Breaking News
light_mode

Erlina Hadiri Rakor Nasional, Mitigasi Kekeringan jadi Kunci Jaga Ketahanan Pangan

  • calendar_month Sel, 21 Apr 2026
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Ancaman kekeringan lahan pertanian menjadi perhatian serius pemerintah pusat dan daerah. Bupati Mempawah, Erlina, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Mitigasi Kekeringan yang digelar Kementerian Pertanian Republik Indonesia di Jakarta, Senin (20/4/2026), sebagai upaya memperkuat langkah antisipatif menjaga ketahanan pangan nasional.

Rakor yang dipimpin Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, diikuti kepala daerah se-Indonesia.

Dalam arahannya, Amran menegaskan capaian swasembada pangan yang ditargetkan Presiden Prabowo Subianto berhasil diraih berkat sinergi kuat antara pemerintah pusat dan daerah.

“Stok beras kita saat ini mencapai 5 juta ton, capaian yang belum pernah terjadi sebelumnya. Ini merupakan hasil dukungan para kepala daerah dalam menyukseskan program pertanian,” tegasnya.

Meski demikian, Amran mengingatkan ancaman perubahan iklim global yang tidak menentu dapat mengganggu stabilitas produksi pangan. Ia menekankan pentingnya kesiapsiagaan melalui penguatan koordinasi, komunikasi, dan keterlibatan langsung dengan petani di lapangan.

“Kita harus terus menjaga kekompakan dan memperkuat sinergi guna menyukseskan program ketahanan pangan menuju swasembada,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Erlina menegaskan bahwa Kabupaten Mempawah menghadapi risiko nyata kekeringan, terutama pada lahan sawah tadah hujan yang sangat bergantung pada curah hujan. Kondisi ini dinilai berpotensi menurunkan produktivitas pertanian sekaligus memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Langkah mitigasi harus dilakukan sejak dini, termasuk memastikan distribusi air bagi petani tetap terpenuhi,” ujar Bupati Erlina.

Bupati Erlina menambahkan, pemerintah daerah perlu segera melakukan identifikasi menyeluruh terhadap wilayah rawan kekeringan serta menyiapkan strategi adaptasi yang tepat bagi petani. Upaya ini juga merupakan respons atas peringatan dini dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisikaterkait potensi kekeringan di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk Mempawah.

“Kami mendorong pemetaan wilayah rawan kekeringan agar dampaknya terhadap sektor pertanian bisa ditekan semaksimal mungkin,” pungkas Bupati Erlina. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menanti Realisasi “Infrastruktur” Jalan dan Jembatan

    Menanti Realisasi “Infrastruktur” Jalan dan Jembatan

    • calendar_month Kam, 9 Mei 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pembangunan dan perbaikan infrastruktur, terutama jalan dan jembatan, tidak hanya menjadi prioritas Bupati Sintang, Jarot Winarno saja. Bahkan Gubernur Kalbar, Sutarmidji juga memprioritaskan hal yang sama. Janji ini sudah dikumandangkan Gubernur Kalbar, Sutarmidji sejak masa kampanye Pilkada lalu. Masyarakat pun terus menanti tanda-tanda realisasinya. Bila dilihat dari sudut pandang Sutarmidji yang baru saja […]

  • Masyarakat Sintang Diminta Waspada Hoaks soal Covid-19

    Masyarakat Sintang Diminta Waspada Hoaks soal Covid-19

    • calendar_month Sen, 6 Apr 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Simtang, Jeffray Edward mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya dengan berita bohongbatau hoaks terkait virus Corona atau Covid-19 yang beredar di facebook, whatshapp dan plaform aplikasi jejaringan sosial lainnya. Ia mengatakan sampai saat ini khususnya wilayah Kabupaten Sintang belum ditemukannya satu orang pun yang […]

  • Galakkan Konsumsi Pangan Lokal B2SA

    Galakkan Konsumsi Pangan Lokal B2SA

    • calendar_month Sel, 1 Okt 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalbar bekerja sama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak menggelar Edukasi Konsumsi Pangan Lokal Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) di Aula Kantor Camat Pontianak Timur, Selasa (1/10/2024). Program edukasi ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan membudayakan pola konsumsi pangan beragam, bergizi, seimbang, dan aman untuk hidup sehat, aktif dan produktif […]

  • Lestarikan Corak Insang, Dekranasda Gelar Lomba Desain Motif

    Lestarikan Corak Insang, Dekranasda Gelar Lomba Desain Motif

    • calendar_month Rab, 7 Sep 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Untuk menjaga kelestarian dan memperkenalkan motif tenun corak insang secara luas, Dekranasda Kota Pontianak kembali menggelar Lomba Desain Motif Tenun Corak Insang Kreasi 2022. Pendaftaran dan penyerahan sketsa lomba dilaksanakan mulai tanggal 8 hingga 25 September 2022. Ketua Dekranasda Kota Pontianak Yanieta Arbiastutie mengatakan, tema yang diusung dalam lomba ini adalah “Pontianak Punye […]

  • 36 Atlet Taekwondo Pontianak Siap Berlaga di Malaysia

    36 Atlet Taekwondo Pontianak Siap Berlaga di Malaysia

    • calendar_month Sab, 13 Agu 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sebanyak 36 atlet taekwondo asal Kota Pontianak akan berlaga pada kompetisi tingkat internasional, Premier of Borneo Cup di Malaysia dalam beberapa hari kedepan. Hal itu disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Pontianak, Aswin Dja’far. “Ada 22 atlet putra dan 14 putri, kami berharap bisa bersaing dengan maksimal […]

  • Jeffray Edward Ngaku Senang Disuntik Vaksin Bupati Jarot
    OPD

    Jeffray Edward Ngaku Senang Disuntik Vaksin Bupati Jarot

    • calendar_month Sab, 13 Mar 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Sintang Jeffray Edward mengaku senang mendapatkan kesempatan disuntik vaksin pertama di Kabupaten Sintang. Apalagi yang menjadi vaksinatornya adalah orang nomor satu di Bumi Senentang, yakni Bupati Sintang Jarot Winarno. Politisi Partai PDI-Perjuangan ini mengaku pertama kali disuntik vaksin perdana dan merupakan suatu kehormatan. “Saat itu merupakan momen luar […]

expand_less