Breaking News
light_mode

Akhir November Deadline Perusahaan untuk Realisasikan TKD

  • calendar_month Rab, 8 Nov 2017
  • comment 1 komentar

LensaKalbar – Sesuai Peraturan Bupati Sintang Nomor 39 Tahun 2015 (Perbup Sintang 39/2015), semua perusahaan wajib menyediakan kebun Tanah Kas Desa (TKD) untuk semua desa di sekitar wilayah perkebunannya. Tetapi belum semua perusahaan yang mematuhinya.

“Kita membuka peluang kepada mereka untuk dapat menuntaskannya sampai akhir November ini,” kata Drs. Askiman MM, Wakil Bupati Sintang, ketika memimpin Rapat Evaluasi Tindak Lanjut Pertemuan Pembahasan Perkembangan Realisasi TKD, di rumah dinasnya, Selasa (7/11).

Askiman mengingatkan, pihak perusahaan yang tidak mengindahkan dalam proses realisasi TKD ini, sesuai dengan klausul pasal dalam Perbup itu, akan mendapatkan Surat Peringatan (SP) sampai pada pencabutan perizinan. Dia mengatakan, rapat kali ini merupakan lanjutan Rapat Evaluasi Persoalan TKD yang telah dibahas pada Oktober lalu. Saat ini sudah menunjukkna hasil yang luar biasa, di mana semuanya sudah berjalan.

Baca: Siapkan Rekening Khusus Untuk Transaksi Non Tunai

“Tinggal yang belum, masih menunggu manajemen dari pihak perusahaan itu untuk menghitung satu langka kebijakan mereka, bagaimana caranya mereka untuk tetep komit dalam melaksanakan kesepakatan ini,” kata Askiman.

Komitmen yang dimaksudkan Askiman itu terkait penyedian kebun TKD. Tetapi pihak perusahaan di Kecamatan Ambalau, Serawai, dan Sepauk misalnya belum melaksanakannya, lantaran masih belum memahami Perbup Sintang terkait TKD tersebut.

Askiman mengungkapkan, di Kecamatan Serawai, awal mula yang menyerahkan lahan itu 10 desa. Tetapi karena pemekaran, menjadi 15 desa. “Sudah dijelaskan, meskipun desa dimekarkan, menjadi tanggung jawab pihak perusahaan untuk membantu masyarakat di sekitar wilayah perkebunan itu,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Kabupaten Sintang, Veronica Ancili mengatakan, rapat ini untuk mengetahui perkembangan dari masing-masing kecamatan di wilayah perusahaannya. Dari beberapa laporan yang disampaikan Camat, baru 50 persen yang bisa menyampaikan realisasi perkembangan TKD yang sudah ditentukan masing masing perusahaan dan desa, di mana perusahaan itu berada.

“Opsinya pun berbeda-beda, ada TKD yang opsinya itu disediakan desa, ada juga disediakan perusahaan. Tetapi nanti dicicil pihak desa,” kata Veronica.

Untuk opsi lain, tambah dia, TKD ini dilakukan melalui pola bagi hasil “Apabila desa dan perusahaan tidak bisa menyediakan TKD dipilihlah opsi bagi hasil,” tutup Veronica. (Dex)

 

Baca Juga :

Ayo… Tingkatkatkan PAD di Bumi Senentang

Bandara Tebelian Airport Dorong Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat

Sintang Defisit Rp31 M, Harus Maksimalkan Potensi PAD

Peserta Lelang Jabatan Mulai Tes Kesehatan

Apresiasi Terobosan Satlantas Polres Sintang

 

 

  • Penulis: lk-02 lk-02

Komentar (1)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Satarudin Kembali Pimpin DPRD Kota Pontianak

      Satarudin Kembali Pimpin DPRD Kota Pontianak

      • calendar_month Kam, 7 Nov 2019
      • 0Komentar

      LensaKalbar – Pasca Dilantiknya Satarudin sebagai Ketua DPRD Kota Pontianak periode 2019-2024, Kamis (7/11/2019). Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono berharap agar pimpinan definitif yang dilantik pada hari ini diharapkan agar secepatnya membentuk alat kelengkapan dewan (AKD). “Karena setelah itu secepatnya akan dilakukan koordinasi untuk pembahasan Rancangan Peraturan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2020,” […]

