Breaking News
light_mode

21 Standar Pelayanan Minimal RSUD Ade M Djoen Ditetapkan

  • calendar_month Rab, 31 Jul 2019
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Standar pelayanan di RSUD Ade M Djoen Sintang ditetapkan. Ada 21 standar pelayanannya. Sebelum diimplementasikan, RSUD mengundang seluruh stakeholder terkait dan masyarakat agar mendapat masukan, Rabu (31/7/2019).

Direktur RSUD Ade M Djoen Sintang, dr. Rossa Trifina mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menghimpun masukan dari para stakeholder terhadap standar pelayanan minimal di RSUD.

Ihw tersebut dinilainya penting untuk dilakukan. Sebab saat ini pihaknya sedang mengalami masa transisi. Di mana ada pemecahan layanan rawat inap dan rawat jalan.

Olehkarenanya, Rosa mengaku ingin menerima masukan dari para stakeholder, sebelum diimplementasikannya 21 standar pelayanan minimal RSUD Ade M Djoen Sintang.

“Kita ingin masyarakat mengetahui kepastian pelayanan di RSUD kita. Standar pelayanan adalah tolak ukur kinerja pelayanan kesehatan di RSUD. Sehingga upaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan yang selaras dengan kemampuan penyedia dan pengelola fasilitas menjadi sangat penting,” ungkapnya.

Menurut Rosa, ada 21 layanan yang sudah di tetapkan. Diharapkan masukan yang diterima pada kegiatan ini dapat menyempurnakan apa yang sudah di siapkan.

“Kita mengundang berbagai elemen masyarakat untuk memberikan masukan atas draft pelayanan yang sudah disusun oleh tim kerja RSUD,” katanya.

Sementara, Asisten Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Hendri Harahap, saat membuka rapat pembahasan standar pelayanan RSUD Ade M Djoen mengungkapkan bahwasanya RSUD Ade M Djoen masih masuk dalam kategori merah untuk pelayanan.

Ihwal itu terungkap berdasarkan hasil penilaian yang dilakukan oleh pihak Ombudsman Kalbar beberapa waktu lalu.

“Nilai kita dari ombudsman masih merah, tidak terkecuali RSUD,” kata Hendri. Kita masih harus berbenah dalam banyak aspek,” ujarnya lagi.

Menurut Hendri, pimpinan daerah sudah mengupayakan proses monitoring berkala agar dapat dilakukan kontrol khususnya pelayanan publik. Tujuannya agar masyarakat menjadi senang dalam berurusan dengan berbagai layanan kemasyarakatan yang pemerintah sediakan.

“Standar pelayanan kita saya harap sudah ada skema yang jelas, ya. Bahkan tukang sapu pun harus tahu denah ruang pelayanan di RSUD,” tuturnya.

Kendati demikian, Hendri mengingatkan agar para staf RSUD menjaga administrasi. Sebab RSUD merupakan pelayanan dan utama pada bidang kesehatan di lingkungan Kabupaten Sintang.

“Kita buat dan upayakan sebuah sistem pelayanan kesehatan yang terbaiklah untuk masyarakat Sintang ini,” tutupnya. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Erlina Resmikan Rumah Budaya Melayu Mempawah

    Erlina Resmikan Rumah Budaya Melayu Mempawah

    • calendar_month Sab, 14 Mar 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Ratusan masyarakat Mempawah dari berbagai golongan tampak memadati halaman Rumah Budaya Melayu (RBM). Mereka ingin menyaksikan langsung prosesi peresmian rumah budaya melayu, Sabtu (14/3/2020). Peresmian yang ditandai dengan adat tepung tawar dan penandatanganan prasasti oleh Bupati Mempawah, Hj Erlina inipun disaksikan langsung oleh Wakil Gubernur Kalbar, H Ria Norsan, Ketua MABM Mempawah, H […]

  • Sertijab Ketua TP PKK Mempawah, Bupati Erlina Tekankan Program 100 Hari

    Sertijab Ketua TP PKK Mempawah, Bupati Erlina Tekankan Program 100 Hari

    • calendar_month Sen, 17 Mar 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Mempawah, Erlina menghadiri serah terima jabatan Ketua TP PKK, Ketua Pembina Posyandu, dan Ketua Dekranasda Kabupaten Mempawah di Wisma Chandramidi, Senin (17/3/2025). Jabatan tersebut kini dipegang oleh Ibu Rosnilawati Juli Suryadi, menggantikan Ibu Haerlani Ismail. Pada kesempatan tersebut, Bupati Erlina mengapresiasi kinerja Haerlani yang selama 10 bulan menjabat berhasil membawa TP PKK […]

  • Target Pendapatan Sintang Rp1,8 Triliun

    Target Pendapatan Sintang Rp1,8 Triliun

    • calendar_month Ming, 12 Nov 2017
    • 1Komentar

    LensaKalbar – Kendati sempat diskors hingga dua puluh menit karena menunggu dewan kuorum, Paripurna Nota Keuangan RAPBD Sintang Tahun Anggaran (TA) 2018 dapat berlangsung hingga akhir. Terungkap, pendapatan Sintang tahun depan ditargetkan Rp1,8 Triliun. “Terdiri atas PAD Rp167,7 Miliar dan Dana Perimbangan Rp4,2 Miliar,” kata dr. H Jarot Winarno M.Med. Ph, Bupati Sintang, ketika menyampaikan […]

  • Susun APBD, Sekda Mulyadi Ingatkan OPD Taati Aturan

    Susun APBD, Sekda Mulyadi Ingatkan OPD Taati Aturan

    • calendar_month Kam, 27 Okt 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sekretaris Daerah Kota Pontianak, Mulyadi, menuturkan, pelaksanaan manajemen anggaran daerah yang baik menjadi indikasi berhasilnya pelaksanaan pembangunan daerah. Untuk itu, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) diharapkan bisa memastikan penyusunan anggaran berdasarkan kebermanfaatan dan selaras dengan RPJMD dan RKP. “Agar kesinambungan pembangunan terencana dan sistematis, serta menyelesaikan isu masalah dengan memanfaatkan sumber daya yang […]

  • Pilkades Serentak Telan Rp5,4 Miliar APBD Sintang
    OPD

    Pilkades Serentak Telan Rp5,4 Miliar APBD Sintang

    • calendar_month Rab, 7 Jul 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Penyelenggaraan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2021 di Kabupaten Sintang telah sampai pada tahap pemungutan suara yang dilakukan pada Rabu (7/7/2021). Dari total 391 desa yang ada di Kabupaten Sintang, 291 desa memilih untuk menentukan pemimpinnya. Adapun 291 desa yang menyelenggarakan Pilkades Serentak ini berasal dari seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Sintang. […]

  • Kasus Covid-19 Meningkat, Wabup Pimpin Rakor Penanganan Virus Corona

    Kasus Covid-19 Meningkat, Wabup Pimpin Rakor Penanganan Virus Corona

    • calendar_month Sel, 30 Mar 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wakil Bupati Sintang, Sudiyanto menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Sintang di Aula Balai Praja, Kantor Bupati Sintang, Selasa (30/3/2021). Rakor yang dihadiri oleh anggota Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sintang tersebut dilakukan setelah terjadinya peningkatan sebaran dan jumlah pasien Covid-19 di Kabupaten Sintang. Dalam rakor tersebut Kadis Kesehatan Kabupaten […]

expand_less