Breaking News
light_mode

Jangan Retorika doank Kalau Pendidikan itu Penting

  • calendar_month Jum, 22 Mar 2019
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Pemerintah Pusat (Pempus) jangan hanya beretorika bahwa bidang pendidikan itu penting. Tetapi harus nyata program dan langkah-langkahnya untuk mengatasi berbagai persoalan di dunia pendidikan. Terutama di daerah pedalaman Sintang.

“Banyak permasalahan dunia pendidikan di daerah pedalaman,” Melkianus, Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Jumat (22/3/2019).

Legislator Daerah Pemilihan (Dapil) Kecamatan Binjai Hulu, Ketungau Hilir, Tengah, dan Hulu mengungkapkan, dunia pendidikan di Bumi Senentang ini dihadapkan pada persoalan minimnya fasilitas. “Mohon jadi perhatian Pemerintah Provinsi dan Pusat,” kata Melkianus.

Contohnya, ungkap Melkianus, aaat menjelang Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). “Semua sekolah mengeluh, baik swasta maupun negeri. Karena hanya sekolah tertentu yang sudah memenuhi persyaratan untuk UNBK,” ucapnya.

Hal semacam ini, menurut dia, tentunya menjadi penghambat untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai salah satu tujuan pendidikan. “Mutu pendidikan memang tidak bisa lepas dari ketersediaan sarana dan prasarana,” kata Melkianus.

Kemudian, lanjut Melkianus, sebenarnya tamatan Strata Satu (S1) dan S2 Pendidikan di Kabupaten Sintang ini sudah banyak. “Istilahnya sudah belonggok,” tuturnya.

Persoalannya, ungkap Melkianus, sekolah-sekolah tidak mampu merekrut para sarjana pendidikan itu. “Karena masalah gaji, honor dan pemerintah moratorium penerimaan CASN (Calon Aparatur Sipil Negara) terus menerus,” sesalnya.

Kondisi itu diperparah lagi dengan pembatasan penerimaan honor daerah oleh Pempus. Ini menjadi persoalan. “Mau dijadikan apa negara ini kalau terus menerus seperti ini,” kesal Melkianus.

Banyak sekali sekolah yang hanya memiliki satu atau dua guru berstatus ASN, baik tingkat SD maupun SMP. Sementara yang honor hanya mengandalkan Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

“Berapalah honor dari BOS. Sehingga tidak jarang mereka itu mengajar hanya sekedar mengajar, tidak maksimal. Karena mereka memikirkan bagaimana harus mencari nafkah,” beber Melkianus.

Kalau permasalahan-permasalahan ini tidak segera dituntaskan, bagaimana SDM daerah bisa berdaya saing. “Kapan anak-anak kita bisa bersaing di tingkat luar, kalau hal-hal kecil seperti ini sulit diatasi,” tutup Melkianus. ( Dex)

  • Penulis: lk-02 lk-02

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PK Yordan CS Ditolak, PTPN XIII Sintang Kembali Kuasai Lahan 540 Hektar

    PK Yordan CS Ditolak, PTPN XIII Sintang Kembali Kuasai Lahan 540 Hektar

    • calendar_month Jum, 25 Agu 2017
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kejaksaan Negeri Sintang, Jumat (25/8), melakukan sosialiasi atas putusan Mahkamah Agung (MA) dengan nomor  3080K/PDT/2016 tanggal 8 Maret 2016. Bunyinya, menolak Permohonan Kasasi (PK) yang dilayangkan oleh Yordan CS. Putusan MA itu pun terkait konflik antara masyarakat dan pihak PTPN XIII yang terjadi sejak tahun 2010 silam.  Namun, tahun 2014, Yordan Cs melakukan gugatan perdata […]

  • Lulus SKD Belum Tentu Bisa Ikut SKB, Abdullah: Jangan Bangga Dulu!

    Lulus SKD Belum Tentu Bisa Ikut SKB, Abdullah: Jangan Bangga Dulu!

    • calendar_month Jum, 14 Feb 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi 2019 di Kabupaten Mempawah masih berlangsung saat ini. Untuk bisa dikatakan lulus passing grade (PG) SKD pelamar harus memenuhi ambang batas nilai yang telah diatur dalam Peraturan Menteri PANRB Nomor 24 Tahun 2019. “Bagi peserta SKD yang sukses melampaui PG, tidak serta merta […]

  • Wali Kota Tegaskan ASN Pemkot Dilarang Mudik

    Wali Kota Tegaskan ASN Pemkot Dilarang Mudik

    • calendar_month Sel, 19 Mei 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono mengatakan pihaknya sudah melarang ASN di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak untuk mudik. Bila masih ada yang tetap mudik, maka akan dijatuhi sanksi. “Sanksinya sangat berat sampai pencopotan dari jabatan, dan penurunan gaji berkala dan penundaan kenaikan pangkat,” ujarnya di kediaman dinas, Minggu (17/5/2020). Menurutnya, edaran terkait […]

  • Wabup Juli Suryadi: “Semangat Bersahabat, Kunci Kemajuan Bersama Kalimantan Barat”

    Wabup Juli Suryadi: “Semangat Bersahabat, Kunci Kemajuan Bersama Kalimantan Barat”

    • calendar_month Kam, 23 Okt 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Dalam suasana khidmat dan penuh kebanggaan, Wakil Bupati Mempawah Juli Suryadi bersama Ketua TP PKK Kabupaten Mempawah Rosnilawati turut hadir dalam Upacara Peringatan Hari Jadi ke-254 Kota Pontianak Tahun 2025 yang digelar di Taman Alun Kapuas, Kamis (23/10/2025). Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono, dan dihadiri oleh Asisten […]

  • DPRD Dukung Pembentukan Tim Reaksi Cepat

    DPRD Dukung Pembentukan Tim Reaksi Cepat

    • calendar_month Rab, 1 Nov 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bumi Senentang memiliki potensi bencana alam seperti, banjir, angin puting beliung, dan tanah longsor. Pemerintah diminta agar memperhatikan hal tersebut, agar tidak lagi kecolongan, terutama pada penanganan dan penanggulangan bencana. Olehkarenanya, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Heri Jambri minta agar Sintang dapat membentuk Tim Reaksi Cepat  (TRC) untuk menangani […]

  • Anies Rasyid Baswedan jadi Ketua APPSI, Ini Harapan Ria Norsan

    Anies Rasyid Baswedan jadi Ketua APPSI, Ini Harapan Ria Norsan

    • calendar_month Sel, 26 Nov 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wakil Gubernur Kalimantan Barat, H Ria Norsan menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) APPSI VI di Jakarta, Selasa (26/11/2019). Dalam Munas tersebut,  Anies Rasyid Baswedan terpilih sebagai Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) periode 2019-2023 melalui voting suara terbanyak. Gubernur DKI tersebut  unggul voting 13 suara, sementara Gubernur Jabar Ridwan Kamil 9 suara. “ […]

expand_less