Breaking News
light_mode

Histeris, Istri Temukan Suami Tewas Tergantung

  • calendar_month Rab, 13 Des 2017
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Warga Gang Wiyata II, Jalan MT Haryono, Rabu (13/12), sekitar pukul 05.00 WIB, dihebohkan dengan seorang pemuda yang ditemukan tewas dalam keadaan tergantung di rumah kontraknya.

Belum diketahui secara pasti apa penyebab korban mengakhiri hidupnya dengan mengantungkan diri. Sampai saat ini, jasad korban pun telah dilakukan visum oleh pihak kepolisian di RSUD Ade M Djoen Sintang.

Kasat Reskrim Polres Sintang, AKP Eko Mardianto membenarkan adanya seorang pemuda yang ditemukan tewas dengan menggantungkan diri di rumah kontrakannya Gang Wiyata II, Jalan MT. Haryono.

“Ya, benar ada korban tewas dengan gantung diri. Sampai saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dan penyidikan terkait penyebab korban mengakhiri hidupnya dengan gantung diri,” kata Kasat Reskrim Polres Sintang.

Menurut Kasat, korban bernama Yanuar Yusnandi (30). Korban ditemukan dalam keadaan tergantung di dapur rumahnya. “Istri korban sendiri yang menemukan korban dalam keadaan tergantung di dapur,” ujarnya.

Sebelumnya, kata Kasat, istri korban sedang mencari-cari keberadaan korban di samping dapur rumah kontrakannya. Tetapi pintu bagian belakang sudah terkunci rapat. Kemudian, istri korban mencoba membuka pintu dapur dari bagian depan. Ketika terbuka, istri korban pun terpanjat dan menjerit histeris ketika melihat suaminya sudah dalam keadaan tergantung dan tidak bernyawa.

“Istri korban teriak histeris. Kemudian meminta pertolongan dengan tetangganya,” jelasnya.

Sampai saat ini, tambah Kasat, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dan penyidikan terkait motif korban mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Beberapa saksi sedang dimintai keterangan, termasuk istri korban dan tetangganya yang menolong korban.

“Sedang kita dalami motifnya. Saksi juga sedang kita mintai keteranganya,” ungkap Kasat.

Sementara jasaad korban saat ini telah dibawa pulang ke rumah orangtuanya di Gang Wiyata I, Jalan MT. Haryono. “Jasadnya sudah di pulangkan kerumahnya orangtuanya. Tidak ada penolakan dari pihak keluarga untuk visum. Hasilnya visumnya belum keluar. Jadi kita belum bisa menyimpulkan apa -apa terkait tewasnya korban,” ulasnya. (Dex)

  • Penulis: lk-02 lk-02

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Apresiasi Kepedulian BI untuk Dunia Pendidikan

    Apresiasi Kepedulian BI untuk Dunia Pendidikan

    • calendar_month Sel, 15 Des 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia (BI)  yang telah memberikan bantuan sarana dan prasarana pendidikan bagi 10 perwakilan dari SD, SMP, SMA dan Perguruan Tinggi di Kota Pontianak. Bantuan tersebut merupakan Program Sosial Bank Indonesia bagi dunia pendidikan. “Meski di tengah pandemi Covid-19, mudah-mudahan adanya bantuan ini bisa […]

  • Bupati Erlina Dampingi Wamendiktisaintek Tinjau Lahan Sekolah Unggulan Garuda

    Bupati Erlina Dampingi Wamendiktisaintek Tinjau Lahan Sekolah Unggulan Garuda

    • calendar_month Sen, 22 Des 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kabupaten Mempawah resmi ditetapkan sebagai lokasi pembangunan Sekolah Unggulan Garuda, sekolah berstandar nasional yang diproyeksikan menjadi pusat pendidikan unggulan di Kalimantan Barat. Kepastian tersebut ditandai dengan peninjauan langsung lahan pembangunan oleh Bupati Mempawah Erlina bersama Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI, Fauzan, di Desa Antibar, Kecamatan Mempawah Timur, Senin (22/12/2024). Peninjauan […]

  • Distanbun Siap Dampingi Petani Sawit Mandiri Kantongi Sertifikasi ISPO
    OPD

    Distanbun Siap Dampingi Petani Sawit Mandiri Kantongi Sertifikasi ISPO

    • calendar_month Sen, 28 Okt 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Kabupaten Sintang saat ini sedang fokus mendorong para petani sawit mandiri untuk mengantongi sertifikasi Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO). Olehkarenanya, Distanbun Sintang melakukan pendampingan dalam proses pengurusan sertifikasi ISPO bagi petani sawit mandiri di Kabupaten Sintang. “Kalau sertifikasi ini memang banyak sekali kendala, terutama kalau kita biarkan petani […]

  • Wabup Askiman Minta Sembako di Kawasan Perbatasan Diperhatikan

    Wabup Askiman Minta Sembako di Kawasan Perbatasan Diperhatikan

    • calendar_month Sel, 31 Mar 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wakil Bupati Sintang, Askiman meminta Disperindagkop dan UKM Sintang mengambil langkah konkrit terkait kebutuhan sembako di wilayah perbatasan. Pasalnya 80 persen masyarakat perbatasan mengandalkan sembako dari negara tetangga (Malaysia). “Di tengah stuasi dan kondisi covid-19 saat ini, perbatasan menjadi titik perhatian karena disana menjadi lalu lintas orang dan barang dari luar negeri. Kalau […]

  • Bupati Erlina Ungkap Pertumbuhan Ekonomi Mempawah Meningkat

    Bupati Erlina Ungkap Pertumbuhan Ekonomi Mempawah Meningkat

    • calendar_month Sen, 10 Okt 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Mempawah, Hj Erlina menyampaikan Penjelasan Bupati Mempawah mengenai Raperda Tentang APBD Kabupaten Mempawah Tahun Anggaran 2023, Senin (10/102022). Paripurna yang dihadiri 23 anggota DPRD Kabupaten Mempawah dinyatakan korum dan dapat dilanjutkan. Pada kesempatan tersebut, orang nomor satu di Bumi Galaherang ini mengungkapkan, berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Mempawah bahwa pertumbuhan […]

  • Tolak UU Ciptaker, Mahasiswa dan Pemuda Mempawah Seruduk DPRD Mempawah

    Tolak UU Ciptaker, Mahasiswa dan Pemuda Mempawah Seruduk DPRD Mempawah

    • calendar_month Jum, 9 Okt 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Ratusan mahasiswa dan pemuda yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Mempawah Bersatu menggelar aksi damai menolak Omnibus Law di Gedung DPRD Mempawah, Jumat (9/10/2020) pukul 14.30 WIB. Ratusan massa demonstran mulai berkumpul di Taman Mempawah, Jalan Daeng Menambon. Mereka mengusung slogan GETOL atau Gerakan Tolak Omnibus Law ini, kemudian bergerak ke Gedung DPRD dengan […]

expand_less