Breaking News
light_mode

Dengan Dana Rp1,5 M, Jembatan Nanga Tempunak Dipastikan Rampung

  • calendar_month Kam, 14 Feb 2019
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Lantaran menjadi akses utama kontektivitas antar desa di Kecamatan Tempunak. Pemerintah Kabupaten Sintang pun menargetkan jembatan Nanga Tempunak selesai dibangun di tahun anggaran 2019.

Untuk menyelesaikannya, Pemkab Sintang telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,5 miliar dengan menggunakan Dana Alokasi Umum (DAU). Feburari 2019 merupakan jadwal dilelangnya pekerjaan tersebut.

Seperti diketahui, Jembatan rangka baja itu mulai dibangun sejak 2016 silam dengan menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp3 miliar. Tapi hanya mampu menyelesaikan abotmen sisi kiri dan kanan jembatan. Di tahun 2017, Pemkab Sintang kembali mengalokasikan anggaran sebesar Rp8 miliar untuk memasang rangka baja jembatan itu.

“Rp1,5 miliar tersebut akan digunakan untuk melanjutkan pekerjaan pengecoran lantai jembatan dan penimbunan tanah yang ada di sekitar jembatan (Oprit). Kami  harapkan akan mulai pengerjaan di bulan April ini dan harus selesai secara keseluruhan, sehingga dapat digunakan dan difungsikan oleh masyarakat Kecamatan Tempunak,” ungkap Kepala Bidang Jalan dan Jembatan, Dinas Pekerjaan Umum Sintang, A’ef Sutardi ketika mendampingi Bupati Sintang, Jarot Winarno meninjau progres pembangunan jembatan Nanga Tempunak, di Desa Nanga Tempunak, Kecamatan Tempunak, Rabu (13/2/2019).

Di tempat yang sama, Bupati Sintang, Jarot Winarno mengaku bahwa keberadaan jembatan tersebut sangat penting. Tidak hanya penting untuk pemerintah, tapi begitu penting bagi masyarakat setempat. Sebab jembatan itu merupakan akses utama yang menghubungkan antar desa di Kecamatan Tempunak ini.

“Jadi, selesainya jembatan ini sangat penting untuk mobilitas warga, menginggat selama ini warga hanya mengunakan jembatan gantung yang menghubungkan desa Tempunak Hilir dan Tempunak Hulu sehingga cukup sulit melakukan aktivitas sehari hari,” ujarnya.

Dengan dibangunanya jembatan beton rangka baja tipe B itu, Bupati Jarot pun mengharapkan wilayah
Tempunak Hilir dan Hulu dapat terkonektivitas. Dampaknya, akan memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam melakukan aktivitas sehari–hari,  khususnya dalam hal mobilitas barang.

Olehkarenanya, orang nomor satu di Bumi Senentang itupun memastikan jembatan Nanga Tempunak yang dibangun dengan rangka baja tipe B itu selesai dikerjakan di tahun anggaran 2019.

“Kami sudah bertekad menyelesaikan pembangunan jembatan Nanga Tempunak di tahun 2019 ini,” katanya. (Dex)

  • Penulis: lk-02 lk-02

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Simulasi untuk Tingkatkan Pengamanan Tamu VIP dan Pejabat Negara

    Simulasi untuk Tingkatkan Pengamanan Tamu VIP dan Pejabat Negara

    • calendar_month Sen, 14 Okt 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kasus penusukan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) dan menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024 menjadi evaluasi untuk meningkatkan keamanan tamu VIP dan pejabat negara. Termasuk di Kabupaten Sintang, Provinsi Kalimantan Barat. Lalu, kemampuan seperti apa yang harus dimiliki personel pengamanan tamu VIP dan pejabat negara? Kapolsek Sepauk, […]

  • Wujudkan Petugas Fardhu Kifayah Terampil

    Wujudkan Petugas Fardhu Kifayah Terampil

    • calendar_month Rab, 17 Nov 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sebanyak 50 petugas fardhu kifayah mengikuti bimbingan teknis (bimtek) yang digelar Bagian Kesra Sekretariat Daerah Kota Pontianak. Bimtek ini bertujuan untuk menambah pengetahuan para petugas fardhu kifayah tentang tata cara pengurusan jenazah. Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono meminta para peserta mengikuti bimtek ini dengan sebaik-baiknya. Apabila ada hal-hal yang belum diketahui, para […]

  • Manfaatkan Sumber Daya Lokal

    Manfaatkan Sumber Daya Lokal

    • calendar_month Sen, 19 Agu 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Penjabat (Pj) Bupati Mempawah, Ismail mengikuti agenda rutin Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) secara virtual di Aula Balai Junjung Titah, Kantor Bupati Mempawah, Senin (19/8/2024). Rapat koordinasi dipimpin langsung oleh Plt. Sekretaris Jenderal Kemendagri, Tomsi Tohir. Dalam sambutannya, Tomsi mengatakan dalam situasi ekonomi yang penuh tantangan seperti saat […]

  • Dongkrak Nilai SAKIP dan RB, Pemkot akan Lakukan Kaji Tiru

    Dongkrak Nilai SAKIP dan RB, Pemkot akan Lakukan Kaji Tiru

    • calendar_month Sel, 5 Apr 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak meraih predikat BB untuk pelaksanaan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (SAKIP) dan predikat B atas upaya menciptakan tata kelola pemerintahan yang efektif dan efisien melalui Reformasi Birokrasi (RB) tahun 2021 dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB). Nilai yang diperoleh tersebut merupakan tahun keempat secara berturut-turut SAKIP […]

  • Yudius Pastikan Pembentukan Koperasi Merah Putih di Kecamatan Kayan Hulu Rampung 30 Mei 2025
    OPD

    Yudius Pastikan Pembentukan Koperasi Merah Putih di Kecamatan Kayan Hulu Rampung 30 Mei 2025

    • calendar_month Sen, 26 Mei 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Camat Kayan Hulu, Yudius  menargetkan pembentukan Koperasi Merah Putih di seluruh desa di wilayahnya akan rampung paling lambat pada 30 Mei 2025. Hal ini sejalan dengan edaran Bupati yang menginstruksikan agar seluruh koperasi desa sudah terbentuk sebelum atau tepat pada tanggal 31 Mei 2025. “Untuk Kayan Hulu, target kita adalah seluruh koperasi sudah […]

  • Jangan Abaikan Petani Lada

    Jangan Abaikan Petani Lada

    • calendar_month Sab, 31 Mar 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Harga jual lada terus meroket, memicu semangat para petani untuk membuka kebun tanaman yang juga disebut merica atau sahang ini. Baik dalam skala besar maupun kecil. “Di banyak tempat, sudah banyak warga yang berkebun lada. Bahkan ada warga yang sudah panen,” ungkap Wakil Ketua DPRD Sintang, Terry Ibrahim, Sabtu (31/3). Dengan meningkatnya geliat […]

expand_less