Breaking News
light_mode

SDN 12 Merahau Butuh Perhatian Serius Pemerintah

  • calendar_month Sab, 7 Mar 2020
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Permasalahan pendidikan yang terjadi di indonesia adalah masalah kurangnya sarana prasarana pendidikan terutama di daerah-daerah  terpencil. Hal ini menimbulkan kesenjangan dalam mutu pendidikan.

Banyak sekali peserta didik yang tidak bisa menikmati sarana dan prasarana yang sama dengan peserta didik yang ada di kota. Hal seperti itu membuktikan bahwa pemerintah kurang memperhatikan pendidikan yang ada di daerah terpencil.

Contohnya, di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 12, Merahau, Desa Merahau Permai, Kecamatan Kayan Hulu.

Di sekolah itu, seharusnya meliliki 6 lokal. Tapi kenyataannya hanya ada 4 lokal saja. Kondisi ini tentunya membuat beberapa kelas digabung menjadi satu. Seperti, kelas 2 bergabung dengan kelas 3. Dan kelas 4 bergabung dengan kelas 5.

“Sungguh sangat memprihatinkan,” ucap Ketua Komisi A DPRD Sintang, Santosa, kemarin.

Santosa mengaku telah membawa Bupati Sintang melihat langsung kondisi sekolah tersebut pada, Minggu (26/1/2020). Dia pun berharap pemerintah segera mencarikan solusi dan menangani persoalan di sekolah itu.

“Kita harap segera dicarikan solusi secepatnya. Apalagi bupati sudah melihat langsung ke lokasi. Ya, setidaknya pembangunan ruang kelas baru,” ujarnya.

Menurutnya, sarana dan prasarana pendidikan begitu penting untuk dipenuhi. Sebab, ihwal tersebut sangat berdampak pada mutu pendidikan di daerah kita.

“Bagaimana bangsa ini mau cerdas, kalau untuk pendidikan dasar saja sudah begini kondisi dan keadannya. Tentu ini harus menjadi perhatian khusus pemerintah dalam rangka mencerdaskan anak bangsa,” pungkasnya.

Sementara, Kepala Sekolah SDN 12 Merahau, Anastasia Nurhayati menceritakan bahwa kondisi sekolah tersebut seharusnya enam lokal, namun hanya memiliki empat lokal saja, sehingga ada kelas yang di gabung dalam satu ruangan yakni kelas 2 dan 3 serta kelas 4 dan 5.

“Kelas 1 dan 6 ruangan sendiri. Kondisi ini sudah berlangsung sejak 1985 silam hingga sekarang ini,” ungkapnya.

Kemudian, kata dia, untuk kelas 4 dan 5 hanya dipisahkanpapan ruangannya. Kelas 2 dan 3 tidak.

Ironisnya lagi, siswa kelas 3 ada yang duduk satu meja bertiga. Kondisi ini terpaksa dilakukan karena pihaknya kekurangan sarana dan prasarana pendidikan.

“Sebbenarnya kelas enam ada lebih meja kursinya, cuma ruangan kelas 2 dan 3 itu tidak cukup kalau banyak mejanya, karena kelas 3 siswanya agak banyak dari kelas 2,” katanya.

Berdasarkan data yang ada, ungkap dia, untuk siswa kelas 1 berjumlah 22 orang, kelas 2 berjumlah 14 orang, kelas 3 berjumlah 28 orang, kelas 4 berjumlah 15 orang, kelas 5 berjumlah 16, dan kelas 6 berjumlah 7 orang.

