Hikman Sudirman: APBD dan APBN Harus Tetap Berbasis Skala Prioritas di Tengah Efisiensi Anggaran
- calendar_month Sen, 23 Mar 2026
- comment 0 komentar

Hikman Sudirman, Ketua Komisi B DPRD Sintang
LensaKalbar – Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Sintang, Hikman Sudirman, menegaskan bahwa pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) harus tetap berpegang pada prinsip skala prioritas, meskipun pemerintah pusat saat ini tengah melakukan kebijakan efisiensi anggaran.
Menurut Hikman Sudirman, langkah efisiensi yang diambil pemerintah pusat merupakan upaya yang wajar dalam menjaga stabilitas fiskal nasional. Namun demikian, ia mengingatkan agar kebijakan tersebut tidak berdampak pada terhambatnya pembangunan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di daerah.
“Efisiensi boleh dilakukan, tetapi jangan sampai mengorbankan program-program prioritas yang langsung dirasakan masyarakat. Baik APBD maupun APBN harus tetap disusun dengan skala prioritas yang jelas,” ujar Hikman Sudriman.
Hikman Sudirman menilai, dalam situasi keterbatasan anggaran, pemerintah justru dituntut lebih cermat dalam menentukan arah kebijakan pembangunan. Program yang bersifat mendesak seperti infrastruktur dasar, pendidikan, kesehatan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat harus tetap menjadi fokus utama.
Hikman Sudirman juga menekankan pentingnya pendekatan perencanaan yang terukur dan tepat sasaran. Ia menyarankan agar pemerintah daerah menggunakan pola “piramida terbalik” dalam menyusun anggaran, yakni mendahulukan kebutuhan paling mendasar sebelum mengalokasikan anggaran untuk program pendukung lainnya.
“Jangan sampai anggaran habis untuk kegiatan yang kurang prioritas, sementara kebutuhan dasar masyarakat masih belum terpenuhi. Ini yang harus menjadi perhatian bersama,” tegasnya.
Lebih lanjut, Hikman Sudirman mendorong adanya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah agar kebijakan efisiensi tidak menimbulkan kesenjangan pembangunan. Koordinasi yang baik dinilai penting agar program nasional tetap dapat berjalan seiring dengan kebutuhan spesifik di daerah.
Olehkarenanya, Hikman Sudirman juga mengingatkan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran. Dengan adanya pengawasan yang ketat, ia optimistis setiap rupiah anggaran dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk kesejahteraan masyarakat.
“Intinya, di tengah efisiensi ini, kita harus semakin bijak. Anggaran yang terbatas justru harus dipastikan tepat guna, tepat sasaran, dan memberikan dampak nyata,” pungkas politisi Partai Demokrat. (Dex)
- Penulis: Zainuddin

Saat ini belum ada komentar