DPRD Sintang Desak Musrenbang 2027 Fokus pada Program Prioritas
- calendar_month Jum, 10 Apr 2026
- comment 0 komentar

H Senen Maryono, Anggota DPRD Sintang
LensaKalbar – Di tengah tekanan keterbatasan anggaran yang mulai terasa sejak 2026, Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Senen Maryono, mendesak agar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tidak hanya menjadi forum seremonial, melainkan benar-benar dimanfaatkan untuk memangkas program yang tidak prioritas dan memfokuskan anggaran pada kebutuhan mendesak masyarakat.
Penegasan itu disampaikan Senen saat menghadiri Musrenbang RKPD Tahun 2027 Kabupaten Sintang di Pendopo Bupati Sintang, Kamis (9/4/2026).
Politisi Partai PAN menilai, situasi fiskal saat ini tidak lagi memberi ruang bagi pemerintah untuk menjalankan program secara “merata tanpa arah”.
“Dengan kondisi anggaran yang terbatas sejak 2026, kita tidak bisa lagi menjalankan semua program. Musrenbang harus berani menentukan mana yang benar-benar prioritas dan berdampak langsung bagi masyarakat,” tegas Senen Maryono.
Menurut Senen Maryono, Musrenbang merupakan titik krusial dalam menentukan wajah pembangunan daerah ke depan. Kesalahan dalam menetapkan prioritas, kata dia, akan berujung pada program yang tidak efektif dan berpotensi memboroskan anggaran.
Senen Maryono juga mengingatkan agar pemerintah daerah tidak terjebak pada kepentingan sektoral maupun titipan program yang tidak memiliki urgensi. Ia menekankan pentingnya keberanian mengambil keputusan strategis demi memastikan pembangunan tetap berjalan optimal meski dalam keterbatasan.
“Jangan sampai anggaran yang minim justru habis untuk program yang tidak menyentuh kebutuhan masyarakat. Ini yang harus kita hindari bersama,” ujar Senen Maryono.
Selain itu, Senen Maryono menyoroti pentingnya Musrenbang sebagai instrumen deteksi dini terhadap potensi hambatan dalam pelaksanaan pembangunan. Menurutnya, perencanaan yang matang harus disertai dengan pemetaan risiko agar program tidak berhenti di tengah jalan.
“Sejak tahap perencanaan, potensi kendala harus sudah diidentifikasi. Dengan begitu, pemerintah bisa menyiapkan langkah antisipasi dan memastikan program berjalan tepat sasaran,” kata Senen Maryono.
“Kami berharap melalui Musrenbang ini, Pemerintah Kabupaten Sintang mampu menjaga efektivitas pembangunan tahun 2027, sekaligus menjawab tantangan keterbatasan anggaran dengan kebijakan yang lebih terukur dan tepat guna,” pungkas Senen Maryono. (Dex)
- Penulis: Zainuddin

Saat ini belum ada komentar