Breaking News
light_mode

Ajak Jama’ah Haji Jaga Kesehatan

  • calendar_month Sen, 7 Agu 2017
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Bupati Sintang, Jarot Winarno mengajak 124 jama’ah haji asal Sintang untuk menjaga kesehatan dan fisik. Pasalnya, jamaah akan dihadapkan dengan suhu panas yang mencapai 50 derajat celcius.

“Saya minta jama’ah jaga fisik dan kesehatannya. Meskipun saya yakin jamaah haji kabupaten sintang sudah siap jasmani dan rohani dalam melaksanakan ibadah haji tahun ini,” kata Jarot Winarno, (7/8) saat membuka kegiatan ramah tamah kepada seluruh jama’ah haji sintang, di Pendopo Bupati Sintang.

Disana, tambah Jarot, jama’ah haji sintang akan berkumpul dengan jutaan jama’ah haji dari penjuru dunia. Untuk itu, jamaa’ah haji sintang sangat diharapkan untuk selalu berhati hati dalam menjaga kesehatan.

“Dengan berkumpulnya jutaan jama’ah haji yang ada dari berbagai negara lain, tentu kita harus menjaga situasi itu karena bisa memudahkan penularan penyakit kepada  para jama’ah asal sintang,” katanya.

Sebelum berangkat ke tanah suci, Jarpt pun meminta para jama’ah untuk melakukan vaksin minigitis untuk mencegah terjangkit virus yang disebabkan oleh bakteri dan jamur dan vaksin monogrogolis untuk mencegah inveksi paru paru. Sebab, penyakit  yang paling umum dan sering dialami para jama’ah adalah mengalami batuk batuk tentu situasi itu memudahkan penularan kepada para jama’ah.

“Ada salah satu virus yang nama corona,virus ini sangat cepat proses penularannya, maka saya minta  para jama’ah harus mengunakan masker dan jangan memakan makanan sebelum mencuci tangan terlebih dahulu,” pesanya.

Tidak kalah pentingnya, tambah Jarot, para jama’ah harus ikhlas karena kita menjadi tamu Allah. “Kita melaksanakan rukun haji yang wajib.dan kita harus sabar karena kita dituntut kesabaran dalam melaksanakan ibadah haji,supaya kita bisa menjadi haji yang mabrur dan dapat menjadi contoh haji yang baik bagi jama’ah haji yang akan datang,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Plt Kepala Kementrian Agama  Sintang, H.Anuar Akhmad.S Ag. mengatakan jumlah calon jama’ah haji kabupaten sintang berjumlah 124 calon jama’ah haji yang akan berangkat menuju tanah suci. Sementara, kuota kabupaten sintang 138 orang ,dari jumlah kuota 138 orang tersebut ada 14 jama’ah yang tidak jadi berangkat karena berbagai faktor yang tidak memungkinkan untuk di berangkatkan sehingga total keseluruhan yang berangkat 124 jama’ah.

H.Anuar Akhmad S.Ag. mengatakan tujuan penyelengaraan ibadah haji adalah untuk memberikan pelayanan dan perlindungan yang sebaik – baiknya bagi jama’ah haji. Sehingga, jama’ah haji dapat menunaikan ibadahnya dengan ketentuan ajaran agama islam.

“Sintang termasuk kloter 13 gelombang pertama yang bergabung dengan Kapuas Hulu, Bengkayang dan Singkawang,”katanya.

