Breaking News
light_mode

Kelas Standar BPJS, Ronny Minta Tak Bedakan Pelayanan Kesehatan

  • calendar_month Sen, 13 Jun 2022
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Pemerintah bakal meniadakan atau menghapus sistem kelas dalam BPJS Kesehatan pada Juli 2022 mendatang. Dengan begitu, tidak ada lagi kelas 1,2, dan 3 seperti saat ini.

Semuanya akan dilebur menjadi Kelas Standar dan iurannya disesuaikan dengan besaran gaji peserta BPJS Kesehatan. Tujuannya untuk memberikan layanan kesehatan yang sama kepada seluruh masyarakat tanpa terkecuali.

Rencananya Kelas Standar ini akan mulai dilakukan dengan tahapan uji coba terlebih dahulu. Terutama, di Rumah Sakit vertikal  pada Juli 2022 mendatang.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Florensius Ronny mengatakan perubahan dan kebijakan yang dikeluarkan pemerintah pusat ini sah-sah saja, selama pelayanan yang diberikan kepada masyarakat tetap sama tanpa membedakan pasien BPJS Kesehatan dengan pasien umum.

“Kalau soal masalah kelas 1, 2 , dan 3 dirubah menjadi kelas standar saya rasa tidak masalah, kita dukung,” kata Florensius Ronny kepada Lensakalbar.co.id, Senin (13/6/2022).

Tetapi sambung Ronny, penghapusan sistem kelas 1, 2, dan 3 pada peserta BPJS Kesehatan menjadi Kelas Standar tidak menghilangkan hak masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kesehatan.

“Yang paling utama itu, masyarakat kita bisa mendapatkan pelayanan kesehatan dengan baik tanpa membedakan pelayanan dari pasien BPJS Kesehatan dan pasien umum,” ujar Ronny.

Politisi Partai Nasional Demokrat (NasDem) ini menilai pelayanan yang telah diberikan BPJS Kesehatan kepada pesertanya sudah baik. Meskipun diakuinya masih ada peserta yang belum puas dengan pelayanan yang diberikan sejumlah faskes yang bekerjasama dengan BPJS ketika menjalani rawat inap.

Tentunya perihal tersebut mesti menjadi perhatian khusus dari BPJS Kesehatan. Sebab kata Ronny, aduan soal pelayanan kesehatan bagi peserta BPJS Kesehatan sering ditemuinya.

Karena itu, penghapusan sistem kelas 1, 2, dan 3 BPJS Kesehatan menjadi kelas standar diharapkan lebih menjamin pelayanan terbaik yang akan diterima masyarakat ketika berada di sejumlah faskes yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan.

“Selama pelayanan kelas standar BPJS Kesehatan yang diberikan sama dan tidak membedakan antara pasien BPJS dan pasien umum, kita dukung lah ya,” pungkas wakil rakyat Dapil Kelam Permai – Dedai – Sungai Tebelian ini.

Seperti diketahui, penerapan BPJS Kesehatan kelas standar merupakan mandat dari Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional. Tujuan utamanya adalah untuk melaksanakan prinsip asuransi sosial. Karena itu aturan rawat inap berdasarkan kelas 1, 2, dan 3 akan segera berakhir.

Implikasinya, tarif di rumah sakit pun tidak lagi seperti tarif kelas rawat inap yang sebelumnya terbagi dalam tiga kelas. Sehingga fasilitas rawat inap di rumah sakit akan distandarisasi.

Rencananya penerapan BPJS Kesehatan kelas standar baru akan dilakukan di 18 rumah sakit vertikal alias rumah sakit milik pemerintah, dan pada Desember 2022 akan diterapkan di seluruh rumah sakit pemerintah yang berjumlah kurang lebih 34. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tinjau Lokasi Selokan Air di Sungai Batang, Bupati Minta PUPR Lakukan Kajian Matang

    Tinjau Lokasi Selokan Air di Sungai Batang, Bupati Minta PUPR Lakukan Kajian Matang

