Breaking News
light_mode

Anjloknya Kuota Haji Sintang jadi Sorotan DPRD

  • calendar_month Sen, 6 Apr 2026
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Senen Maryono, menyoroti tajam penurunan kuota haji untuk Kabupaten Sintang pada tahun 2026 yang mengalami penurunan signifikan, dari sebelumnya 130 orang menjadi hanya 35 orang.

Kondisi ini dinilainya sangat memprihatinkan dan berdampak besar terhadap masyarakat yang telah lama menunggu giliran berangkat ke Tanah Suci.

Senen Maryono mengungkapkan bahwa penurunan kuota tersebut tidak hanya memicu kekecewaan calon jemaah, tetapi juga berpotensi memperpanjang daftar tunggu haji di Kabupaten Sintang yang selama ini sudah cukup panjang.

“Penurunan kuota ini sangat drastis. Dari 130 menjadi 35 orang tentu menimbulkan keresahan di tengah masyarakat, khususnya bagi mereka yang sudah bertahun-tahun menunggu keberangkatan,” ujar Senen Maryono saat ditemui di Sintang, Selasa (6/4/2026).

Senen Maryono meminta pemerintah pusat melalui Kementerian Agama untuk memberikan penjelasan transparan terkait alasan penurunan kuota tersebut. Menurutnya, kejelasan informasi sangat penting agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.

“Harus ada penjelasan resmi. Apakah ini karena kebijakan nasional, penyesuaian dari Arab Saudi, atau faktor lainnya. Masyarakat berhak tahu,” tegas politisi Partai PAN.

Selain itu, Senen Maryono juga mendorong Pemerintah Kabupaten Sintang untuk proaktif berkoordinasi dengan pemerintah pusat guna memperjuangkan penambahan kuota haji di tahun-tahun mendatang. Ia menilai, daerah seperti Sintang yang memiliki jumlah pendaftar cukup besar seharusnya mendapat perhatian khusus.

“Pemkab jangan hanya menunggu. Harus ada langkah konkret untuk memperjuangkan hak masyarakat, termasuk berkomunikasi intensif dengan pemerintah pusat,” saran Senen Maryono.

Lebih lanjut, Senen Maryono mengingatkan agar para calon jemaah tetap bersabar dan menjaga kesehatan sembari menunggu kepastian keberangkatan. Senen juga berharap agar sistem antrean haji tetap berjalan secara adil dan transparan.

“Kami di DPRD tentu akan terus mengawal persoalan ini agar tidak merugikan masyarakat. Harapannya, ke depan kuota bisa kembali normal bahkan meningkat,” pungkas Senen Maryono.

Diketahui, kuota haji merupakan kewenangan pemerintah pusat yang ditetapkan berdasarkan kesepakatan dengan Pemerintah Arab Saudi. Setiap tahunnya, jumlah kuota dapat mengalami perubahan tergantung pada berbagai faktor, termasuk kebijakan internasional dan kondisi global. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Presiden Jokowi Acungi Jempol Pembangunan RSUD dr Rubini Mempawah

    Presiden Jokowi Acungi Jempol Pembangunan RSUD dr Rubini Mempawah

    • calendar_month Rab, 24 Apr 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Presiden RI, Joko Widodo melontarkan pujiannya pada pembangunan RSUD dr Rubini Mempawah ketika membuka kegiatan Raker Kernas 2024 di Tanggerang, Rabu (24/4/2024). “Rumah sakit daerah di Provinsi Kalimantan Barat, Kabupaten Mempawah dirutnya ada gak, hadir. Saya ini mau muji. Rumah sakitnya bagus dan dibangun dengan tata ruang yang baik,” ucap Presiden RI Joko […]

  • Edi Minta Semua Pihak Tetap Waspadai Virus Corona

    Edi Minta Semua Pihak Tetap Waspadai Virus Corona

    • calendar_month Rab, 29 Jan 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menyatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak tetap mewaspadai virus corona yang akhir-akhir ini terus merebak. Pontianak sebagai kota yang sangat terbuka sehingga siapapun bisa datang berkunjung ke sini. Untuk itu, ia meminta semua pihak tetap mewaspadai dengan melakukan upaya pencegahan menyebarnya virus yang juga dikenal sebagai 2019-nCoV. “Kota […]

  • Pj Sekda Juli Suryadi Minta Parpol Kelola Bantuan Keuangan dengan Baik

    Pj Sekda Juli Suryadi Minta Parpol Kelola Bantuan Keuangan dengan Baik

    • calendar_month Sel, 13 Agu 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pj Sekda Mempawah, Juli Suryadi menyerahkan Bantuan Keuangan Partai Politik Tahun anggaran 2024 di Aula Balai Junjung Titah, Kantor Bupati Mempawah, Selasa (13/8/2024). Pj Sekda Juli Suryadi mengatakan bahwa bantuan keuangan ini merupakan wujud dukungan Pemerintah Daerah dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan politik warga masyarakat, khususnya melalui partai politik yang ada di Indonesia. […]

  • Kompak, Warna-warni Baju Adat Meriahkan Hari Jadi Mempawah ke-63

    Kompak, Warna-warni Baju Adat Meriahkan Hari Jadi Mempawah ke-63

    • calendar_month Sen, 4 Jul 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Ada pemandangan berbeda di lingkup Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Mempawah hari ini, Senin (4/7/2022). Ya, tentu saja. Karena khusus hari ini, mulai dari Bupati, Wakil Bupati, Sekda, Forkopimda, dan seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mempawah tak lagi berpakaian seragam resmi, melainkan mengenakan busana adat dan budaya dari berbagai khas daerah […]

  • Tahun Ini, Pemkab Sintang Bangun Wc Rumah Betang “Tampun Juah”

    Tahun Ini, Pemkab Sintang Bangun Wc Rumah Betang “Tampun Juah”

    • calendar_month Sel, 16 Mar 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Progres pembangunan rumah betang “Tampun Juah” telah rampung dikerjakan. Tapi, di tahun anggaran 2021 ini pemerintah kembali mengalokasikan anggaran untuk pembangunan WC, sumur bor dan ruas jalan menuju WC itu. “Fisik bangunan sudah selesai dikerjakan. Nah, tahun 2021 ini kami akan membangun WC pria dan WC wanita yang terpisah, sumur bor, dan jalan […]

  • Skema Program Ketahanan Pangan Berubah, Sosialisasi jadi PR Desa Nanga Tonggoi
    OPD

    Skema Program Ketahanan Pangan Berubah, Sosialisasi jadi PR Desa Nanga Tonggoi

    • calendar_month Jum, 30 Mei 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Program ketahanan pangan yang dikelola Pemerintah Desa Nanga Tonggoi, Kecamatan Kayan Hulu mengalami perubahan skema dari hibah menjadi sistem jual beli. Hal ini menimbulkan kebingungan di kalangan masyarakat desa yang selama ini terbiasa menerima bantuan langsung tanpa harus membayar. Kepala Desa Nanga Tonggoi, Lewi menjelaskan bahwa pada tahun-tahun sebelumnya, program ketahanan pangan difokuskan […]

expand_less