Breaking News
light_mode

Betung Permai, Desa ke-69 yang Stop Buang Air Besar Sembarang

  • calendar_month Sen, 28 Jun 2021
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Desa Betung Permai dideklarasikan sebagai Desa Open Defecation Free (ODF) atau stop buang air besar sembarangan.

Deklarasi inipun berlangsung di halaman SDN 41 Sepinang, Desa Betung Permai, Kecamatan Ketungau Hilir, Senin (28/6/2021).

Bupati Sintang, Jarot Winarno yang hadir dalam deklarasi itu memberikan apresiasi terhadap komitmen masyarakat Desa Betung Permai untuk menjadikan desanya sebagai Desa ODF.

“Ini menunjukkan bahwa masyarakat Desa Betung Permai sepakat untuk tidak Buang Air Besar (BAB) sembarangan,” kata Bupati Jarot.

Kata Bupati Jarot, deklarasi ODF akan memberikan dampak baik bagi kesehatan lingkungan masyarakat di Desa Betung Permai ini. Juga berdampak pada penurunan angka stunting sebanyak 42 persen.

Lebih lanjut, Bupati Jarot mengatakan bahwa pemerintah saat ini berkomitmen untuk terus melanjutkan dan mengutamakan program di sektor kesehatan. Karena selain pandemi Covid-19, yang menjadi prioritas saat ini di Sintang ialah stunting. Maka dengan adanya ODF ini diharapkan dapat mengurangi laju angka stunting di Kabupaten Sintang. Diiringi dengan melakukan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM).

“Dimana STBM itu menjaga kesehatan kita sekaligus juga menjaga sanitasi kita,” tambahnya.

Terkait STBM, Bupati Jarot berpesan kepada masyarakat untuk dapat menerapkan lima kegiatan. Seperti jangan BAB sembarangan, selalu mencuci tangan, selalu menjaga sumber makanan, menjaga dan mengelola sampah yang ada disekitar pekarangan dan lingkungan, dan penataan air limbah secara baik dan benar.

“Dengan menerapkan 5 kegiatan tersebut maka kita sebagai masyarakat sudah melakukan pola hidup bersih dan sehat di tengah-tengah lingkungan kita,” terangnya.

Dengan adanya deklarasi ODF ini, ia berharap tidak hanya semata-mata sekedar kegiatan seremonial saja. Melainkan akan membantu menurunkan angka stunting di Kabupaten Sintang. Terutama di Desa Betung Permai.

Dideklarasikannya Desa Betung Permai juga menjadi penanda sudah 69 dari 391 desa yang ada di Sintang yang sudah mendeklarasikan diri sebagai Desa ODF.

Sedangkan Pelaksana Jabatan (PJ) Kepala Desa Betung Permai Musprandi mengatakan bahwa ini adalah bentuk dari dukungan Desa Betung Permai kepada program-program pemerintah. Baik program dari Pemerintah Kabupaten hingga Pemerintah Pusat.

“Salah satunya ialah mendukung pelaksanaan program ODF di Desa Betung Permai saat ini,” katanya.

Dia pun mengatakan bahwa program tersebut mendapat dukungan dan disambut antusias oleh masyarakat. Dicontohkannya seperti dalam tahap pembangunan tempat buang air besar bagi masyarakat yang belum memiliki, masyarakat lain di Desa Betung Permai dan masyarakat desa sekitar saling bergotong royong untuk membangunnya.

Musprandi pun menjelaskan bahwa tingkat kesadaran masyarakat di wilayah Desa Betung Permai sudah cukup bagus.

“Saya mendapatkan laporan dari petugas Puskesmas Serangas yang mengatakan bahwa dari jumlah 286 Kepala Keluarga (KK) yang ada di Desa Betung Permai ini, sebanyak 223 itu sudah ada tempat BAB-nya dan layak dipakai. Kemudian sisa 63 Kepala Keluarga (KK) itu belum memiliki tempat BAB dan masih menumpang ke tempat tetangga,” jelasnya.