    • calendar_month Sen, 19 Jul 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Guna mengatasi persoalan banjir, Bupati Mempawah, Hj Erlina didampingi Kepala Dinas PUPR Mempawah dan Kepala Desa Sungai Batang meninjau rencana lokasi pembangunan selokan/aliran air yang ada di Desa Sungai Batang, pada Senin (19/7/2021). Kepala Desa Sungai Batang melihatkan kepada Bupati Erlina rencana lokasi pembangunan aliran air. Menurutnya, aliran air tersebut sangat diperlukan karena […]

  • Bupati Terima Bantuan 5.568 Paket Sembako untuk Masyarakat Sungai Kunyit

    Bupati Terima Bantuan 5.568 Paket Sembako untuk Masyarakat Sungai Kunyit

    • calendar_month Rab, 3 Apr 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sebagai bentuk Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL), PT Pelindo Regional 2 Pontianak menyerahkan bantuan paket sembako dan beras untuk masyarakat di Kecamatan Sungai Kunyit, Rabu (3/4/2024). Bantuan tersebut diterima langsung oleh Bupati Mempawah, Hj Erlina di Kantor Bupati Mempawah. Bupati Erlina mengucapkan terimakasih atas program TJSL yang dilaksanakan ini yang memperlihatkan komitmen dan […]

  • Ria Norsan: Ini Komitmenya Presiden RI untuk Mempawah

    Ria Norsan: Ini Komitmenya Presiden RI untuk Mempawah

    • calendar_month Kam, 4 Apr 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kabupaten Mempawah mendapatkan dua mega proyek besar dari Pemerintah Pusat (Pempus). Keduanya adalah pembangunan Pelabuhan Internasional Kijing dan Pembangunan Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR. Kedua pembangunan tersebut diharapkaan dapat mendongkrak perekonomian masyarakat, khususnya di Mempawah. “Akhirnya pertambangan ini berdiri ya. Ini sudah kita lakukan sejak saya menjabat sebagai Bupati Mempawah. Ini juga merupakan […]

  • 6 Desa di Kecamatan Segedong Terima Bantuan Pangan Cadangan Beras

    6 Desa di Kecamatan Segedong Terima Bantuan Pangan Cadangan Beras

    • calendar_month Rab, 27 Mar 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Mempawah, Hj Erlina kembali menyerahkan Bantuan Pangan Cadangan Beras untuk masyarakat Kecamatan Segedong, Rabu (27/03/2024). Penyerahan bantuan tersebut dipusatkan di Kantor Desa Sungai Burung, Kecamatan Segedong. Adapun penerima bantuan pangan di Kecamatan Segedong sebagai berikut: Desa Sungai Burung 464 KPM Desa Sungai Purun Besar 674 KPM Desa Parit Bugis 322 KPM Desa […]

  • Midji: Jangan Ada Unsur Politisasi dalam Menyusun Anggaran

    Midji: Jangan Ada Unsur Politisasi dalam Menyusun Anggaran

    • calendar_month Kam, 5 Mar 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Gubernur Kalimantan Barat, H Sutarmidji mengingatkan bupati/walikota di 14 kabupaten/kota Provinsi Kalbar agar tidak memasukan unsur kepentingan politis dalam pelaksanaan dan penyusunan anggran. “Jangan pernah memasukkan unsur politis ke dalam penyusunan anggaran, walaupun kepala daerah itu jabatan politis, tapi jangan ada itu!, kita berpedoman pada visi misi dan rencana kerja. Saya ngga mau […]

  • GABPON Open Sabet Juara Kejuaraan Bridge Wali Kota Cup 2025

    GABPON Open Sabet Juara Kejuaraan Bridge Wali Kota Cup 2025

    • calendar_month Ming, 12 Okt 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Tim GABPON Open yang diperkuat Rusdi, Thedy, Richo, Vedy, dan Zend tampil gemilang dengan menyabet Juara Pertama Open Swiss Team pada Kejuaraan Bridge Wali Kota Cup 2025. Sementara di kategori Open Swiss Pair, gelar juara diraih pasangan Toga dan Buyung. Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyebut turnamen ini bukan sebagai ajang kompetisi, […]

expand_less