Breaking News
light_mode

Harga Pupuk Sawit Melonjak, Nekodemus Desak Pemerintah Cari Solusi

  • calendar_month Sen, 6 Apr 2026
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Nikodemus, menyoroti tingginya harga pupuk kelapa sawit yang dinilai semakin membebani para petani. Ia meminta pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk menstabilkan harga sekaligus memastikan ketersediaan pupuk di tingkat petani.

Menurut Nikodemus, kenaikan harga pupuk dalam beberapa waktu terakhir telah berdampak langsung terhadap biaya produksi petani sawit, khususnya petani kecil yang sangat bergantung pada pupuk untuk menjaga produktivitas lahan mereka.

“Kalau harga pupuk terus naik, tentu petani kita yang paling terdampak. Biaya produksi meningkat, sementara harga jual hasil belum tentu stabil. Ini sangat memberatkan,” tegas Nikodemus.

Nikodemus menjelaskan bahwa pupuk merupakan faktor utama dalam budidaya kelapa sawit. Ketika petani kesulitan membeli pupuk akibat harga yang tinggi, maka produktivitas kebun berpotensi menurun. Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat memengaruhi pendapatan petani dan perekonomian daerah secara keseluruhan.

Nikodemus juga mengungkapkan bahwa sejumlah petani di Sintang mulai mengurangi penggunaan pupuk sebagai langkah bertahan. Namun, menurutnya, hal tersebut justru berisiko menurunkan kualitas dan kuantitas hasil panen.

“Petani sekarang banyak yang terpaksa menghemat pemakaian pupuk. Ini bukan solusi jangka panjang, karena hasil panen bisa menurun drastis. Kita tidak ingin petani terus dirugikan,” ujar Nikodemus.

Politisi Partai Hanura mendorong pemerintah daerah melalui dinas terkait untuk lebih aktif melakukan pengawasan terhadap distribusi pupuk di lapangan. Selain itu, ia juga meminta adanya intervensi kebijakan, seperti subsidi atau program bantuan pupuk bagi petani kecil.

“Pemerintah harus hadir. Baik melalui subsidi, operasi pasar, maupun pengawasan distribusi agar tidak terjadi permainan harga di lapangan,” kata Nikodemus.

Kemudian, Nikodemus menilai pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, distributor, dan pihak perusahaan untuk menjaga stabilitas harga pupuk. Dengan koordinasi yang baik, diharapkan persoalan ini dapat segera diatasi.

Nekodemus menegaskan bahwa sektor perkebunan sawit merupakan salah satu penopang ekonomi masyarakat Sintang. Karena itu, keberlangsungan usaha petani harus menjadi perhatian serius semua pihak.

“Kalau petani sawit kita melemah, dampaknya akan luas. Ini menyangkut kesejahteraan masyarakat. Jadi persoalan pupuk ini harus segera ditangani dengan serius,” pungkas Nikodemus. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rakor Persiapan Pemilu 2024, Selimin Minta Petugas Keamanan Bersikap “Humanis”

    Rakor Persiapan Pemilu 2024, Selimin Minta Petugas Keamanan Bersikap “Humanis”

    • calendar_month Kam, 12 Okt 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Dalam rangka persiapan Pemili Serentak 2024, Staf Ahli Bupati Bidang Perekonomian, Pembangunan dan Keuangan, Selimin berpesan kepada para petugas keamananan agar dapat bersikap humanis, sehingga dapat meminimalisir konflik, kampanye hitam dan pilitik uang atau money politic yang marak terjadi. Pesan tersebut disampaikam Selimin ketika menghadiri rapat koordinasi (Rakor) lintas sektoral dalam rangka kesiapan […]

  • Di Sejegi 2.481Jiwa Bertahan dengan Banjir, 13 Jiwa Memilih Mengungsi

    Di Sejegi 2.481Jiwa Bertahan dengan Banjir, 13 Jiwa Memilih Mengungsi

    • calendar_month Jum, 11 Sep 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Desa Sejegi, Kecamatan Mempawah Timur merilis data warga terdampak banjir yang melanda desa itu sejak seminggu terakhir. Hingga pagi ini, banjir telah merendam pemukiman 2.481 jiwa dan 13 di antaranya telah mengungsi. Kepala Desa Sejegi, Muhammad Idris mengatakan, ketinggian air saat ini berkisar 0,5 – 1 meter. Di Dusun Tekam / Telayar […]

  • Wabup Juli Buka Bimtek Kepenulisan: Dorong Budaya Literasi Berbasis Kearifan Lokal

    Wabup Juli Buka Bimtek Kepenulisan: Dorong Budaya Literasi Berbasis Kearifan Lokal

    • calendar_month Rab, 16 Apr 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Suasana pagi di Wisma Chandramidi, Rabu (16/4/2025), terasa berbeda. Puluhan peserta dari berbagai penjuru Kabupaten Mempawah tampak antusias mengikuti pembukaan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kepenulisan Berbasis Konten Budaya Lokal 2025. Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi. Mengusung tema “Perkembangan Perpustakaan, Budaya Baca dan Literasi di Kabupaten Mempawah dalam […]

  • Skenario Ancaman Banjir Rob

    Skenario Ancaman Banjir Rob

    • calendar_month Sel, 23 Jul 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kota Pontianak menjalin kerja sama dengan Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala untuk meneliti pengembangan skenario ancaman banjir rob. Riset tersebut merupakan program pendanaan dari Dampak Banjir, Penetapan Harga Karbon, dan Keberlanjutan Ekosistem atau Proyek FINCAPES. Sekretaris BAPPEDA Pontianak Syamsul Akbar mengatakan saat ini dampak perubahan iklim terasa di […]

  • Bupati Erlina Safari Idulfitri 1445 H ke Tokoh Agama dan Masyarakat di Mempawah

    Bupati Erlina Safari Idulfitri 1445 H ke Tokoh Agama dan Masyarakat di Mempawah

    • calendar_month Jum, 12 Apr 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Mempawah, Hj Erlina melakukan Safari Idul Fitri 1445 Hijriah ke Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat di Kabupaten Mempawah, Jumat (12/4/2024). Bupati Erlina mengatakan bahwa Idul Fitri ialah bulannya silahturahmi sehingga sebagai bentuk apresiasi kepada para tokoh masyarakat dan tokoh agama yang ada di Kabupaten Mempawah dirinya melakukan kunjungan ke beberapa tokoh yang […]

  • Gubernur Akan Umumkan Perusahaan yang Bikin Kabut Asap di Kalbar

    Gubernur Akan Umumkan Perusahaan yang Bikin Kabut Asap di Kalbar

    • calendar_month Rab, 11 Sep 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar), H Sutarmidji dalam waktu dekat akan mengumumkan perusahaan perkebunan yang dengan sengaja membakar hutan dan lahan yang berdampak menimbulkan kabut asap di Kalbar. “Besok saya akan umumkan perusahaan perkebunan yang melakukan pembakaran baik yang diberikan teguran, disegel, perusahaan yang akan diproses secara hukum. Jangan dipikir orang kita hanya mengertak […]

expand_less