Breaking News
light_mode

Dukung Pemerintah Tutup Permanen TPS Wiyata 2

  • calendar_month Sel, 14 Nov 2023
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Pemerintah Daerah Kabupaten Sintang melalui Dinas Lingkungan Hidup melakukan penutupan permanen tempat pembuangan sampah (TPS) di Gang Wiyata 2, Jalan MT Haryono.

Dengan demikian, masyarakat setempat tak lagi diperbolehkan membuang sampah di kawasan tersebut.

Langkah tegas inipun diapresiasi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Lim Hie Soen.

“Langkah tegas ini sangat kami dukung sekali, karena memnag terjadi penumpukan sampah di kawasan tersebut, sehingga perlu dilakukan evaluasi lagi,” kata Lim Hie Soen.

Bila kondisinya tidak ditutup, kata Lim Hie Soen, maka berpotensi negatif terhadap lingkungan, terutama dengan adanya Puskesmas dan sekolah di sekitar area tersebut.

“Karena di situ ada Puskesmas dan sekolah, kalau masih ada tong sampah di situ, masyarakat masih buang sampah, itu bisa menyebabkan pencemaran lingkungan. Aroma tidak sedap bisa mengganggu aktivitas belajar di sekolah dan layanan kesehatan di puskesmas,” kata Lim Hie Soen.

Terkait dengan tumpukan sampah di eks TPS Gang Wiyata 2, Lim Hie Soen menghimbau kepada masyarakat untuk menghormati kebijakan pemerintah daerah dengan tidak lagi membuang sampah di lokasi tersebut.

“Dengan segala kerendahan hati, mari kita sama-sama menghormati kebijakan pemerintah daerah dalam rangka mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat,” kata Lim Hie Soen.

Meski mendukung kebijakan penutupan TPS, Lim Hie Soen juga menekankan perlunya langkah konkret dari pemerintah untuk membersihkan dan mencegah penumpukan sampah, sehingga masyarakat tidak tergoda untuk membuang sampah sembarangan.

Contohnya lagi, kata Lim Hie Soen, di jalan hutan wisata Baning, di mana larangan membuang sampah telah diberlakukan, tetapi masih ada masyarakat yang tidak mematuhi aturan tersebut.

“Sampah-sampah yang berserakan di pinggir jalan itu membuat pemandangan jadi tidak enak. Ini berdampak serius terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat,” pungkas Lim Hie Soen, wakil rakyat dari daerah pemilihan (Dapil) Sintang 1. (LK1)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Karolin Resmikan 4 Jembatan Gantung, Tolong Dirawat dan Dijaga!

    Bupati Karolin Resmikan 4 Jembatan Gantung, Tolong Dirawat dan Dijaga!

    • calendar_month Jum, 30 Apr 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Landak Karolin Margret Natasa bersama Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Daerah Pemilihan Kalimantan Barat 1 Cornelis meresmikan 4 jembatan gantung, Kamis (29/4/2021). Ke 4 jembatan gantung itupun tersebar di 4 desa yakni, Desa Kampet, Desa Sungai Kelik, Desa Angkangin dan Desa Sekendal. Pembangunan jembatan inipun menelan anggaran sebesar Rp13 miliar. “Ini […]

  • BPNT Harus Sentuh Produk Lokal

    BPNT Harus Sentuh Produk Lokal

    • calendar_month Jum, 6 Mar 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Pusat melalui Kementerian Sosial telah meluncurkan program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), bantuan ini diberikan kepada masyarakat tidak mampu dalam bentuk barang yang dapat memenuhi kebutuhan pangan mereka. Berkaitan dengan bantuan pangan non tunai ini, Bupati Landak, Karolin Margret Natasa berharap barang- barang yang disalurkan untuk masyarakat tidak mampu ini diambil dari […]

  • Berikan Kemudahan Peserta JKN-KIS, Puskesmas Sekadau Hilir Terapkan Sistem Antri Online

    Berikan Kemudahan Peserta JKN-KIS, Puskesmas Sekadau Hilir Terapkan Sistem Antri Online

    • calendar_month Sen, 17 Feb 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Puskesmas Sekadau Hilir merupakan salah satu Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) di Kabupaten Sekadau yang telah menerapkan sistem antrean elektronik berbasis online. Dengan adanya sistem antrean online ini tentunya sangat membantu pihak Puskesmas Sekadau Hilir dalam memberikan kemudahan dan kepastian layanan kepada pasien, khususnya peserta JKN-KIS. Berdasarkan data per Februari 2020, tercatat jumlah peserta sebanyak 19.391 […]

  • Sumur Bor Akan Dikenakan Retribusi

    Sumur Bor Akan Dikenakan Retribusi

    • calendar_month Sen, 7 Agu 2017
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sintang menunggu Surat Keputusan (SK) Gubernur Kalbar terkait retribusi sumor bor. Begitu terbit, Badan Pendapatan Daerah Sintang pun akan langsung bergerak. “Retribusi sumur bor sepenuhnya akan menjadi pemasukan Sintang,” kata Mas’ud Nawawi, Kepala Badan Pendapatan Daerah Sintang, kemarin. Mas’ud mengatakan, besaran retribusi sumur bor itu belum dapat ditentukan, sebelum SK Gubernur tersebut terbit. “Setiap daerah bisa saja berbeda […]

  • Sinergitas Semua Pihak jadi Kunci Utama untuk Tekan Angka Stunting

    Sinergitas Semua Pihak jadi Kunci Utama untuk Tekan Angka Stunting

    • calendar_month Ming, 24 Jul 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Provinsi Kalbar menyebut ada 4 kabupaten angka stunting-nya masih tergolong tinggi, salah satunya adalah Kabupaten Sintang. Perihal ini diungkapkan Wakil Gubernur Kalbar, H Ria Norsan ketika membuka Rapat Koordinasi Teknis Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Tingkat Provinsi se- Kalimantan Barat Tahun 2022, Rabu (20/7/2022) lalu. Ihwal inipun disambut anggota Dewan Perwakilan Rakyat […]

  • Anggaran Pembangunan Sintang Masih Minim

    Anggaran Pembangunan Sintang Masih Minim

    • calendar_month Sen, 6 Nov 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Florensius Ronny mengatakan bahwa pembangunan infrastruktur dasar masih terkendala dengan porsi anggaran yang terbatas. Bila kondisi ini, tak dibantu pemerintah pusat (Pempus), maka akan menjadi tantangan sendiri bagi pemerintah daerah dalam membangun luas wilayah Sintang yang setara dengan luas provinsi di Jawa itu. “Pemahaman kita bahwa luas […]

expand_less