Breaking News
light_mode

Dusun Kempas Butuh Jalan

  • calendar_month Kam, 27 Jul 2017
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Persoalan infrastruktur jalan masih menghantui aktifitas masyarakat. Ironisnya, persoalan itu pun belum mendapatkan solusi nyata dari pemerintah.

Di wilayah perbatasan juga mengalami infrastruktur jalan dan jembatan yang hancur lebur. Tetapi, di Kecamatan Tempunak tepatnya di Desa Pulau Jaya, Dusun Kempas tak kalah hancurnya infrastruktur jalan maupun jembatan.

Sejauh ini masyarakat hanya bisa bersabar dan berharap akan adanya perhatian dari pemerintah serta solusi nyata dalam mengatasi kondisi infrastruktur jalan dan jembatan yang hancur itu. Harapan itu pun sirna. Dimana, Antonius Sinjan (60) selaku tokoh masyarakat setempat mengaku umurnya sudah 60 tahun, dari kecil hingga tua ia hidup di Desa Pulau Jaya, Dusun Kempas. Raja – raja (,Pemimpin-Red) sudah berkali kali berganti. Namun, tak satu pun raja – raja yang memahami kondisi masyarakat dusun Kempas ini.

Meskipun demikian, ia dan masyarakat setempat tetap bersabar dan menunggu dengan setia kehadiran pemerintah untuk memperhatikan kondisi infrastruktur jalan dan jembatan itu.

Melihat Bupati Sintang, Jarot Winarno sampai memijakan kakinya di Dusun Kempas, Desa Pulau Jaya Kecamatan Tempunak ini. Betapa senangnya Antonius. Pasalnya, Jarot satu satunya Bupati Sintang yang mau hadir dan memijakan kakinya di Dusun Kempas itu. Bagaimana dengan sebelumnya ?. Hanya, Jarot yang hadir di Dusun Kempas. Sebelumnya, tidak pernah sama sekali memijakan kakinya di Dusun Kempas ini.

” Bangga sekali ya. Ini baru kali pertama Bupati yang datang dan memijakan kakinya di Dusun Kempas. Kalau dilihat dari kondisi jalan kita, mungkin tidak akan ada pejabat yang sampai di sini. Tapi, Bupati Jarot sangat kita apresiasi tinggi yang sudah sampai dengan membawa rombongan yang begitu banyak di dusun kami ini,” kata Antonius, kemarin.

Antonius pun tidak menyia-nyiakan  momen akan kedatangan Jarot berserta rombonganya. Dimana, ia  q langsung meminta  kepada  Bupati Jarot agar sedikit memperhatikan kondisi infrastruktur jalan maupun jembatan dari pusat desa hingga ke dusun Kempas ini.

” Kami hanya minta jalan diperhatikan. Tidak lebih dan juga tidak kurang,” ucapnya.

Menurutnya, dari Desa Pulau Jaya – Dusun Kempas kurang lebih panjang jalanya 2 KM. Kondisinya?. Sudah jelas hancur seperti bubur.  ” Bupati mungkin sudah merasakan sendiri saat melintasi jalan hancur,  Sepenjang 2 KM dari  pusat desa hingga dusun Kempas,” katanya.

Mendengar dan menyikapi persoalan masyarakat Dusun Kempas. Bupati Sintang, Jarot Winarno mengaku sudah  memahami kebutuhan masyarakat di Dusun Kempas saat berada dalam perjalanan.

“Untuk itulah saya membawa Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Kabid Jalan Desa, Kepala UPJJ III ke Dusun Kempas ini supaya mereka memahami keperluan perawatan jalan ke sini. Saya senang bisa hadir di Dusun Kempas ini untuk berkomunikasi dengan masyarakat di sini. Serta mendukung masyarakat untuk menjaga dan melestarikan adat budaya yang luhur sebagai warisan nenek moyang kita,” kata Jarot.

Persoalan infrastruktur  jalan, ditegaskan Jarot, bahwa ia sudah memerintahkan kepala upjj III  untuk mmperbaiki jalan dari Simpang Begandong-Janang-Pulau Mandong-Kempas serta ruas dari Selebak ke Kempas sehingga ada konektivitas akses jalan.

” Tetapi tidak segera. kita tunggu cuaca agak panas, karena kalau pun dikerjakan sekarang malah tambah licin dan hasil tidak maksimal. Kalau saya melihat tadi, perbaikan jalan menuju Dusun Kempas ini memerlukan pembuatan drainase dan penimbunan. Saya mohon masyarakat bisa bersabar,” katanya.

