Breaking News
light_mode

BPD Diminta Profesional dan Integritas dalam Bekerja

  • calendar_month Jum, 26 Jul 2019
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Sebanyak 68 anggota Badan Pemusyawaratan Desa (BPD) dan pergantian antar waktu (PAW) dilantik oleh Wakil Bupati Mempawah, H Muhammad Pagi, Jumat (26/7/2019).

Wakil Bupati Mempawah, H Muhammad Pagi menjadi Inspektur dalam pelantikan dan pengambilan sumpah anggota BPD dan PAW BPD yang dilantik.

Turut hadir dalam pelantikan tersebut, Kajari Mempawah, Ketua Pengadilan Negeri Mempawah, Kasdim 1201 MPH, Perwakilan Kapolres Mempawah, dan Kepala OPD Kabupaten Mempawah.

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Mempawah H Muhammad Pagi mengatakan pelantikan kepengurusan BPD ini merupakan suatu kewajiban dalam rangka memberikan legalitas formal untuk melaksanakan tugas-tugas di desa.

“Saya berharap saudara setelah dilantik dapat bekerja profesional dan berintegritas terhadap amanah dan kepercayaan yang telah diberikan oleh masyarakat kepada saudara,” ucapnya.

Selanjutnya, kata dia, dalam melaksanakan tugas dan kewajiban di desa, kedudukan BPD dan Pemerintah Desa bukan pihak yang berseberangan melainkan mitra dalam bekerja dan berkarya.

“Saudara adalah mitra yang seharusnya seiring dan sejalan demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat sebagaimana yang diharapkan, namun dalam jalannya penyelenggaraan pemerintahan desa memiliki fungsi dan kewenangannya masing-masing,” ujarnya.

Lebih jauh, dia mengingatkan, dalam perjalanan untuk membina desa, mungkin saja terjadi selisish pendapat antara BPD dan Kepala Desa. Namun jangan sampai perbedaan pendapat tersebut dijadikan sebagai alat untuk menghambat perencanaan dan pembangunan desa.

“Perbedaan pendapat biasa terjadi di dalam demokrasi, namun harapan kami agar saudara dapat menyelesaikan dengan bijak, duduk bersama untuk bermusyawarah dalam suasana kekeluargaan yang harmonis tentunya,” terangnya.

Olehkarenanya, Wakil Bupati meminta kepada semua anggota BPD terkait besarnya anggaran yang dikelola oleh desa harus mampu dimanfaatkan bagi pemerintahan desa, salah satunya dalam pembenahan profil desa Kabupaten Mempawah, yang mana kualitas profil desa merupakan penentu dalam mengukur potensi yang dimiliki desa.

“Saya harap data profil desa harus terkoneksi dengan data yang ada di pemerintah kabupaten mempawah. Maka dari itu, untuk anggota BPD yang telah dilantik untuk dapat mengawal pemutakhiran data profil desa agar tersaji dengan baik,” harapnya. (Syf/Humpro)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mempawah Terima Penghargaan “Halal Care Government”

    Mempawah Terima Penghargaan “Halal Care Government”

    • calendar_month Ming, 3 Sep 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Ketua MUI Provinsi Kalbar, M Basri HAR menyerahkan penghargaan “Halal Care Government” yang diberikan oleh LPPOM MUI Provinsi Kalimantan Barat kepada Sekda Mempawah, Ismail di Halaman Masjid Raya Mujahidin Pontianak, Minggu (3/9/2023). Seperti diketahui bahwa penghargaan “Halal Care Goverment” adalah penghargaan yang diberikan kepada pemerintah daerah yang telah peduli dan aware terhadap kehalalan […]

  • Per 30 Maret 2021, 1.257 Orang di Sintang Positif Covid-19

    Per 30 Maret 2021, 1.257 Orang di Sintang Positif Covid-19

    • calendar_month Sel, 30 Mar 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Setakat ini, penyebaran virus Corona atau Covid-19 masih menjadi ancaman serius bagi masyarakat. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Sintang hingga tanggal 30 Maret 2021 tercatat 9.918 orang yang dilakukan pemeriksaan virus Corona. Dari 9.918 orang itu, ada 1.257 orang dinyatakan positif virus Corona. Sementara dalam masa penyembuhan atau perawatan saat ini tercatat 135 orang. […]

  • Kuching – Pontianak Jajaki Kerjasama Pariwisata

    Kuching – Pontianak Jajaki Kerjasama Pariwisata

    • calendar_month Kam, 25 Agu 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Semenjak dibukanya perbatasan Malaysia dan Indonesia di Kalimantan Barat (Kalbar) usai pandemi, hubungan Pemerintah Kuching, Sarawak dan Pontianak semakin terjalin. Konsul Malaysia untuk Kalbar, Azizul Zekri berharap kerjasama dua daerah serumpun ini mampu meningkatkan perekonomian. “Menjajaki peluang kerjasama juga di bidang wisata, kesehatan, pendidikan, dan sosial, khususnya agen perjalanan wisata di Indonesia,” terangnya […]

  • Ini Penyebab Terjadinya Pungli

    Ini Penyebab Terjadinya Pungli

    • calendar_month Sen, 28 Okt 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Tidak adanya kepastian dalam informasi layanan publik menjadi satu di antara faktor terjadinya pungutan liar (pungli). Hal tersebut sebagaimana dikatakan Ketua Unit Pemberantasan Pungli Provinsi Kalbar, Kombes Pol Andi Musa. Menurutnya, apabila pada unit layanan publik sudah ada kepastian persyaratan, kepastian biaya, kepastian waktu, kepastian prosedur, mudah, cepat dan transparan serta akuntabel, dirinya […]

  • Wako Harap Expo IWAPI Dorong UMKM Naik Kelas

    Wako Harap Expo IWAPI Dorong UMKM Naik Kelas

    • calendar_month Sel, 29 Nov 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sebanyak 100 pelaku UMKM meramaikan Expo Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) 2022 di Pontianak Convention Center (PCC). Masing-masing UMKM memamerkan produk-produk unggulannya. Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengapresiasi IWAPI yang telah menginisiasi Expo yang mewadahi para pelaku UMKM. Pameran ini merupakan ajang bagi UMKM untuk memperkenalkan produk-produknya. “Lewat expo ini mereka berkumpul, […]

  • Ingin Bermedsos, Kapolres Ajak Masyarakat Sintang Terapkan Perilaku “3S”

    Ingin Bermedsos, Kapolres Ajak Masyarakat Sintang Terapkan Perilaku “3S”

    • calendar_month Sab, 16 Feb 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kapolres Sintang, AKBP Adhe Hariadi mengajak seluruh masyarakat di Kabupaten Sintang untuk menerapkan perilaku 3S dalam bermedia sosial. Langkah itu dinilainya penting sebagai bentuk pencegahan dan penyebaran berita hoax di wilayah hukumnya. Perilaku 3S yang dimaksud Kapolres Sintang adalah “Saring Sebelum Sharing”. Artinya, masyarakat diajak untuk tidak langsung menyebarkan konten-konten yang belum diketahui […]

expand_less