Breaking News
light_mode

Jarot: “Serawai – Ambalau Seperti Rumahnya Sendiri”, Pembangunan Akan Dilanjutkan!

  • calendar_month Ming, 7 Jul 2019
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – “Serawai -Ambalau ini sudah macam rumah ku bah. Biasa diundang orang kawinan pun saya datang,” ucap Bupati Sintang, Jarot Winarno saat memberikan sambutannya pada upacara pesta Adat Dalo’ Suku Dayak U’Ud Danum, di Desa Muara Kota, Kecamatan Serawai, Jumat (5/7/2019) malam.

Orang nomor satu di Bumi Senentang inipun dengan gamlangnya memaparkan dihadapan ratusan masyarakat Kecamatan Serawai-Ambalau. Bahwasannya pembangunan terus bergerak untuk kedua kecamatan tersebut baik itu jalan dan jembata. Bahkan rumah sakit pun telah berdiri dengan megahnya di Kecamatan Serawai ini.

“Serawai – Ambalau ini macam rumah saya, tentunya pembangunan saat ini terus kita jalankan, sekarang infrastruktur sedang berjalan, jembatan-jembatan yang ada di Desa Serawai dan Ambalau kita bangun, kemudian jalan juga,” kata Bupati Jarot.

Pembangunan yang dilakukan di Serawai-Ambalau memiliki tujuan yang sama. Terutama  ingin meningkatkan kesejahteraan masyarakat agar semakin maju yang didukung dengan sarana dan prasarana yang memadai.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Jarot menyampaikan tiga poin penting agar selalu diamalkan masyarakat Kecamatan Serawai-Ambalau.

Pertama, adat mengajarkan kita semua hidup untuk saling berhubungan dengan alam. Artinya seluruh isi alam yang ada harus dijaga dan dilestarikan.

Kedua, suatu kehidupan masyarakat mestinya seimbang dengan lingkungan di sekitar. Artinya, masyarakat diharapkan dapat menjaga apa yang menjadi sumber-sumber kehidupan di dunia ini. Contohnya seperti air. Harus dijaga karena itu salah satunya sumber kehidupan.

Ketiga, sebagai masyarakat yang baik dan berpendidikan, kita dituntut untuk selalu menghargai dan menghormati adat istiadat yang telah ditinggalkan nenek moyang kita terdahulu. Contohnya, beberapa hari belakangan ini kita telah di ikut sertakan dalam sebuah pesta gawai. Di dalamnya berbagai komponen suku, agama, dan budaya membaur menjadi satu.

Artinya, jaga lingkungan, ekonomi, dan alam kita. Sebab alam telah mengajarkan kepada kita semua bagaimana saling menghargai dan menghormati tanpa mengenal sebuah perbedaan.

“Apabila tiga poin penting itu dapat diseimbangkan dan diamalkan maka kehidupan masyarakat Serawai -Ambalau berkelanjutan,” ungkap Jarot.

Nah, dengan adanya pesta Adat Dalo’ Suku Dayak U’Ud Danum ini, kata Jarot, mengingatkan kita agar saling memuliakan dan menghargai arwah para pendahulu yang telah meninggalkan kita. Selain itu, pesta adat ini juga bertujuan agar mempererat kembali tali silaturahmi sesama masyarakat.

“Pesta Dalo’ ini memberikan kegembiraan dengan masyarakat. Ini yang namanya kerukunan, persatuan dan kesatuan kita di Serawai – Ambalau. Dengan modal kerukunan inilah yang menjadi tiang utama kita dalam melakukan pembangunan suatu daerah,” tutupnya. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jalan Ketungau Hilir Licin dan Berlumpur

    Jalan Ketungau Hilir Licin dan Berlumpur

    • calendar_month Sel, 7 Jan 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Curah hujan tinggi yang kerap turun di Kabupaten Sintang membuat sejumlah ruas jalan mengalami kerusakan cukup berat. Selain licin, kondisi ruas jalan yang masih tanah ini juga berlumpur. Tak ayal, setiap kendaraan roda empat maupun roda dua harus berhati-hati saat melintas. Bahkan ada juga kendaraan yang amblas akibat tidak mampu melintasi ruas jalan […]

