Breaking News
light_mode

Fraksi Demokrat Tolak Kenaikan BBM

  • calendar_month Sel, 30 Agu 2022
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Hikman Sudirman menolak dengan tegas terkait kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite dan Solar yang bakal diumumkan pemerintah dalam waktu dekat.

“Secara prinsip kami Demokrat, dari pusat sampai daerah, itu sangat jelas menolak kenaikan harga BBM bersubdisi. Mengapa? Karena saat ini masyarakat itu ekonominya masih terpuruk pasca pandemi covid-19,” tegas Hikman Sudirman ketika ditemui Lensakalbar.co.id di Gedung Parlemen  Sintang, Selasa (30/8/2022).

Dengan akan naiknya harga BBM, Hikman  Sudirman juga menyinggung tema HUT ke-77 RI yaitu ‘Pulih Lebih Cepat dan Bangkit Lebih Kuat’.

Menurutnya dengan tema seperti itu, pemerintah seharusnya membangkitkan ekonomi masyarakat saat sedang terpuruk akibat pandemi Covid-19.

“Tema HUT ke-77 RI kemarin itu harusnya dibuktikan dengan bagaimana kita menguatkan ekonomi masyarakat terlebih dahulu. Saat ini ekonomi masyarakat belum stabil, tapi kenapa pemerintah justru  menaikkan hal-hal yang membuat ekonomi masyarakat semakin lemah,” ulas Hikman Sudirman, politikus Partai Demokrat (PD) ini.

Hikman Sudirman berpendapat, pemerintah mestinya mengkaji ulang kenaikan harga pertalite yang rencananya bakal diumumkan Presiden Jokowi.

“Seharusnya ekonomi masyarakat dikuatkan dulu, berapa peluang kerja yang sudah ditawarkan pemerintah dan berapa ekonomi yang sudah diangkat pemerintah. Jadi itu dulu yang perlu diselesaikan oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah,” tegas Hikman Sudirman.

Kalau ditanya sikap Partai Demokrat, kata Hikman Sudirman, secara tegas menolak BBM Bersubdisi bakal dinaikkan oleh pemerintah dalam waktu dekat. Diharapkan  pemerintah mengutamakan kesejahteraan rakyat yang masih susah akibat pandemi Covid-19 ditambah lagi dengan lonjakan harga-harga lainnya.

“Dalam kondisi sulit ini, seharusnya pemerintah bisa menaikkan kesejahteraan masyarakat kembali. Apabila kesejahteraan masyarakat naik, mungkin saja kenaikan BBM bisa lebih rasional. Sedangkan ekonomi saat ini belum stabil dan belum kuat lalu pemerintah menaikkan harga, itu kan tidak tepat. Maka dari itu kita secara tegas menolak,” pungkas Hikman Sudirman, wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kecamatan Kayan Hulu dan Kecamatan Kayan Hilir ini. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekda Ismail Resmikan UP3 PLN Mempawah

    Sekda Ismail Resmikan UP3 PLN Mempawah

    • calendar_month Sen, 29 Jan 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Mempawah, Ismail menghadiri Peresmian Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) PLN Mempawah di Jalan GM. Taufik, Senin (29/1/2024). Pada kesempatan tersebut, Sekda Ismail membacakan sambutan Bupati Mempawah, Hj Erlina mengatakan, bahwa kebutuhan energi listrik masyarakat terus meningkat dari waktu ke waktu, seiring dengan meningkatnya pertumbuhan ekonomi masyarakat. Dimana, lanjut Sekda […]

  • Pasangan Harmonis Jarot-Askiman Pecah Kongsi?

    Pasangan Harmonis Jarot-Askiman Pecah Kongsi?

    • calendar_month Sen, 16 Sep 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Tidak ada persahabatan ataupun permusuhan abadi dalam politik. Yang ada adalah kepentingan abadi. Itu pula yang bakal terjadi dalam penyelenggaraan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2020 mendatang, khususnya di Kabupaten Sintang. Pasangan harmonis Jarot-Askiman yang pernah berduet pada Pilkada lalu, kini dikabarkan bakal berpisah dan bersaing memperebutkan kursi nomor satu di Bumi Senentang. […]

  • Desa Mungguk Bantok Minta Jaringan Telekomunikasi

    Desa Mungguk Bantok Minta Jaringan Telekomunikasi

    • calendar_month Sab, 25 Jun 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Masyarakat di Desa Mungguk Bantok, Kecamatan Sintang mengharapkan dibangunnya jaringan telekomunikasi di daerah tersebut. Pasalnya, hingga kini warga tidak bisa menggunakan telepon genggam karena minimnya sinyal dari provider telekomunikasi di wilayah mereka. Hal inipun diungkapkan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Welbertus ketika menggelar masa reses persidangan kedua Dewan Perwakilan Rakyat […]

  • Duta Genre Mempawah 2024, Ismail: Jadilah Agen Perubahan Generasi Emas 2045

    Duta Genre Mempawah 2024, Ismail: Jadilah Agen Perubahan Generasi Emas 2045

    • calendar_month Sel, 9 Jul 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Penjabat Bupati Mempawah, Ismail menghadiri penutupan Audisi Duta Generasi Berencana (Genre) Kabupaten Mempawah Tahun 2024 di Aula Wisma Chandramidi Mempawah, Selasa (9/7/2024) malam. Adapun para peserta yang menjadi Juara Duta Genre Mempawah 2024, sebagai berikut; Juara 1 adalah Putra Yasfın Nafil Juara 2 adalah Putra Hasfan Baihaqi Juara 3 adalah Putra Damar Sedangkan […]

  • Jadilah Pelayan Masyarakat yang Baik

    Jadilah Pelayan Masyarakat yang Baik

    • calendar_month Jum, 3 Mei 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sebanyak 506 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang diambil sumpah dan janjinya sebagai PNS di Pendopo Bupati Sintang, Jumat (3/5/2019). Upacara pengambilan sumpah dan janji PNS itupun dipimpin langsung oleh Sekertaris Daerah (Sekda) Sintang, Yosepha Hasnah. Dihadapan 506 Pegawai Negeri Sipil (PNS), Yosepha menegaskan kembali bahwa tugas dan fungsinya PNS […]

  • Antisipasi Timbulnya Korban, Satpol PP Rutin Gelar Razia Layangan

    Antisipasi Timbulnya Korban, Satpol PP Rutin Gelar Razia Layangan

    • calendar_month Jum, 17 Jul 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Tim gabungan yang terdiri dari Satpol PP Kota Pontianak, Kodim 1207/BS Pontianak dan Polresta Pontianak Kota menggelar penertiban layangan di sejumlah titik wilayah Kota Pontianak, Jumat (17/7/2020) sore. Razia terhadap pemain layangan yang mulai marak ini dalam rangka menjaga ketertiban dan ketentraman masyarakat. “Masyarakat merasa resah dengan maraknya permainan layangan karena dapat membahayakan,” […]

expand_less