Breaking News
light_mode

Carut Marut Luas Lahan Plasma Koperasi BTS dan BTM

  • calendar_month Sen, 30 Mei 2022
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Carut marutnya terkait selisih luas lahan plasma antara Koperasi Bina Tani Sejahtera (BTS), Koperasi Bina Tani Mandiri (BTM) dengan PT Hartono Plantation Indonesia (HPI Group) masih berlanjut. Senin (30/5/2022), Komisi D Dewan Pewakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang menggelar kembali rapat kerja (raker) dengan sejumlah pihak terkait.

Raker tersebut dipimpin langsung Ketua Komisi D DPRD Sintang, Zulherman didampingi sejumlah anggota komisi D lainya.

Raker yang berlangsung di ruang sidang Paripurna DPRD Sintang juga dihadiri Wakil Ketua DPRD Sintang, Heri Jambri dan sejumlah pihak terkait lainnya.

Pada raker tersebut, Ketua Komisi D DPRD Sintang memberikan kesempatan kepada pihak perusahaan perkebunan, koperasi, dan masyarakat untuk menjelaskan beberapa persoalan terkait adanya selisih luas lahan plasma yang terjadi.

Anggota Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Markus Jembari mengatakan bahwa dalam konteks ini pihaknya mencoba menyimpulkan permasalahan yang ada di dua koperasi tersebut.

“Saya kira bukan hanya koperasi ini saja yang ada di HPI Group, ada banyak koperasi lainnya juga. Namun, yang lebih mencuat itu Koperasi BTS dan BTM ini,” ungkap Markus Jembari.

Olehkarenanya, legislator Partai Demokrat ini meminta Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Sintang agar lebih proaktif untuk melakukan pembinaan – pembinaan terhadap sejumlah koperasi di Kabupaten Sintang.

“Saya melihat disini terjadi miskomunikasi antara perusahaan perkebunan dengan koperasi, sehingga berimbas kepada anggota atau petani kita,” katanya.

Sebelumnya, Komisi D DPRD Sintang menggelar rapat kerja (raker) dengan pihak terkait membahas tuntutan petani terkait selisih luas lahan plasma antara Koperasi Bina Tani Sejahtera (BTS), Koperasi Bina Tani Mandiri (BTM) dengan PT Hartono Plantation Indonesia (HPI Group), pada Senin (23/5/2022).

Rapat kerja tersebut juga mengundang Tim Pembina Pembangunan Perkebunan Kabupaten (TP3K), Badan Pertanahanan Nasional (BPN), Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Sintang, pimpinan Bank Mandiri, para kades, camat serta Kapolsek.

Ketua Komisi D DPRD Sintang, Zulherman mengatakan, dalam rapat kerja tersebut pihaknya ingin menghimpun dan mendengar langsung keterangan dari koperasi terkait selisih lahan plasma yang pertanyakan.

“Hari ini, koperasi yang datang sudah lengkap. Nanti kita dengar dulu apa yang disampaikan oleh mereka maupun dari pihak perkebunan. Pihak perusahaan juga hadir,” kata Zulherman usai menhadiri paripurna pengesahan Alat Kelengkapan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Sintang. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Jarot Minta Formasi PPPK Guru Agama untuk Sintang

    Bupati Jarot Minta Formasi PPPK Guru Agama untuk Sintang

    • calendar_month Sab, 6 Mar 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Tahun ini, Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) Republik Indonesia kembali membuka program pengangkatan sejuta PPPK Guru. Hal itupun disambut baik Bupati Sintang, Jarot Winarno. Dimana, orang nomor satu di Bumi Senentang ini mengirim surat ke Kemenpan-RB agar Sintang mendapatkan formasi PPPK khususnya guru agama. “Kalau kita lihat […]

  • Alat Cuci Darah RSUD Sintang Belum dapat Difungsikan

    Alat Cuci Darah RSUD Sintang Belum dapat Difungsikan

    • calendar_month Rab, 23 Mei 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kendati sudah tersedia sejak 2015, namun hingga kini alat cuci darah di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ade M Djoen Kabupaten Sintang belum dapat difungsikan. “Masih persiapan operasional. Perkiraan satu atau dua bulan ini bisa digunakan,” kata Direktur RSUD Ade M Djoen, Rosa Trifina, Rabu (23/5). Pengoperasian alat cuci darah ini, kata Rosa, […]

  • Tidak Hadir Pemberkasan, 192 CPNS Sintang Dianggap Mengundurkan Diri

    Tidak Hadir Pemberkasan, 192 CPNS Sintang Dianggap Mengundurkan Diri

    • calendar_month Kam, 3 Jan 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – 192 peserta yang telah dinyatakan lulus tes akhir CPNS 2018, diwajibkan hadir di Kantor Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sintang, Selasa (8/1/2019) sekitar pukul 08.00 WIB, mendatang. Pasalnya, 192 peserta diwajibkan mengikuti pengarahan dan pemberkasan usul penetapan NIP CPNS. Jika tidak, maka peserta yang dinyatakan lulus tes akhir CPNS 2018 itu […]

  • Wabup Melkianus Bangga Inflasi Sintang Turun dan Stabil

    Wabup Melkianus Bangga Inflasi Sintang Turun dan Stabil

    • calendar_month Kam, 19 Okt 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wakil Bupati Sintang, Melkianus mengaku senang dan bangga atas capaian inflasi di Kabupaten Sintang beberapa bulan terakhir yang sudah berhasil diturunkan dan stabil hingga sekarang. Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Sintang Melkianus ketika menghadiri kegiatan di Hermes Sky Garden Hotel My Home Sintang, Kamis (19/10/2023). “Kita juga berbangga karena saat ini angka inflasi […]

  • Ajak Masyarakat Budidaya Ikan Hias
    OPD

    Ajak Masyarakat Budidaya Ikan Hias

    • calendar_month Rab, 22 Nov 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kepala Dinas Ketahanan pangan dan perikanan Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, mengajak masyarakat untuk mulai budidayakan ikan hias. Hal ini dilakukan demi meningkatkan pendapatan masyarakat serta menjaga kelestarian ekosistem perairan di daerah tersebut. Saragih mengungkapkan bahwa budidaya ikan hias memiliki potensi ekonomi yang sangat baik. Ikan hias memiliki nilai jual yang tinggi di pasar […]

  • Bupati Jarot Minta Perbankan dan Non Perbankan Jalankan SE OJK

    Bupati Jarot Minta Perbankan dan Non Perbankan Jalankan SE OJK

    • calendar_month Sen, 6 Apr 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Senin (6/4/2020), Bupati Sintang, Jarot Winarno Jarot Winarno mengumpulkan pimpinan lembaga perbankan dan lembaga non bank yang beroperasi di Kabupaten Sintang. Mereka diminta agar segera mungkin menjalankan edaran Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait relaksasi kredit pada masyarakat. Khususnya pada pelaku Usaha Kecil Mikro Menengah (UMKM). Langkah itu penting untuk dilakukan, sebab dampak yang […]

expand_less