  • Jeffray Ajak Kades dan Masyarakat Aktif Gunakan Dana Desa untuk Pembangunan

    Jeffray Ajak Kades dan Masyarakat Aktif Gunakan Dana Desa untuk Pembangunan

    • calendar_month Sab, 1 Jun 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Ketua DPRD Sintang, Jeffray Edward megajak kepala desa (Kades), perangkat desa, dan masyarakat untuk lebih aktif berpartisipasi dalam membangun desanya. Sebab pemerintah pusat (Pempus) telah mengucurkan dana desa. Di mana pengelolaannya dilakukan sendiri. Tapi harus sesuai dengan peruntukkannya. “Dana Desa yang diberikan Pempus harus bisa dimanfaatkan dengan baik sehingga dapat membangun desa menjadi […]

  • Inilah Desa yang Menerima Hibah Moda Transportasi Air dan Tambatan Perahu

    Inilah Desa yang Menerima Hibah Moda Transportasi Air dan Tambatan Perahu

    • calendar_month Sab, 14 Sep 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Setakat ini, ada tiga desa yang diberikan Pemerintah Kabupaten Sintang bantuan hibah Moda Transportasi Air berupa 6 unit speedboat lengkap. Adapun tiga desa yang menerima bantuan hibah Moda Transportasi Air tahun anggaran 2019, adalah: Desa Nanga Ketungau, Kecamatan Ketungau Hilir Desa Margahayu, Kecamatan Ketungau Tengah Desa Mentatai, Kecamatan Serawai “Setiap desa tersebut mendapatkan […]

  • Jalan Provinsi di Kayan Hulu Rusak Parah, Camat Yudius Inisiasi Perbaikan Swadaya
    OPD

    Jalan Provinsi di Kayan Hulu Rusak Parah, Camat Yudius Inisiasi Perbaikan Swadaya

    • calendar_month Sen, 26 Mei 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Dua titik ruas jalan provinsi yang melintasi Kecamatan Kayan Hulu, Kabupaten Sintang mengalami kerusakan parah. Titik kerusakan tersebut berada di Desa Mapan Jaya dan Desa Entogong. Camat Kayan Hulu, Yudius menyatakan bahwa pihak kecamatan bersama kepala desa setempat telah melakukan perbaikan darurat secara swadaya karena belum ada penanganan resmi dari pihak provinsi. “Kemarin […]

  • Pemkot Izinkan Jasa Hiburan, WO, Taman Rekreasi dan Pusat Kebugaran Kembali Beroperasional

    Pemkot Izinkan Jasa Hiburan, WO, Taman Rekreasi dan Pusat Kebugaran Kembali Beroperasional

    • calendar_month Sel, 21 Jul 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Selaras dengan Adaptasi Kebiasaan Baru di tengah pandemi Covid-19, Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak mulai mengizinkan sektor jasa hiburan, jasa penyelenggaraan resepsi pernikahan, taman rekreasi dan pusat kebugaran (fitness center) untuk beroperasi sesuai dengan protokol kesehatan. Hal itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor 39/Ekon-SDA/Tahun 2020 tentang Penerapan Protokol Kesehatan Adaptasi Kebiasaan Baru Menuju […]

  • 107 Kg Sabu-sabu dan 114.699 Ekstasi, Wagub: Hukum Mati Saja Pelaku Utamanya!

    107 Kg Sabu-sabu dan 114.699 Ekstasi, Wagub: Hukum Mati Saja Pelaku Utamanya!

    • calendar_month Sel, 19 Mar 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Aparat kepolisian dan BNN Provinsi Kalbar diminta untuk tidak ragu-ragu dalam menindak pelaku yang mengedarkan narkoba di Provinsi Kalbar. Kalau bisa mata rantainya diputuskan hingga ke pelaku utamannya, jangan hanya pada kurirnya saja. Ihwal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Kalbar, Ria Norsan memberikan sambutannya pada kegiatan pemusnahan barang bukti narkoba, di BNNP Kalbar, Selasa […]

expand_less