Breaking News
light_mode

Dewan Minta Kades Bijak dan Profesional Kelola DD

  • calendar_month Kam, 24 Okt 2024
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Hikman Sudirman mengingatkan para kepala desa (Kades) agar lebih bijak dan profesional dalam mengelola dana desa (DD). Hal ini terkait maraknya kasus korupsi yang melibatkan aparat desa dalam pengelolaan dana yang bersumber dari pemerintah pusat.

“Tentunya kami sangat perihatin dengan adanya aparat desa yang terjerat kasus korupsi terkait pengelolaan dana desa. Untuk itu, kami mengimbau para Kades agar mengelola dana ini sebaik-baiknya,” ujar Hikman Sudirman ketika ditemui Lensakalbar.co.id di Gedung Parlemen Sintang, Kamis (24/10/2024).

Politisi asal Daerah Pemilihan (Dapil) Kecamatan Kayan Hilir dan Kecamatan Kayan Hulu ini menegaskan bahwa dana desa yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) harus dikelola dengan penuh tanggung jawab.

“Kami harap seluruh kepala desa mematuhi ketentuan yang berlaku dalam pengelolaan dana desa. Dana desa harus dikelola secara tertib, efisien, transparan, dan bertanggung jawab,” tegas Hikman Sudirman.

Menurut politisi Partai Demokrat, dana desa yang berusmber dari APBN tentunya diperuntukan untuk memenuhi kepentingan masyarakat. Tujuannya dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat desa.

Meskipun dana desa memiliki fleksibilitas dalam penggunaannya untuk membiayai berbagai program desa. Namun, kata Hikmam Sudidman, penting bagi perangkat desa, terutama kepala desa untuk memastikan pengelolaan yang tepat sasaran.

“Kepala desa sebagai kuasa pengguna anggaran harus bertindak dengan penuh tanggung jawab, serta mengutamakan kepentingan masyarakat, agar kesejahteraan masyarakat desa dapat kita wujudkan bersama,” ungkap Hikman Sudirman.

Berdasarkan PP Nomor 60 tahun 2014, ungkap Hikman Sudirman, dana desa harus dikelola dengan prinsip efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas.

“Jangan sampai ada penyalahgunaan yang berujung pada tindak pidana korupsi,” tegas Hikman Sudirman mengingatkan.

Walau demikian, Hikmam Sudirman berharap seluruh kepala desa dapat menekan potensi penyalahgunaan dana desa, dan memastikan dana tersebut benar-benar digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

“Kami harap dana desa yang diberikan pada setiap desa dapat direalisasikan dengan baik dan benar, terutama untuk meningkatkan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa kita,” pungkas Hikaman Sudirman, wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kecamatan Kayan Hilir – Kecamatan Kayan Hulu. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Enam Pengcab Ikut Kejurda Tinju Amatir di Sintang

    Enam Pengcab Ikut Kejurda Tinju Amatir di Sintang

    • calendar_month Jum, 24 Nov 2017
    • 1Komentar

    LensaKalbar- Dalam upaya mencari bakat dan prestasi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sintang bekerjasama dengan Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kalbar melaksanakan Kejuaraan Daerah (Kejurda) Tinju Amatir 2017 di Terminal Sungai Durian Sintang, Kamis (23/11) malam. Bupati Sintang, dr. H. Jarot Winarno M.Med.Ph mengatakan, pihaknya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan sebagai tuan rumah oleh Pertina Kalbar sebagai […]

  • Wabup Juli: Tanpa Pangan Aman, Generasi Unggul Mustahil Terwujud

    Wabup Juli: Tanpa Pangan Aman, Generasi Unggul Mustahil Terwujud

    • calendar_month Sen, 6 Apr 2026
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi, menegaskan bahwa keamanan pangan merupakan fondasi utama dalam membentuk sumber daya manusia (SDM) yang sehat dan produktif saat membuka Advokasi Terpadu Program Keamanan Pangan Kabupaten Mempawah Tahun 2026 di Aula Balairung Setia Kantor Bupati Mempawah, Senin (6/4/2026). Menurut Wabup Juli, tanpa pangan yang aman, bermutu, dan bergizi, upaya […]

  • Selama Operasional, Posko Sepulut Jaring 169 Pelintas Positif Covid-19
    OPD

    Selama Operasional, Posko Sepulut Jaring 169 Pelintas Positif Covid-19

    • calendar_month Sen, 31 Mei 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sejak beroperasi pertama kali pada 6 Mei 2021 dan diperpanjang sebanyak 2 kali, posko penyekatan untuk mengantisipasi transmisi virus Covid-19 yang berasal dari luar daerah (imported case) dibawa oleh pelintas yang berada di pintu masuk Kabupaten Sintang, tepatnya di Desa Sepulut, Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang resmi dihentikan pada Senin (31/5/2021). Posko ini pun […]

  • Yasser Minta Tiga Kades Terpilih Antar Waktu Bangun Komunikasi dengan Semua Pihak
    OPD

    Yasser Minta Tiga Kades Terpilih Antar Waktu Bangun Komunikasi dengan Semua Pihak

    • calendar_month Rab, 16 Okt 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Sintang, Syarif Yasser Arafat meminta tiga kepala desa hasil pemilihan antar dan perpanjangan masa jabatan kepala desa untuk dapat segera membangun komunikasi dan koordinasi yang baik dengan seluruh komponen yang ada di desanya masing-masing. Langkah itu dinilainya penting untuk dilakukan. Sebab, Syarif Yasser Arafat […]

  • Cegah Karhutla, Kapolsek Sepauk Minta 40 Desa Inventarisir Wilayahnya

    Cegah Karhutla, Kapolsek Sepauk Minta 40 Desa Inventarisir Wilayahnya

    • calendar_month Sab, 23 Mar 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – 40 kepala desa (Kades) di Kecamatan Sepauk diminta untuk segera menginventarisir wilayahnya masing-masing. Langkah itu dinilai penting dilakukan guna mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Sebab, sebagian wilayah khatulistiwa saat ini sedang mengalami Equinox, dimana saat matahari persis berada di khatulistiwa. Fenomena alam ini terjadi dalam waktu setahun dua kali yakni, Maret dan […]

  • Pembangunan PLBN Sungai Kelik dan Jagoi Babang Ditunda

    Pembangunan PLBN Sungai Kelik dan Jagoi Babang Ditunda

    • calendar_month Sen, 18 Sep 2017
    • 0Komentar

    LensaKalbar –  Pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN)  Sungai Kelik, Kabupaten Sintang sepertinya akan tertunda untuk sementara waktu. Lantaran Malaysia masih ingin fokus memaksimalkan PLBN di tiga titik Kalbar. “Persoalannya dari pihak Malaysia. Karena mereka masih ingin fokus di tiga titik PLBN yang sudah ada di Kalbar, seperti Aruk (Sambas), Entikong (Sanggau) dan Badau (Kapuas […]

expand_less