    • Sekda Yosepha Sarankan Kades dan BPD Usulkan 5 atau 6 Prioritas Pembangunan pada Musrenbang

      Sekda Yosepha Sarankan Kades dan BPD Usulkan 5 atau 6 Prioritas Pembangunan pada Musrenbang

      • calendar_month Rab, 8 Feb 2023
      • 0Komentar

      LensaKalbar – Sekretaris Daerah (Sekda) Sintang, Yosepha Hasnah menyarankan agar tiap desa di Kecamatan Sungai Tebelian untuk mengusulkan 5 atau 6 skala prioritas pembangunan untuk masyarakat desanya masing-masing. “Usulkan saja 5 atau 6 skala prioritas pembangunan yang sangat dibutuhkan masyarakat desa, sehingga ke depannya tiap desa bisa naik status menjadi desa mandiri,” ujar Sekda Yosepha […]

    • Menikmati Keindahan D’Mangrove Waterpark dan Resort, Wisata Baru di Mempawah

      Menikmati Keindahan D’Mangrove Waterpark dan Resort, Wisata Baru di Mempawah

      • calendar_month Rab, 18 Des 2024
      • 0Komentar

      LensaKalbar – Hamparan hijau mangrove yang berpadu dengan birunya air laut menciptakan panorama yang memukau. Itulah pemandangan yang akan disuguhkan kepada pengunjung di D’Mangrove Waterpark dan Resort, destinasi wisata baru yang kini resmi hadir di Desa Pasir, Kecamatan Mempawah Hilir. Rabu (18/12/2024), tempat ini diresmikan oleh Penjabat (Pj) Bupati Mempawah, Ismail, di hadapan tamu undangan, […]

    • Komisi A Sayangkan Dana SILTAP 6 Perangkat Desa Ipoh Emang Tak Dibayarkan

      Komisi A Sayangkan Dana SILTAP 6 Perangkat Desa Ipoh Emang Tak Dibayarkan

      • calendar_month Rab, 8 Jun 2022
      • 0Komentar

      LensaKalbar – Ketua Komis A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Santosa memastikan akan mencari solusi terbaik dalam menangani persoalan dana SILTAP di Desa Ipoh Emang, Kecamatan Kayan Hilir yang diduga belum dikeluarkan sejak Januari hingga Mei 2022. “Ya, hari ini ada 6 perangkat desa Ipoh Emang mengadu ke komisi A dengan persoalan dana […]

    • DLH Luncurkan Sitari untuk Permudah Pemetaan
      OPD

      DLH Luncurkan Sitari untuk Permudah Pemetaan

      • calendar_month Sen, 30 Okt 2023
      • 0Komentar

      LensaKalbar – Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sintang membuat terobosan baru untuk mendukung Program Sintang Lestari yang merupakan salah satu visi dan misi Kabupaten Sintang 2021-2026 dengan meluncurkan program Sitari. Hal tersebut diungkapkan oleh Igor Nugroho Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sintang saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (30/10/2023). “Sintang memiliki luas 21. 635 KM2. Dan […]

    • Stunting jadi Pokok Pembahasan Evaluasi Pj Wali Kota Triwulan II

      Stunting jadi Pokok Pembahasan Evaluasi Pj Wali Kota Triwulan II

      • calendar_month Rab, 3 Jul 2024
      • 0Komentar

      LensaKalbar – Pemerintah Pusat melalui Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menggelar evaluasi kinerja Penjabat Kepala Daerah (PJKD) di seluruh Indonesia. Pj Wali Kota Pontianak Ani Sofian menjadi salah satu kepala daerah yang dievaluasi. Ia mengatakan, dari hasil penilaian kinerja pada triwulan kedua, penanganan stunting di Kota Pontianak menjadi fokus pembahasan. “Tadi kami dengar […]

    expand_less