Breaking News
light_mode

Bebas Murni? Ketua PN: Ada Proses yang Harus Dimusyawarahkan

  • calendar_month Kam, 21 Nov 2019
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Massa menuntut agar 6 terdakwa karhutla dibebaskan murni dari status hukum yang menjeratnya.

Pengadilan diharapkan bijak dalam mengambil sikap terkait soal tuntutan massa tersebut. Mengingat berladang menurut massa adalah sebuah tradisi dan kearifan lokal yang sudah dilakukan turun-menurun sejak zaman nenek moyang terdahulu.

Massa kembali mengingatkan penegak hukum bahwasanya “Peladang Bukanlah Penjahat”. Kata itu mestinya dijadikan bahan pertimbangan para penegak hukum.

Kepala Pengadilan Negeri Sintang, Yogi Dulhadi belum berani berbicara jauh soal tuntutan bebas murni terhadap 6 terdakwa karhutla. Karena ada proses yang mestinya dimusyawarahkan, tentunya sesuai koridor hukum.

“Sekarang kita bicara hari ini. Kita bersyukur telah menerima saudara-saudara kita sebangsa dan setanah air untuk menyampaikan aspirasinya. Sejak awal sudah disampaikan bahwa kami siap menerima asprasi itu,” katanya, Kamis (21/11/2019).

Terkait 6 terdakwa yang menjalani proses hukum, Yogi mengatakan pihaknya tidak pernah melakukan penahanan. Karena, penahanan hanya untuk proses pemeriksaan di persidangan.

“Selama para terdakwa bisa koperatif dan hadir di persidangan, tidak ada yang dirugikan. Malah meringankan pekerjaan kita karena tidak perlu pengawalan,” katanya.

Yogi menyampaikan, sejauh ini sudah dua kali sidang, 6 terdakwa karhutla dinilainya kooperatif. “Saya pun berterima kasih pada masyarakat adat dayak dan para terdakwa yang selalu hadir, dan kooperatif selama prosea persidangan,” katanya.

Yogi menegaskan bahwa pengadilan tidak memiliki musuh dalam penegakan hukum. “Pengadilan itu punya lambang penyoman. Makanya kami selalu berusaha mengayomi masyarakat,” pungkasnya. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wako Minta RT/RW Peduli Warga dan Lingkungannya

    Wako Minta RT/RW Peduli Warga dan Lingkungannya

    • calendar_month Rab, 10 Mei 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pengurus RT/RW sangat berperan besar dalam membantu Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat termasuk memberikan masukan-masukan dan saran demi kemajuan pembangunan di Kota Pontianak. Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono meminta para pengurus RT/RW untuk peduli terhadap warga dan lingkungannya masing-masing. Sebab apabila RT/RW tidak peduli dengan lingkungan dan warga […]

  • Masalah Komitmen Hingga Ketimpangan Produktivitas

    Masalah Komitmen Hingga Ketimpangan Produktivitas

    • calendar_month Jum, 11 Agu 2017
    • 0Komentar

    LensaKalbar –  Di hadapan pengusaha pengusaha perkebunan, Bupati Sintang,  Jarot Winarno menyampaikan tiga unsur utama yang sering memunculkan permasalahan antara masyarakat dengan perusahan sawit. Pertama, terkait komitmen keberlanjutan sistem ability. “Seperti kita ketahui,  saat ini sudah dicanangkan sistem sawit lestari,” kata Jarot ketika menghadiri pertemuan koordinasi wilayah perusahaan perkebunan se-Kabupaten Sintang, kemarin. Kedua, masalah konflik lahan antara investor […]

  • Wabup Ajak KAHMI Bersinergi dengan Pemerintah

    Wabup Ajak KAHMI Bersinergi dengan Pemerintah

    • calendar_month Sab, 25 Jun 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wakil Bupati Mempawah, H Muhammad Pagi menghadiri Musyawarah Daerah ke-II Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MD KAHMI) dan Forum Alumni HMI Wati (FORHATI) Mempawah di Rumah Budaya Melayu Mempawah, Sabtu (25/6/2022). Dalam sambutannya, Wabup berharap hasil dari musyawarah nantinya dapat memberikan hasil yang baik. “Saya harap, hasil dari forum hari ini menjadi manfaat […]

  • 42 Kendaraan Hias Telusuri Jalan Sepanjang 20 Kilometer

    42 Kendaraan Hias Telusuri Jalan Sepanjang 20 Kilometer

    • calendar_month Ming, 20 Agu 2017
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Berbagai jenis kendaraan, mulai dari bus, truk, pikap hingga sepeda yang sudah dihias dengan berbagai tema, berkonvoi di sepanjang jalan protokol di Kabupaten Sintang yang mencapai sekitar 20 meter. “Temanya ‘pembangunan yang menjaga kearifan lokal’. Ikon-ikon yang ditampilkan menunjukkan pembangunan di Kabupaten Sintang yang selaras dengan kearifan lokal dan menjaga alam,” kata dr. Jarot Winarno M.Med.Ph, Bupati Sintang, sebelum melepas 42 […]

  • Pemkot Targetkan Capaian KIA 80 persen

    Pemkot Targetkan Capaian KIA 80 persen

    • calendar_month Sel, 25 Okt 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sebagai identitas resmi bagi anak-anak di bawah usia 17 tahun dan belum memiliki Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el), Kartu Identitas Anak (KIA) menjadi sangat penting untuk mendapatkan pelayanan publik dan berbagai manfaat lainnya. Di Kota Pontianak, cakupan penerbitan KIA hingga saat ini tercatat 42,19 persen. Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono mengatakan, jumlah […]

  • Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Akan Dipisah?

    Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Akan Dipisah?

    • calendar_month Sab, 25 Agu 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Pusat (Pempus) telah memutuskan untuk memisahkan urusan pendidikan dan kebudayaan. Tidak lagi menjadi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. “Ya, nantinya akan ada Dinas Pendidikan dan Dinas Kebudayaan. Tidak lagi menjadi satu seperti saat ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan,” kata Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Sintang H. Henri Harahap, ketika mewakili Bupati Sintang dalam […]

expand_less