  • Penulis: lk-02 lk-02

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelajar Asal Pontianak Wakili Kalbar Menjadi Calon Paskibraka Tingkat Nasional

    Pelajar Asal Pontianak Wakili Kalbar Menjadi Calon Paskibraka Tingkat Nasional

    • calendar_month Kam, 22 Jul 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Ketua Dekranasda Kota Pontianak, Yanieta Arbiastutie menyerahkan secara simbolis baju batik corak insang yang didesain khusus oleh Oka Zul, Desainer Dekranasda Kota Pontianak kepada Falih Pangestu, Pelajar kelas XI SMU Negeri 1 Pontianak dan Annisa Dwi Fadila, Pelajar Kelas XI SMK Negeri 5 Pontianak di Rumah Dinas Walikota Pontianak, Kamis (22/7/2021). Falih Pangestu, […]

  • Kukuhkan TPAKD, Dorong Akses Keuangan untuk Pemulihan Ekonomi

    Kukuhkan TPAKD, Dorong Akses Keuangan untuk Pemulihan Ekonomi

    • calendar_month Sel, 20 Okt 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono resmi mengukuhkan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kota Pontianak di Aula Sultan Syarif Abdurrahman Kantor Wali Kota, Selasa (20/10/2020). Pembentukan TPAKD ini berdasarkan Surat Keputusan Wali Kota Pontianak nomor 885/Ekon-SDA/2020 tanggal 22 September 2020. Edi menyebut, tujuan dibentuknya TPAKD ini diantaranya mendorong ketersediaan akses keuangan seluas-luasnya […]

  • Paryadi Untuk Masyarakat Kota Pontianak

    Paryadi Untuk Masyarakat Kota Pontianak

    • calendar_month Sen, 21 Agu 2017
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Paryadi S.Hut MM, satu di antara bakal calon Walikota Pontianak yang diperhitungkan dalam putaran Pilwako Kota Pontianak tahun 2018 mendatang. Bakal calon dengan jargon ‘Pontianak Oke’ ini mengaku, telah mendaftar di sejumlah Partai Politik (Parpol). Di antaranya, Nasdem, Gerindra, PKB dan Golkar. Bahkan Selasa (22/8). Paryadi dijadwalkan akan mengambil formulir pendaftaran di Sekertariat […]

  • Bupati Jarot Ajak Jaga Hutan dan Alam Semesta

    Bupati Jarot Ajak Jaga Hutan dan Alam Semesta

    • calendar_month Rab, 9 Okt 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Sintang, Jarot Winarno mengajak semua pihak untuk dapat menjaga dan melestarikan hutan di Bumi Senentang ini. “Luar kawasan hutan kita bikin rimba/gupung. Mari kita jaga hutan. Jika kita jaga alam semesta, alam jaga kita,” kata Bupati Sintang, Jarot Winarno memberikan sambutannya pada penyerahan SK Bupati Sintang tentang penetapan rimba/gupung dan penandatanganan nota […]

  • Bupati Harap Kunker Komisi VII DPR RI Bantu Percepat Pembangunan Smelter SGAR

    Bupati Harap Kunker Komisi VII DPR RI Bantu Percepat Pembangunan Smelter SGAR

    • calendar_month Jum, 10 Feb 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Komisi VII DPR RI melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke pabrik Smelter SGAR di Desa Bukit Batu, Kecamatan Sungai Kunyit, Kamis (9/2/2023). Rombongan Komisi VII DPR RI tersebut dipimpin Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Maman Abdurahman dan disambut hangat Bupati Mempawah, Hj Erlina. Di sela-sela Kunkernya, Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Maman […]

  • Masuk Secara Ilegal, Malaysia Deportasi 365 TKI

    Masuk Secara Ilegal, Malaysia Deportasi 365 TKI

    • calendar_month Sen, 25 Feb 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Akibat tidak memiliki dokumen yang lengkap, 365 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di deportasi dari kerjaan Malaysia. Rata-rata mereka (TKI,red) berasal dari Provinsi Jawa Timur, NTT, NTB, dan Sulawesi. “Deportasi tertinggi dari Provinsi Jawa Timur,” ungkap Kepala Bidang (Kabid) Rehabilitasi Sosial, Dinas Sosial (Dinsos) Kalbar, Wiji kepada Lensakalbar.com, Senin (25/2/2019). Jumlah 365 TKI itu […]

expand_less