Breaking News
light_mode

Tebang 14 Pohon di KM 51-55 Jalan Raya Galang

  • calendar_month Ming, 11 Apr 2021
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Guna mengantisipasi kecelakaan lalu lintas dan gangguan jaringan listrik akibat pohon tumbang, Pemerintah Desa Galang bekerjasama dengan instansi terkait melakukan pemangkasan dan penebangan pohon di sepanjang Jalan Raya Desa Galang, Minggu (11/4/2021). Belasan pohon berusia puluhan tahun ditebang.

“Pohon yang ditebang ini lokasinya dari KM 51-55 Jalan Raya Desa Galang. Total ada sekitar 14 pohon yang akan ditebang. Namun, yang sudah ditebang sebanyak 6 pohon,” ungkap Kepala Desa Galang, Rasidi.

Rasidi menjelaskan alasannya menebang pohon tersebut dengan pertimbangan keselamatan pengguna jalan dan pemeliharaan jaringan listrik. Sebab, keberadaan pohon tersebut berpotensi membahayakan keselamatan dan dapat mengganggu pelayanan PLN.

“Pohon yang ditebang usianya tanamnya sekitar 25 tahun. Sehingga kondisinya sudah rapuh dan rawan tumbang. Kondisi ini sangat mengancam dan membahayakan keselamatan pengguna jalan di Desa Galang,” tegasnya.

Terlebih, sambung Rasidi jika cuaca ekstrim berupa hujan dan angin kencang maka pohon-pohon tersebut sangat berpotensi tumbang dan dikhawatirkan dapat mencelakai pengguna jalan. Maka, upaya pemangkasan dan penebangan sangat tepat guna mengantisipasi hal-hal tak diinginkan.

“Dalam kegiatan ini, kami melibatkan unsur masyarakat Desa Galang dan dibantu oleh instansi terkait mulai dari Dinas Perhubungan, PLN dan TNI-Polri. Alhamdulillah, kita semua bersinergi sehingga kegiatan ini berjalan tertib, aman dan lancar,” sebutnya.

Babinsa Sungai Pinyuh, Koptu Ma’mun ikut bersama warga bergotong royong memangkas dan menebang pohon di jalan Desa Galang. Dia mengatakan, sejumlah pohon sengaja ditumbangkan untuk membersihkan pinggir jalan agar tidak menganggu kabel listik dan pengendara lalu lintas.

“Pohon-Pohon ini sengaja dibersihkan oleh petugas PLN agar tidak mengenai kabel dan tiang listrik,” ujar Koptu Ma’mun.

Koptu Ma’mun menilai keberadaan pohon-pohon besar di tepi jalan itu sangat membahayakan pengendara lalu lintas. Terlebih jika cuaca ekstrim seperti hujan deras dan angin kencang.

“Kita khawatir angin kencang dan huan deras sangat berpotensi menyebabkan pohon tumbang. Makanya, harus diantisipasi dengan penebangan agar tidak membahayakan pengendara dan mengganggu pelayanan listrik,” pungkasnya. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rakor Persiapan Pemilu 2024, Selimin Minta Petugas Keamanan Bersikap “Humanis”

    Rakor Persiapan Pemilu 2024, Selimin Minta Petugas Keamanan Bersikap “Humanis”

    • calendar_month Kam, 12 Okt 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Dalam rangka persiapan Pemili Serentak 2024, Staf Ahli Bupati Bidang Perekonomian, Pembangunan dan Keuangan, Selimin berpesan kepada para petugas keamananan agar dapat bersikap humanis, sehingga dapat meminimalisir konflik, kampanye hitam dan pilitik uang atau money politic yang marak terjadi. Pesan tersebut disampaikam Selimin ketika menghadiri rapat koordinasi (Rakor) lintas sektoral dalam rangka kesiapan […]

  • Desa Mungguk Bantok Minta Jaringan Telekomunikasi

    Desa Mungguk Bantok Minta Jaringan Telekomunikasi

    • calendar_month Sab, 25 Jun 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Masyarakat di Desa Mungguk Bantok, Kecamatan Sintang mengharapkan dibangunnya jaringan telekomunikasi di daerah tersebut. Pasalnya, hingga kini warga tidak bisa menggunakan telepon genggam karena minimnya sinyal dari provider telekomunikasi di wilayah mereka. Hal inipun diungkapkan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Welbertus ketika menggelar masa reses persidangan kedua Dewan Perwakilan Rakyat […]

  • 1.129 Pelanggar Terjaring Operasi Yustisi

    1.129 Pelanggar Terjaring Operasi Yustisi

    • calendar_month Ming, 25 Okt 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sebanyak 1.129 pelanggar di Kabupaten Mempawah terjaring Operasi Yustisi Peraturan Bupati Nomor 50 tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan. Bagi warga yang terjaring Operasi Yustisi tersebut dipastikan tidak ada yang melakukan pelanggaran berulang. Hal itu ditegaskan Kepala Bidang Penegakan Peraturan Perundang-undangan Satpol PP Kabupaten Mempawah, Rosmidi, Sabtu (24/10/2020). “1.129 […]

  • Pisah Sambut Kajari, Bupati Erlina: Teruskan Sinergi untuk Membangun Mempawah

    Pisah Sambut Kajari, Bupati Erlina: Teruskan Sinergi untuk Membangun Mempawah

    • calendar_month Kam, 5 Agu 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten Mempawah menggelar pisah sambut Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) dari pejabat lama Antony Setiawan kepada pejabat baru Didik Adyotomo di Rumah Dinas Bupati Mempawah, Kamis (5/8/2021). Kegiatan terbatas itupun dihadiri Bupati Mempawah, Hj Erlina, Wakil Bupati Mempawah, H Muhammad Pagi, Sekretaris Daerah Mempawah, H Ismail, Ketua DPRD Mempawah, H Ria Mulyadi, Kapolres […]

  • Pemkot Usulkan 10 Raperda, Satu Diantaranya Penanganan Anak

    Pemkot Usulkan 10 Raperda, Satu Diantaranya Penanganan Anak

    • calendar_month Rab, 14 Apr 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Tujuh fraksi DPRD Kota Pontianak menyampaikan pandangan terhadap 10 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda). Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyebut, dari penyampaian tersebut ada beberapa masukan dari fraksi-fraksi. Raperda tersebut merupakan inisiasi Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak dan satu inisiasi DPRD Kota Pontianak. Satu di antaranya adalah Raperda penanganan anak. Raperda itu disusun untuk […]

  • Disdikbud Sintang Sambut Positif Program MBG, Harap Cakupan Meluas
    OPD

    Disdikbud Sintang Sambut Positif Program MBG, Harap Cakupan Meluas

    • calendar_month Sen, 19 Mei 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Sintang menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah mulai berjalan di wilayahnya. Meski cakupan program ini belum merata di seluruh kabupaten, Disdikbud Sintang berharap ke depannya program ini dapat mencakup seluruh siswa di daerah tersebut. Saat ini, program MBG telah menjangkau delapan sekolah […]

expand_less