Breaking News
light_mode

Dua Pimpinan Definitif DPRD Sintang Ditetapkan, Ada Apa dengan Hanura?

  • calendar_month Sel, 8 Okt 2019
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Unsur pimpinan definitif Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sintang telah resmi ditetapkan dalam sidang paripurna, Selasa (8/10/2019).

Dalam sidang paripurna tersebut, hanya diumumkan dua nama unsur pimpinan DPRD Sintang. Pertama Florensius Ronny sebagai Ketua definitif DPRD Sintang dan Jeffray Edward sebagai Wakil Ketua definitif DPRD Sintang. Satu unsur pimpinan lain yang merupakan jatahnya partai Hanura, ditunda. Lantaran sedang dalam proses.

Jeffray Edward mengatakan bahwa sebelum unsur pimpinan definitif ditetapkan, Ketua sementara Sintang sudah menyurati partai yang memiliki jatah kursi di DPRD Sintang yakni Nasdem, PDI Perjuangan dan Hanura. Surat itu meminta partai-partai tersebut melengkapi persyaratan sebagai unsur pimpinan DPRD Sintang.

“Setelah dua kali melayangkan surat, satu partai yang mempunyai jatah kursi unsur pimpinan yakni Hanura, belum menyampaikan kelengkapan administrasi hingga hari ini,” ungkapnya.

“Menurut informasi yang saya terima, sudah ada SK dari Provinsi dan Pusat terkait Wakil Ketua DPRD Sintang dari Hanura. Tetapi, ketika Sekretariat DPRD Sintang berkonsultasi ke Gubernur, syarat pelantikan adalah surat dari pusat, provinsi dan kabupaten. Tiga surat ini harus ada,” jelasnya.

Mengingat agenda kedepan semakin banyak, kata Jeffray, maka pimpinan DPRD definitif yang ditetapkan hanya Ketua dari Nasdem dan Wakil Ketua dari PDIP.

“Yang kami umumkan hari ini hanya dua pimpinan saja. Karena hingga Senin sore (7/10/2019), Partai Hanura belum juga menyampaikan persyaratan yang dibutuhkan untuk mengusulkan calon pimpinan,” katanya.

Sebetulnya, kata politisi PDI Perjuangan ini, tidak ada batas waktu untuk mengusulkan unsur pimpinan DPRD Sintang. Jika Partai Hanura sudah memenuhi persyaratan administrasi unsur pimpinan, DPRD bisa segera mengesahkan.

“Jadi, hari ini kita sahkan dua unsur pimpinan dulu. Jika besok atau lusa Partai Hanura sudah melengkapi berkas, akan diumumkan kembali Wakil Ketua DPRD Sintang definitif,” ujarnya.

Jeffray menjelaskan, ditundanya pengesahan Wakil Ketua DPRD Sintang definitif tidak terlalu berpengaruh pada agenda-agenda kedewanan. Karena, DPRD Sintang sifatnya kolektif kolegial. Dengan satu pimpinan saja, kegiatan DPRD tetap bisa berjalan.

“Saya berharap agar Hanura segera menyampaikan usulan. Mudah-mudahan bisa dilakukan secepatnya,” pungkasnya. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jaga Kesehatan, Kekompakan dan Jadilah Jamaah Umroh yang Mabrur

    Jaga Kesehatan, Kekompakan dan Jadilah Jamaah Umroh yang Mabrur

    • calendar_month Sen, 2 Jan 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wakil Bupati Mempawah, H Muhammad Pagi melepas keberangkatan 35 jamaah umroh PT. Mozaik Mempawah di Masjid Agung Al-Falah, Senin (2/12/2023). Pada kesempatan tersebut, Wabup berpesan agar para jamaah dapat meluruskan niat untuk beribadah kepada Allah SWT dan taat mengikuti arahan dan bimbingan dari pembimbing agar seluruh proses ibadah umroh berjalan lancar. Selain itu, […]

  • Badan Usaha Wajib Daftarkan Pekerjanya ke BPJS

    Badan Usaha Wajib Daftarkan Pekerjanya ke BPJS

    • calendar_month Sen, 19 Mar 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Setiap badan usaha wajib memberikan perlindungan terhadap para pekerjanya. Caranya, dengan mendaftarkannya ke Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dan Ketenagakerjaan. “Jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, maka para pekerja memiliki perlindungan atau jaminan kesehatan dan ketenagakerjaan,” kata Penjabat (Pj)  Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Mempawah, Ismail, kemarin. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004 […]

  • Tahun ini, Pempus Rehab 250 Rumah Tak Layak Huni di Mempawah

    Tahun ini, Pempus Rehab 250 Rumah Tak Layak Huni di Mempawah

    • calendar_month Sel, 4 Feb 2020
    • 1Komentar

    LensaKalbar – Sebanyak 250 rumah penduduk tak layak huni di Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalbar, tahun ini akan direhab atau diperbaiki pemerintah. Perbaikan tersebut dilakukan melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Masing-masing rumah akan mendapat jatah anggaran sebesar Rp 17,5 juta. “Biaya bantuan per rumah Rp 17,5 juta dengan perincian Rp 15 juta pembelian material […]

  • Sulap Rusunawa jadi Rumah Sakit Lapangan

    Sulap Rusunawa jadi Rumah Sakit Lapangan

    • calendar_month Sel, 13 Jul 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono meninjau pelayanan RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie (SSMA) Kota Pontianak, Selasa (13/7/2021). Hasil pantauannya, Ruang ICU di rumah sakit tersebut penuh. Sementara untuk ruang isolasi masih tersisa 10 tempat tidur. Ia menyebut, seandainya terjadi lonjakan kasus konfirmasi positif Covid-19 yang membutuhkan perawatan, maka pihaknya akan mengambil langkah […]

  • Ketua DPRD Sintang Minta Masyarakat Bersabar di Tengah Efisiensi Anggaran

    Ketua DPRD Sintang Minta Masyarakat Bersabar di Tengah Efisiensi Anggaran

    • calendar_month Jum, 10 Apr 2026
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Ketua DPRD Sintang, H. Indra Subekti, meminta masyarakat untuk bersabar dan memahami kondisi fiskal keuangan daerah yang saat ini tengah mengalami tekanan akibat kebijakan efisiensi anggaran. Hal tersebut dinilai berdampak langsung terhadap progres pembangunan di Kabupaten Sintang. Indra Subekti menyampaikan bahwa keterbatasan anggaran yang dihadapi pemerintah daerah bukan tanpa alasan, melainkan bagian dari […]

  • Warga Wajok Hulu Geger Temukan Sesosok Mayat Membusuk

    Warga Wajok Hulu Geger Temukan Sesosok Mayat Membusuk

    • calendar_month Rab, 22 Jul 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Warga Desa Wajok Hulu, Kecamatan Jungkat, Kabupaten Mempawah didegerkan dengan penemuan sesosok mayat manusia yang sudah dalam keadaan membusuk di lokasi Pemekaman Tionghua, Rabu (22/7/2020). Kapolsek Siantan, Iptu Rahmad Kartono membenarkan penemuan mayat tersebut. Namun belum dapat dipastikan apakah mayat tersebut seorang laki-laki atau perempuan. Sebab kondisinya sudah dalam keadaan membusuk. “Pertama kali […]

expand_less