Breaking News
light_mode

Dewan Dorong Program MBG jadi Motor Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

  • calendar_month Ming, 22 Mar 2026
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Senen Maryono, berharap program MBG yang tengah berjalan tidak hanya memberikan manfaat dari sisi pemenuhan kebutuhan masyarakat, tetapi juga mampu menyerap tenaga kerja lokal secara maksimal.

Menurut politisi Partai PAN, kehadiran program MBG harus menjadi peluang strategis bagi masyarakat setempat untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi, khususnya bagi warga yang selama ini kesulitan mendapatkan pekerjaan tetap.

Senen Maryono menegaskan bahwa pemerintah daerah perlu memastikan pelibatan tenaga kerja lokal dalam setiap tahapan pelaksanaan program tersebut.

“Program MBG ini jangan hanya berfokus pada distribusi manfaat saja, tetapi juga harus membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat lokal. Ini penting agar dampaknya bisa dirasakan secara luas,” ujar Senen Maryono.

Senen Maryono menjelaskan, dengan melibatkan tenaga kerja lokal, program MBG akan memberikan efek ganda (multiplier effect) terhadap perekonomian daerah. Tidak hanya meningkatkan daya beli masyarakat, tetapi juga mengurangi angka pengangguran, terutama di wilayah pedesaan dan kawasan yang akses ekonominya masih terbatas.

Selain itu, Senen Maryono juga mendorong agar pihak pelaksana program MBG memprioritaskan pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM) lokal dalam rantai pasok, baik dalam penyediaan bahan baku maupun kebutuhan lainnya. Dengan demikian, perputaran ekonomi dapat tetap berada di dalam daerah.

“Kalau tenaga kerja dan bahan bakunya dari lokal, maka uangnya juga akan berputar di Sintang. Ini yang kita harapkan, agar program ini benar-benar memberi dampak nyata,” tambahnya.

Senen Maryono juga mengingatkan pentingnya pengawasan dalam implementasi program MBG agar tetap berjalan sesuai tujuan. Ia menekankan bahwa transparansi dan akuntabilitas harus dijaga, sehingga tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

Kemudian, Senen Maryono meminta pemerintah daerah untuk melakukan pendataan dan pelatihan bagi calon tenaga kerja lokal agar mereka siap terlibat dalam program tersebut. Langkah ini dinilai penting agar kualitas tenaga kerja tetap terjaga dan mampu memenuhi kebutuhan program secara profesional.

“Pemerintah harus menyiapkan SDM-nya juga. Jangan sampai peluang ada, tapi masyarakat kita tidak siap. Ini perlu disiapkan dari sekarang,” sarannya.

Senen Maryono optimistis, jika dikelola dengan baik dan melibatkan masyarakat secara aktif, program MBG dapat menjadi salah satu solusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sintang secara berkelanjutan. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kesadaran Masyarakat Pontianak Terapkan Prokes Meningkat

    Kesadaran Masyarakat Pontianak Terapkan Prokes Meningkat

    • calendar_month Rab, 27 Jan 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyebut perkembangan kasus pandemi Covid-19 di Kota Pontianak mengalami penurunan serta cenderung landai. Hal tersebut dibuktikan dengan hasil screening tes swab dan kondisi rumah sakit yang ada di Kota Pontianak. Kasus yang landai ini disebabkan ketaatan masyarakat menerapkan protokol kesehatan yang kian meningkat. “Ditambah pembatasan-pembatasan yang dilakukan […]

  • Jeffray: Pertahankan dan Benahi Sistem Administrasi Pemerintahan

    Jeffray: Pertahankan dan Benahi Sistem Administrasi Pemerintahan

    • calendar_month Rab, 29 Mei 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Ketua DPRD Kabupaten Sintang, Jeffray Edward memberikan apresiasi atas kembalinya Kabupaten Sintang mendapatkan predikat opini WTP ketujuh kalinya dari BPK RI. Untuk itu, Jeffray meminta hal tersebut harus terus dipertahankan dan menjadi motivasi untuk terus memperbaiki apa-apa yang menjadi kekurangan dan masukan dari pada BPK RI. “Kita sangat bersyukur sekali kembali mendapatkan WTP […]

  • Pendopo Bupati Sintang Selesai Dibangun, Jarot: Rasa Bersalah Saya Berkurang

    Pendopo Bupati Sintang Selesai Dibangun, Jarot: Rasa Bersalah Saya Berkurang

    • calendar_month Kam, 20 Feb 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Sintang, Jarot Winarno menyatakan dengan selesainya pembanguan pendopo ini, rasa bersalah dirinya yang di beri tanggung jawab/amanah mendiami atau menjaga pendopo sudah berkurang. Pasalnya, pada 26 Juli 2018 lalu mengalami musibah kebakaran dan pada saat itu dirinya tidak berada di tempat karena mengikuti kegiatan di Jakarta. “Paling tidak rasa bersalah saya sudah […]

  • Soal 35 Surat Suara Coblos Tembus di Desa Senibung, Kemendagri Nyatakan Sah!

    Soal 35 Surat Suara Coblos Tembus di Desa Senibung, Kemendagri Nyatakan Sah!

    • calendar_month Kam, 29 Nov 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar –  Berdasarkan  surat Kemendagri Nomor 140/5025/BPD, 17 Oktober 2018 tentang surat suara sah dan tidak sah. Bupati Kabupaten Sintang diminta segera mungkin menyelesaikan sengketa terkait keabsahan surat suara kepada Panitia Pemilihan dan BPD pada sengketa Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) 2018, di Desa Senibung, Kecamatan Ketungau Hilir. Seperti diketahui, ada 29 desa yang menggelar Pilkades Serentak pada […]

  • Lewat Festival, Pemkot Angkat Potensi Buah Lokal

    Lewat Festival, Pemkot Angkat Potensi Buah Lokal

    • calendar_month Jum, 31 Jan 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sebanyak 40 jenis buah-buahan lokal asal Kota Pontianak dan Provinsi Kalbar ditampilkan pada Festival Buah-buahan Lokal yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak melalui Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Pontianak di Taman Alun Kapuas, Jumat (31/1/2020). Festival yang bertemakan Eksotika Buah Khatulistiwa digelar mulai tanggal 31 Januari hingga 2 Februari 2020. Wali […]

  • Jelang Ramadhan, Midji Pastikan Stok Sembako dan Harga Aman

    Jelang Ramadhan, Midji Pastikan Stok Sembako dan Harga Aman

    • calendar_month Sel, 30 Apr 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Menjelang bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri 1440 H, Pemerintah Provinsi Kalbar memastikan ketersedian stok barang kebutuhan pokok masih aman. Begitu juga dengan harganya tidak ada yang menjual di atas harga eceran tertinggi (HET). “Kesiapan semua stok cukup, paling harganya fluktuasi namun masih normal tidak diatas HET,” ungkap Gubernur Kalbar, Sutarmidji usai Rakor […]

expand_less