Breaking News
light_mode

Desa Mungguk Bantok Minta Jaringan Telekomunikasi

  • calendar_month Sab, 25 Jun 2022
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Masyarakat di Desa Mungguk Bantok, Kecamatan Sintang mengharapkan dibangunnya jaringan telekomunikasi di daerah tersebut. Pasalnya, hingga kini warga tidak bisa menggunakan telepon genggam karena minimnya sinyal dari provider telekomunikasi di wilayah mereka.

Hal inipun diungkapkan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Welbertus ketika menggelar masa reses persidangan kedua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang Tahun 2022 di Desa Mungguk Bantok , Kecamatan Sintang, Jumat (24/6/2022).

“Sampai hari ini belum ada jaringan telekomunikasi atau sinyal seluler, tentunya kondisi ini memprihatinkan sekali,” ucap Welbertus.

Menurut politisi Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan ini, jaringan telekomunikasi sangat penting dan ditunggu oleh masyarakat desa ini, karena akan sangat membantu untuk percepatan kemajuan ekonomi, dan memperkuat ikatan sosial antar anggota masyarakat.

Selama ini, kata Welbertus, ketika masyarakat ingin berkomunikasi melalui telepon genggam (seluler) maka harus mencari daerah yang memiliki spot-spot jaringan atau sinyal telekomunikasi yang kuat.

“Itupun sinyal terkadang hilang timbul. Keterbatasan ini membuat masyarakat tertinggal dalam menyerap informasi dan perkembangan teknologi saat ini,” ungkap Welbertus.

Tentunya, kata Welbertus, akses layanan telekomunikasi ini harus merata, termasuk masyarakat di pedesaan punya hak yang sama dengan kawasan perkotaan yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang lengkap.

“Selain soal infrastruktur jalan, kami minta pemerintah segera memperhatikan persoalan jaringan telekomunikasi di desa Mungguk Bantok ini, karena masyarakat desa begitu mendambakan adanya akses jaringan telekominikasi, sehingga masyarakat desa ini tidak kesulitan lagi dalam mengakses informasi yang berkembang di era revolusi industri 4.0 ini,” ungkap Welbertus.

Welbertus mengatakan bahwa akan menampung aspirasi yang disampaikan masyarakat di Desa Mungguk Bantok ini. “Apa yang disuarakan dan menjadi keinginan masyarakat desa ini akan kami tampung dan perjuangkan, sehingga persoalan infrastruktur di desa ini terjawab. Terutama soal infrastruktur jalan dan jaringan telekomunikasi,” pungkas Welbertus, wakil rakyat dari Dapil Sintang ini. (Dex) 

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Mempawah Kejar WTP, Sekda Ismail Tegaskan OPD Wajib Tindak Lanjuti Temuan BPK

    Pemkab Mempawah Kejar WTP, Sekda Ismail Tegaskan OPD Wajib Tindak Lanjuti Temuan BPK

    • calendar_month Rab, 6 Mei 2026
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten Mempawah menargetkan kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025. Komitmen tersebut ditegaskan Sekretaris Daerah Kabupaten Mempawah, Ismail, saat menerima Tim Auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Kalimantan Barat dalam agenda exit meeting pemeriksaan terinci di Ruang Kerja Bupati Mempawah, Selasa (5/5/2026). […]

  • 30 Paskibraka Mempawah Dikukuhkan

    30 Paskibraka Mempawah Dikukuhkan

    • calendar_month Rab, 16 Agu 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sebanyak 30 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Mempawah Tahun 2023 dikukuhkan Bupati Mempawah, Hj Erlina di Aula Balairung Setia, Kantor Bupati Mempawah, Selasa (15/8/2023). Bupati Erlina berkata, sebelum dikukuhkan menjadi anggota Paskibraka, 30 anggota tersebut telah melaksanakan rangkaian pendidikan dan latihan. Tujuannya untuk memantapkan ketahanan fisik maupun mental demi suksesnya pelaksanaan […]

  • Guru Ngaji, Fardhu Kifayah, Posyandu dan RT/RW Terima Bantuan Pemkot

    Guru Ngaji, Fardhu Kifayah, Posyandu dan RT/RW Terima Bantuan Pemkot

    • calendar_month Rab, 29 Apr 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak memberikan bantuan dana transportasi kepada guru ngaji tradisional, petugas fardhu kifayah dan posyandu serta bantuan operasional bagi RT/RW. Adapun jumlah penerima bantuan terdiri dari guru ngaji tradisional sebanyak 330 orang, posyandu 330 posyandu, fardhu kifayah 240 orang dan 3.207 RT/RW. Untuk guru ngaji dan petugas fardhu kifayah masing-masing menerima […]

  • Sebaran Tenaga Pendidik di Sintang Belum Merata

    Sebaran Tenaga Pendidik di Sintang Belum Merata

    • calendar_month Jum, 6 Mar 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Ketua Komisi C DPRD Sintang, Sandan menilai sebaran tenaga pendidik masih minim. Diperlukan suatu langkah konkrit untuk mensiasatinya. Terutama di wilayah pedalaman. Karena itu, Komisi C DPRD Sintang menggelar rapat teknis dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sintang, kemarin. “Saya harap, ke depan ada semakin banyak guru yang mau mengabdi di pedalaman,” kata […]

  • Wujud Transparansi, Wajib Pajak Dipasangi Alat Perekaman Transaksi Usaha

    Wujud Transparansi, Wajib Pajak Dipasangi Alat Perekaman Transaksi Usaha

    • calendar_month Jum, 21 Jun 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sebanyak 35 dari 45 Wajib Pajak (WP) hotel, restoran dan tempat hiburan akan dipasang alat perekaman atau monitoring transaksi usaha. Pemasangan perangkat ini sebagai tindak lanjut Rencana Aksi Koordinasi dan Supervisi Pencegahan (Kopsurgah) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dituangkan dalam sebuah nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) pada tanggal 25 April 2019 […]

  • Komisi A Sayangkan Dana SILTAP 6 Perangkat Desa Ipoh Emang Tak Dibayarkan

    Komisi A Sayangkan Dana SILTAP 6 Perangkat Desa Ipoh Emang Tak Dibayarkan

    • calendar_month Rab, 8 Jun 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Ketua Komis A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Santosa memastikan akan mencari solusi terbaik dalam menangani persoalan dana SILTAP di Desa Ipoh Emang, Kecamatan Kayan Hilir yang diduga belum dikeluarkan sejak Januari hingga Mei 2022. “Ya, hari ini ada 6 perangkat desa Ipoh Emang mengadu ke komisi A dengan persoalan dana […]

expand_less