail membuka kegiatan Workshop Finalisasi Penyusunan Manajemen Risiko Indeks (MRI) Kabupaten Mempawah Tahun 2023 yang digelar Inspektorat Daerah Kabupaten Mempawah di Hotel Orchadz Gajah Mada, K Pontianak, Senin (29/5/2023) malam. Pada kesempatan tersebut, Sekda Ismail membacakan sambutan Bupati Mempawah menekankan kepada seluruh asesor dan pengelola risiko di setiap OPD […]

  • Bupati Jarot Buka Pameran Artefak Peninggalan Rasulullah SAW dan Para Sahabat

    Bupati Jarot Buka Pameran Artefak Peninggalan Rasulullah SAW dan Para Sahabat

    • calendar_month Rab, 9 Okt 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Sintang, Jarot Winarno membuka  pameran Artefak Rasulullah SAW di Langkau Kita, Rumah Dinas Jabatan Wakil Bupati Sintang, Rabu (9/10/2024). Pada kesempatan tersebut, Bupati Sintang melakukan pemotongan pita tanda dibukanya tempat kegiatan pameran artefak peninggalan Rasulullah SAW, dan dilanjutkan dengan meninjau sejumlah artefak peninggalan Rasulullah SAW. Kegiatan pameran Artefak Rasulullah SAW ini dilaksanakan […]

expand_less