DPRD Akui Perbaikan Jalan Begandung Terkendala Alat Berat
- calendar_month Sab, 28 Mar 2026
- comment 0 komentar

Vaulinus Lanan, Anggota DPRD Sintang
LensaKalbar – Ruas Jalan Begandung di Kecamatan Tempunak kini berada di titik kritis. Kerusakan parah yang membuat kendaraan roda empat tak lagi bisa melintas memicu gelombang keluhan masyarakat. Bahkan, warga mulai merancang aksi sebagai bentuk tekanan agar pemerintah segera turun tangan.
Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Vaulinus Lanan, tak menampik kondisi tersebut. Ia mengakui, laporan kerusakan jalan sudah diterima sejak awal tahun, namun hingga kini penanganan belum bisa dilakukan secara maksimal.
“Kondisinya memang sangat memprihatinkan, terutama saat musim hujan. Sekarang bahkan mobil sudah tidak bisa lewat,” kata Vaulinus Lanan saat ditemui di DPRD Sintang.
Situasi ini semakin mempertegas urgensi penanganan. Jalan Begandung bukan hanya infrastruktur biasa, melainkan urat nadi mobilitas warga Tempunak Hulu. Ketika akses ini lumpuh, aktivitas ekonomi, distribusi barang, hingga layanan dasar masyarakat ikut terdampak.
Upaya darurat sebenarnya sempat dilakukan warga secara swadaya, mereka memperbaiki jalan agar tetap bisa fungsional. Namun, solusi itu hanya bersifat sementara. Curah hujan tinggi kembali merusak badan jalan yang belum tertangani secara permanen.
Di sisi legislatif, Vaulinus Lanan menyebut aspirasi masyarakat telah diperjuangkan bersama anggota DPRD dari daerah pemilihan Tempunak dan Sepauk, termasuk Maria Magdalena. Usulan perbaikan juga sudah diajukan melalui Unit Pelaksana Jalan dan Jembatan (UPJJ) Wilayah III. Namun, realitas di lapangan tak sesederhana perencanaan di atas kertas.
“Usulan sudah masuk program. Tapi kita dihadapkan pada keterbatasan alat berat. Di Kabupaten Sintang saat ini hanya tersedia tiga set alat aktif, dan semuanya masih bekerja di lokasi lain seperti SP 5 Semuntai dan SP 6 Pangkal Baru,” ungkap Vaulinus Lanan.
Kondisi ini menciptakan antrean panjang penanganan infrastruktur. Jalan Begandung harus menunggu giliran, di tengah banyaknya ruas lain yang juga mengalami kerusakan.
Faktor cuaca turut memperburuk keadaan. Intensitas hujan yang tinggi membuat struktur jalan semakin cepat rusak, sekaligus menyulitkan proses perbaikan jika belum didukung kesiapan alat dan waktu yang tepat.
Meski demikian, Vaulinus Lanan memastikan bahwa anggaran perawatan Jalan Begandung telah tersedia dalam tahun berjalan. Artinya, secara administratif tidak ada hambatan, tinggal menunggu kesiapan teknis di lapangan.
“Untuk penanganan awal nanti difokuskan pada titik-titik paling rawan, terutama pengelolaan air atau drainase. Ini penting supaya jalan tidak cepat rusak lagi,” ujar Vaulinus Lanan.
Menyikapi rencana aksi masyarakat, politisi Partai Gerindra itu memilih pendekatan persuasif. Ia meminta warga Tempunak Hulu untuk menahan diri dan memberi ruang bagi pemerintah menyelesaikan kendala yang ada.
“Kami sangat memahami kekecewaan masyarakat. Tapi mohon bersabar, karena kendalanya memang antrean alat. Semua ruas jalan rusak sudah kami data dan akan jadi prioritas,” pintanya.
Lebih jauh, DPRD juga tengah mendorong langkah strategis dengan mengusulkan peningkatan status jalan ke pemerintah provinsi hingga pusat. Salah satunya melalui program Instruksi Presiden (Inpres) untuk percepatan pembangunan infrastruktur daerah.
“Proposal sudah kami sampaikan ke pemerintah pusat. Prosesnya memang bertahap, tapi ini tetap kami kawal agar bisa direalisasikan,” kata Vaulinus Lanan.
Dalam rencana penanganan, UPJJ Wilayah III akan mengerjakan ruas dari Simpang Begandung di Desa Merti Jaya hingga Desa Jaya Mentari. Selain perbaikan badan jalan, pembangunan gorong-gorong juga menjadi prioritas guna mengatasi persoalan air yang selama ini mempercepat kerusakan.
Di tengah tekanan masyarakat yang kian menguat, satu hal menjadi jelas bahwa Jalan Begandung bukan lagi cuma proyek perbaikan, melainkan kebutuhan mendesak yang menyangkut denyut kehidupan warga.
“Ini akses utama masyarakat Tempunak Hulu. Kami pastikan akan terus memperjuangkannya sampai benar-benar tertangani,” pungkas Vaulinus Lanan. (Dex)
- Penulis: Zainuddin

Saat ini belum ada komentar