Olehkarenanya, dia berharap Pemerintah Daerah segera merespon kondisi sekolah yang dipimpinnya tersebut, terutama untuk penambahan lokal kelas baru demi kelancaran proses belajar mengajar. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Legislator Sintang Minta Pemerintah dan Polisi Awasi Peredaran Daging ‘Oplosan’

    Legislator Sintang Minta Pemerintah dan Polisi Awasi Peredaran Daging ‘Oplosan’

    • calendar_month Sab, 18 Mei 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kedanti Sintang belum ditemukannya peredaran daging “Oplosan”.  Tapi ihwal tersebut menjadi sorotan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sintang. Olehkarenanya, Pemerintah Kabupaten Sintang melalui intansi terkait diminta agar terus melakukan pengawasan dan perhatian terhadap hal tersebut. Sebab setiap menjelang hari besar keagamaan oknum yang tidak bertanggungjawab kerap melakukan menghalalkan segala cara demi meraih keuntungan […]

  • Progres Pembangunan Capai 43,6 Persen, Erlina Minta OPD Siapkan SDM yang Unggul

    Progres Pembangunan Capai 43,6 Persen, Erlina Minta OPD Siapkan SDM yang Unggul

    • calendar_month Rab, 8 Jan 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Mempawah, Hj Erlina mengaku senang dengan progres pembangunan Pelabuhan Internasional Kijing mencapai 43,6 persen. Karena itu, orang nomor satu di Bumi Galaherang inipun meminta kepada seluruh pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mempawah untuk memoersiapkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul agar dapat menyesuaikan spesifikasi dan kualitas SDM yang dibutuhkan oleh pihak […]

  • Cerita Akmal Alvino, Bocah 10 Tahun yang Minta Tolong dengan Bupati Mempawah

    Cerita Akmal Alvino, Bocah 10 Tahun yang Minta Tolong dengan Bupati Mempawah

    • calendar_month Kam, 16 Apr 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Akmal Alvino. Bocah berusia 10 tahun ini merupakan warga Kecamatan Anjungan, Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat. Akmal Alvino diketahui baru selesai menjalani perawat medis pasca operasi jantung di salah satu rumah sakit di Jakarta. Kondisinya kini semakin membaik, namun Akmal dan ibunya takut untuk pulang kerumahnya. Lantaran situasi dan kondisi pandemi virus Corona […]

  • Bupati Erlina, Sekda, Kapolres dan Dandim Ikuti Virtual Meeting Bersama Mendagri Tito

    Bupati Erlina, Sekda, Kapolres dan Dandim Ikuti Virtual Meeting Bersama Mendagri Tito

    • calendar_month Sen, 5 Sep 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI, Tito Karnavian meminta kepada seluruh provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia agar menyikapi dengan serius terkait isu pengendalian inflasi. “Isu ini harus prioritas dan bersinergi bersama semua stakeholder seperti penanganan Covid-19,” kata Mendagri ketika menggelar virtual meeting terkait pengendalian inflasi bersama Gubernur, Bupati dan Wali Kota se-Indonesia, Seninn (5/9/2022). […]

  • Atlet Sampan Bidar Sekadau Nyaris Pingsan

    Atlet Sampan Bidar Sekadau Nyaris Pingsan

    • calendar_month Ming, 27 Jan 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Lantaran mengalami keram di bagian perut. Seorang atlet dayung sampan dari Tim Gaga Buana, Kabupaten Sekadau, Minggu (27/1/2019), nyaris tak sadarkan diri. Tim Kesehatan, Dinas Kesehatan Sintang, Yogi Saputra mengaku telah menangani lima atlet dayung sampan yang mengikuti perlombaan Saka Tiga Bidar Race 2019 mengalami keram perut. “Lima atlet itu mengalami keram di […]

  • Ketua Dewan Ingin Masyarakatnya Maju dan Modern

    Ketua Dewan Ingin Masyarakatnya Maju dan Modern

    • calendar_month Sel, 22 Nov 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Menjadikan masyarakatnya yang modern, berkembang, dan maju di segala sektor tentu sebuah keinginan bagi tiap daerah. Tak terkecuali Kabupaten Sintang. “Kemajuan ini menjadi atensi kami di DPRD Sintang. kami ingin kemajuan dan modernnya sebuah masyarakat, tanpa harus meninggalkan dan melupakan seni, budaya, dan adat istiadat yang sudah diwariskan oleh para leluhur kita,” kata […]

expand_less