Breaking News
light_mode

Jarot Sepakat “Peladang Bukanlah Penjahat”

  • calendar_month Rab, 20 Nov 2019
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – “Peladang bukanlah Penjahat”. Kata itu disepakati Bupati Sintang, Jarot Winarno usai memimpin rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sintang, Selasa (20/11/2019).

“Dengan adanya perda pengakuan hukum adat, perda lingkungan hidup, dan mengacu pada Undang-Undang saya keluarkan Perbup Nomor 57 Tahun 2018. Artinya, peladang bukanlah penjahat,” tegas Bupati Jarot.

Mereka (peladang,red), menurut Jarot, adalah bagian dari masyarakat Kabupaten Sintang yang mencoba mencari nafkahnya dengan cara berladang. Tentunya, ini sudah dilakukan sejak zaman nenek moyang kita semua.

Ada tiga poin penting yang harus menjadi perhatian kita bersama dalam menyikapi persoalan 6 terdakwa karhutla. Pertama adalah ketidaktahuan. Kedua bijaksana. Ketiga adalah jangan sampai terusik rasa keadilan.

“Jadi, ini harus bijaksana dengan mempertimbangkan semua faktor yang ada. Termasuk pertanyaan teman-teman ASAP tadi,” katanya.

Selain itu, Bupati Jarot kembali menegaskan bahwasanya hukum tidak dapat diintervensi oleh pihak manapun. Tetapi, komunikasi penting untuk dibangun dengan melihat situasi masyarakat sekitar.

Karena itu, ungkap Jarot, mereka 6 terdakwa karhutla dinilainya masuk kategori ketidaktahuan. Pasalnya implementasi Perbub Nomor 57 Tahun 2018 baru dibuat. Sosialisasinya pun baru di 15 desa.

“Sementara Sintang ada 391 desa dan 1000 lebih dusun, sehingga pada kejadian 6 terdakwa karhutla ditangkap perbub belum tersosialisasikan secara sempurna,” jelasnya. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perlu Kajian yang Matang untuk Terapkan New Normal di Pontianak

    Perlu Kajian yang Matang untuk Terapkan New Normal di Pontianak

    • calendar_month Rab, 27 Mei 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Penerapan New Normal atau pola hidup baru yang beradaptasi dengan pandemi Covid-19 di Kota Pontianak masih memerlukan kajian secara mendalam. Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono mengatakan kebijakan tersebut harus melalui kajian yang matang, baik dari kajian kesehatan, sosial, ekonomi dan lainnya. “New normal tidak akan bisa efektif kalau kesadaran masyarakat dalam menjalankan […]

  • Dewan Sintang Dorong Pengesahan Revisi UU Terorisme

    Dewan Sintang Dorong Pengesahan Revisi UU Terorisme

    • calendar_month Sel, 15 Mei 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Aksi teror di Indonesia masih marak. Teranyar, pengeboman Gereja dan Polrestabes Surabaya. Penanganan terhadap pelaku nampak masih kurang gereget. Bukan karena aparat penegak hukum kurang bekerja dengan baik, melainkan sistem hukum yang masih melempem. “Saya rasa Pemerintah Pusat segera merampungkan Revisi Undang-Undang Anti Terorisme. Sekarang bolanya ada di Pusat. Kalau RUU itu disahkan, […]

  • Kaum Ibu jadi Garda Terdepan Memutus Mata Rantai Covid-19 dalam Keluarga

    Kaum Ibu jadi Garda Terdepan Memutus Mata Rantai Covid-19 dalam Keluarga

    • calendar_month Sel, 22 Des 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Hari Ibu ke-92 di Kota Pontianak diperingati secara sederhana sesuai dengan protokol kesehatan di Aula Rumah Dinas Wali Kota Pontianak, Selasa (22/12/2020). Dalam momentum Hari Ibu ke-92 ini, Ketua TP-PKK Kota Pontianak Yanieta Arbiastutie Kamtono mengajak para ibu menjadi garda terdepan dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19. “Saya berharap semoga pandemi Covid-19 di […]

  • Sekda Yosepha Minta Generasi Muda Tak Lupakan Sejarah Kalbar

    Sekda Yosepha Minta Generasi Muda Tak Lupakan Sejarah Kalbar

    • calendar_month Sen, 28 Jun 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Peringatan Hari Berkabung Daerah Tahun 2021 dilakukan secara virtual dan dipimpin langsung Wakil Gubernur Kalbar, H Ria Norsan dari Aula Balai Petitih, Kantor Gubernur Kalbar, Senin (28/6/2021). Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Yosepha Hasnah didampingi anggota Forkopimda Kabupaten Sintang, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang Syarief Yasser Arafat, dan perwakilan OPD […]

  • Cegah Transaksi Sesat, Midji Minta NJOP Kabupaten/Kota Dievaluasi

    Cegah Transaksi Sesat, Midji Minta NJOP Kabupaten/Kota Dievaluasi

    • calendar_month Kam, 21 Feb 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Lantaran dinilai lebih rendah dari nilai jual pasar, Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) 14 kabupaten/kota pun diminta Gubernur Kalbar Sutarmidji untuk dilakukan evaluasi. “NJOP itu kadang cuma seperenam dari nilai pasar. Padahal Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) hitungannya nilai jual pasar sehingga NJOP harusnya didekatkan nilai jual pasar, cuma tarif […]

  • Bawaslu dan Satpol PP Sintang Tertibkan APK Liar

    Bawaslu dan Satpol PP Sintang Tertibkan APK Liar

    • calendar_month Kam, 21 Des 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – PENERTIBAN alat peraga kampanye (APK)  mulai dilakukan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sintang bekerja sama dengan pemerintah daerah setempat. Penertiban APK liar atau melanggar aturan yang mempromosikan calon legislatif di daerah tersebut pun dilakukan bersama Satpol PP Kabupaten Sintang, Kamis (21/12/2023). Pertama tim Bawaslu melakukan penyisiran APK yang diduga melanggar atau liar di […]

expand_less