Breaking News
light_mode

Dewan Minta Serius Kelola PAD Wisata

  • calendar_month Rab, 5 Jun 2019
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang meminta Dinas Kepemudaan Olahraga, dan Pariwsata Kabupaten Sintang untuk gencar meningkatkan sektor pariwisata kembali. Pasalnya saat ini secara geografis letak wilayah Bumi Senentang terdapat banyak tempat-tempat wisata yang bisa mendongkrak perekonomian.

“Sintang memiliki kekayaan dan keindahan Sumber Daya Alam di Pariwisata. Ini perlu dimanfaatkan, sehingga dengan adanya gerakan ini, sektor pariwisata diharapkan dapat membuka lapangan kerja dan juga meningkat Pendapat Akhir Daerah (PAD) tersebut,” ujar Ketua DPRD Sintang, Jeffray Edward, Rabu (5/6/2019).

Menurutnya, ada beberapa tempat wisata yang dinilai dapat mendongkrak PAD Sintang, apabila dikelola dengan baik. Contohnya, Bukit Kelam, Go Maria Bukit Kelam, Bukit Kujau, Hutan Wisata, Museum Dara Juanti, Museum Kapuas Raya, dan Tugu Pancasila.

“Ini mesti menjadi perhatian kita bersama,” kata Jeffray.

Olehkarenanya, Jeffray meminta kepada Pemkab Sintang agar memperbaiki infrastruktur seperti jalan menuju ke tempat wisata, sehingga masyarakat dari luar maupun wisata asing bisa berkunjung ke daerah Sintang yang memiliki potensi wisata yang cukup bagus.

“Kalau akses masuk enak, masyarakat pun dipastikan akan ramai berkunjung. Masalah utama kita saat ini adalah soal infrastruktur yang belum memadai,” katanya.

Selain itu, pihaknya juga mendorong ke Pemerintah agar meningkatkan partisipasi masyarakat dengan melakukan pembinaan dalam menciptakan tempat wisata yang aman, nyaman dan indah, dengan begitu akan tercipta tempat wisata yang di cintai wisatawan dan secara otomatis pertumbuhan ekonomi pun semakin menggeliat.

Begitu juga Produk-produk makanan itu harus lebih dintensifkan pemasarannya terutama di sekitar lokasi wisata. Peran pemda juga diharapkan bisa mendukung pemasaran produk-produk khas Sintang.

“Potensi ini harus dikembangkan oleh pemda dan pelaku wisata dengan menggandeng UMKM. Tentu nantinya bisa meningkatkan omzet dan membuka lapang kerja bagi masyarakat,” kata Jeffray.

Apabila pemerintah serius menggali potensi wisata di daerahnya, maka ekonomi mayarakat yang ada di daerah tersebut akan terdongkrak.

“Pemerintah harus kembali dengan menggalakan sektor pariwisata ini, sehingga warga tidak perlu repot-repot mencari pekerjaan dengan mengadu nasib keluar negeri atau datang ke ibukota, karena di daerahnya sudah ada potensi wisata yang menjadi jujugan atau tempat bagi wisata lokal maupun wisata asing, dan ini bisa dijadikan mata pencaharian bagi warga setempat, karena banyak wisata asing maupun lokal yang berdatangan di wisata tersebut,”pungkasnya. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Amalkan 5 Kecerdasan Guru Penggerak

    Amalkan 5 Kecerdasan Guru Penggerak

    • calendar_month Rab, 30 Okt 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Senen Maryono mengapresiasi atas terselenggarabya kegiatan Panen Hasil Karya Guru Penggerak Anggkatan 10 Tahun 2024 di Gedung Pancasila Sintang, Rabu (30/10/2024). Menurut Senen Maryono Panen Hasil Karya Guru Penggerak adalah acara puncak dalam program Pendidikan Guru Penggerak. “Kegiatan ini sangat penting dalam rangka silaturahmi dan […]

  • Astaga, Begini Ruas Jalan Tempunak

    Astaga, Begini Ruas Jalan Tempunak

    • calendar_month Rab, 14 Mar 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Infrastruktur jalan masih menjadi persoalan utama di Kecamatan Tempunak, Kabupaten Sintang. Seperti di Desa Bedayan, banyak truk kelapa sawit atau Elpiji yang terjebak, seperti kacang goreng di atas bubur. “Kondisinya hancur sekali, lubangnya dalam-dalam. Diperparah dengan genangan air akibat hujan belakangan ini,” kata Davi, salah seorang warga Kecamatan Tempunak, Rabu (14/3). Mengenaskannya jalan […]

  • FGD Akomodir Saran dan Masukan

    FGD Akomodir Saran dan Masukan

    • calendar_month Kam, 28 Feb 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak mulai membahas penyusunan dokumen Rencana Pembangunan Industri Kota (RPIK) Pontianak. Penyusunan dokumen tersebut dibahas dalam Focus Group Discussion (FGD) di Aula Rohana Muthalib Kantor Bappeda Kota Pontianak, Kamis (28/2/2019). Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan, menjelaskan RPIK dimaksud merupakan dokumen perencanaan daerah di tingkat kabupaten/kota yang menggambarkan arah kebijakan pembangunan […]

  • DAU Sintang Dipotong Rp16 M

    DAU Sintang Dipotong Rp16 M

    • calendar_month Sel, 15 Agu 2017
    • 0Komentar

    LensaKalbar –  Dana Alokasi Umum (DAU) Kabupaten Sintang pada APBD Perubahan 2017 dipotong Rp16 Miliar. Sebaliknya, Dana Alokasi Khusus (DAK) naik menjadi Rp70 Miliar. “Penurunan DAU ini di kisaran angka satu persen,” ungkap Jefray Edward, Ketua DPRD Kabupaten Sintang, ditemui di Pendopo Bupati Sintang, Senin (14/8). Jefray mengatakan, dengan adanya pemotongan DAU ini diharapkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sintang bisa menyiasatinya, supaya […]

  • Cuka Kayu Solusi Atasi Karhutla, Kapolres Dukung Inovasi Manggala Agni

    Cuka Kayu Solusi Atasi Karhutla, Kapolres Dukung Inovasi Manggala Agni

    • calendar_month Sab, 30 Nov 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Masalah utama kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia terjadi akibat adanya pembakaran lahan oleh oknum masyarakat maupun korporasi. Untuk meminimalisasi asap itu, pemerintah melalui Manggala Agni menawarkan inovasi baru, yakni “cuka kayu” atau asap cair (asam pyroligneous). Inovasi ini dinilai mampu menekan kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang setiap tahunnya melanda Provinsi […]

  • Sintang Gelar Konsultasi Publik Penyusunan Dokumen KLHS RPJPD
    OPD

    Sintang Gelar Konsultasi Publik Penyusunan Dokumen KLHS RPJPD

    • calendar_month Jum, 3 Nov 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Sintang melaksanakan Konsultasi Publik Pertama dalam Penyusunan Dokumen Kajian Lingkungan Hidup Strategis Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Kabupaten Sintang 2025-2045 di Balai Praja Kantor Bupati Sintang, Jumat (3/11/2023). Kegiatan dibuka oleh Bupati Sintang dan menghadirkan dua orang narasumber yakni Riduansyah dan Akhmad Yani dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian […]

expand_less