Perlu diketahui juga oleh masyarakat, Pemerintah Sintang saat ini sedang fokus melakukan pembangunan dari pinggiran hingga ke kota. Kemudian, dalam melakukan pembangunan tidak bisa kita membalik telapak tangan. Semua butuh proses.

” Proses ini yang harus kita tunggu. Tetapi, saya pastikan infrastruktur jalan di dusun Kempas dapat ditangani segera mungkin,” katanya.

 

  • Penulis: lk-02 lk-02

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Antisipasi Abrasi, MMC Tanam Ribuan Mangrove di Tanjung Burung

    Antisipasi Abrasi, MMC Tanam Ribuan Mangrove di Tanjung Burung

    • calendar_month Ming, 2 Feb 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pohon Mangrove adalah pohon yang tumbuh di atas rawa-rawa berair payau yang terletak di garis pantai. Kehidupan tanaman ini dipengaruhi oleh pasang surut air laut. Fungsinya, sebagai peredam erosi dan abrasi di kawasan pantai. Selain itu, pohon Mangrove mempunyai sistem perakaran yang sangat kuat sehingga mampu meredam energi gelombang laut yang terjadi. Bahkan, […]

  • Jadilah Kader GP Ansor yang Bermanfaat untuk Masyarakat

    Jadilah Kader GP Ansor yang Bermanfaat untuk Masyarakat

    • calendar_month Sab, 22 Jun 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Penjabat (Pj) Bupati Mempawah, Ismail menghadiri Konferensi Pimpinan Cabang ke-VI Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Mempawah, Sabtu (22/6/2024). Pj Bupati Ismail dalam sambutannya mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Mempawah mendukung dan menyambut baik pelaksanaan Konfercab ini yang merupakan forum tertinggi di tingkat Kabupaten Mempawah dengan substansi untuk memilih pemimpin yang akan melanjutkan roda organisasi […]

  • Dihantam Rumput Bakung, Jembatan Rasau Jaya II – Sungai Bulan Ambruk

    Dihantam Rumput Bakung, Jembatan Rasau Jaya II – Sungai Bulan Ambruk

    • calendar_month Sen, 14 Agu 2017
    • 0Komentar

    LensaKalbar –  Aktifitas masyarakat di Desa Rasau Jaya II – Desa Sungai Bulan terpaksa lumpuh total. Pasalnya, jembatan  yang menghubungkan antara dua desa itu ambruk akibat dihantam  rumput bakung yang terbawa arus sungai, Senin (14./9) sekitar pukul 09. 00 WIB. Devi satu diantara warga setempat mengatakan, awalnya jembatan itu masih dapat digunakan sebagai mobilitas masyarakat. […]

  • 10 Persen Penduduk Mempawah Masih BAB Sembarangan

    10 Persen Penduduk Mempawah Masih BAB Sembarangan

    • calendar_month Ming, 20 Nov 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Dinas Kesehatan PP KB Mempawah mendata, ada 6.468 atau 10 persen penduduk di Kabupaten Mempawah masih berprilaku buang air besar (BAB) sembarangan. Artinya, belum semua masyarakat di kabupaten yang bejuluk “Bumi Galaherang” ini menggunakan Jamban Sehat, yakni jamban sesuai standar Kementerian Kesehatan. Data tersebut diungkapkan Wakil Bupati Mempawah, H Muhammad Pagi ketika menghadiri […]

  • Temu Raya Kaum Bapak GKE Dibuka Menteri Hukum dan HAM RI

    Temu Raya Kaum Bapak GKE Dibuka Menteri Hukum dan HAM RI

    • calendar_month Sel, 16 Okt 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, Yasona Hamonangan Laoly direncanakan akan memijakan kakinya di Bumi Senentang, Sabtu (27/10/2028) mendatang, pada pembukaan Temu Raya Kaum Bapak Gereja Kalimantan Evangelis se-Indonesia di GKE Petra Sintang. Guna menyambut kedatangan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI, Selasa (16/10/2018), menggelar rapat koordinasi dan pemantapan persiapan […]

  • Pusat Fokus Bangun Pendidikan di Wilayah 3T

    Pusat Fokus Bangun Pendidikan di Wilayah 3T

    • calendar_month Rab, 2 Mei 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Pusat (Pempus) memfokuskan pembangunan infrastruktur pendidikan dan kebudayaan di wilayah Tertinggal, Terluar, dan Terisolir (3T). Kabupaten Sintang termasuk di dalamnya. Bupati Sintang, Jarot Winarno mengungkapkan, kendala pendidikan di wilayah 3T tersebut di antaranya infrastruktur dasar yang belum merata, khususnya di wilayah pedalaman Sintang, serta sumber pendanaan yang masih tergolong minim. “Contoh, pembangunan […]

expand_less