Namun menurutnya masih ada infrastruktur yang harus dibenahi. Terutama dalam ketersediaan air bersih. “Sampai saat ini kami masih berharap dengan air hujan. Oleh sebab itu, kami minta kepada Pemerintah Kabupaten, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Pusat untuk kiranya dapat memberikan bantuan terkait pengadaan air bersih. Seperti program Pamsimas (Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat) atau program yang serupa lainnya,” pungkasnya. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kualitas Udara di Pontianak “Berbahaya”, Edi Minta PIDB Dihentikan Sementara

    Kualitas Udara di Pontianak “Berbahaya”, Edi Minta PIDB Dihentikan Sementara

    • calendar_month Jum, 20 Sep 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kendati telah di buka secara resmi oleh Gubernur Kalbar, Jumat (20/9/2019), Pontianak International Dragon Boat (PIDB) terpaksa dihentikan sementara. Pasalnya, kondisi udara semakin memburuk akibat kabut asap. Olehkarenanya, Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menginstruksikan kepada pihak panitia pelaksana kegiatan olahraga untuk menunda kegiatan tersebut. Langkah itu diambil karena kondisi udara sangat tidak […]

  • Enam Tempat Usaha Dilebeli ‘Dalam Pengawasan’

    Enam Tempat Usaha Dilebeli ‘Dalam Pengawasan’

    • calendar_month Sen, 16 Des 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Tim Penertiban Pajak Daerah yang terdiri dari Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Pontianak dan Satpol PP Kota Pontianak menyisir sejumlah tempat usaha rumah makan, warung kopi, dan rumah kos yang belum mendaftarkan tempat usahanya sebagai Wajib Pajak (WP), Senin (16/12/2019). Satu-persatu tempat usaha didatangi petugas penertiban. Setelah pemilik usaha atau penanggung jawab menandatangani […]

  • Ria Norsan Ajak Ormas Islam Ciptakan Suasana Kondusif

    Ria Norsan Ajak Ormas Islam Ciptakan Suasana Kondusif

    • calendar_month Sab, 3 Agu 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wakil Gubernur Kalimantan Barat, H Ria Norsan mengajak seluruh organisasi masyarakat (Ormas) Islam di Provinsi Kalbar untuk berdialog kebangsaan atau halaqah kebangsaan di masyarakat. Langkah itu dinilainya penting untuk dilakukan. Sebab dengan dialog kebangsaan tersebut sebagai modal untuk menguatkan kebangsaan dan menjamin keutuhan kebangsaan. “Kami sangat mengapresiasi terselenggaranya silahturahmi dengan Ormas Islam yang […]

  • Infrastruktur Kunci Kesejahteraan Petani Karet di Sintang
    OPD

    Infrastruktur Kunci Kesejahteraan Petani Karet di Sintang

    • calendar_month Rab, 21 Mei 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten Sintang menilai perbaikan infrastruktur, khususnya akses jalan ke wilayah pedalaman, merupakan kunci untuk meningkatkan pendapatan petani, khususnya petani karet. Ihwal inipun disampaikan oleh Sekretaris Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun)  Kabupaten Sintang, Gunardi Sudarmanto saat ditemui LensaKalbar.co.id pada kegiatan Lokakarya Inisiasi Peraturan Bupati (Perbup) Kemitraan Pengelolaan Kelapa Sawit Swadaya di Aula CU […]

  • Dua Hari Berkantor di Sintang

    Dua Hari Berkantor di Sintang

    • calendar_month Sen, 22 Nov 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji menjelaskan bahwa dirinya akan berkantor di Kabupaten Sintang selama dua hari. Selama dua hari tersebut, dirinya akan diskusi apa yang akan kita lakukan pasca banjir. “Saya akan berkantor di Sintang mulai Selasa sampai Kamis. Saya akan koordinasi dan berdiskusi dengan jajaran Pemkab Sintang. Sama juga dengan pusat harus koordinasi […]

  • 1.056 Pengendara Ditilang

    1.056 Pengendara Ditilang

    • calendar_month Jum, 11 Mei 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Selama dua pekan Operasi Patuh Kapuas sejak 26 April 2018, Satlantas Polres Sintang menilang 1.065 pengendara. Paling banyak yang tidak membawa surat menyurat kendaraan bermotor. “Sejak hari pertama digelar, jumlah pelanggaran bertambah setiap harinya,” kesal Kasatlantas Polres Sintang, AKP Anton Satriadi, Jumat (11/5). Bila melihat jumlah pelanggaran lalu lintas selama Operasi Patuh Kapuas […]

expand_less